Apakah
Sobat Pernah Mendengar Suara vokal yang terkesan megah, drum yang
benar-benar “menendang” dan gitar yang luar biasa, tetapi bagaimana
menyatukannya? kacaukah? Mungkin ada banyak cara yang benar untuk
menangani sebuah mixing job seperti kesuksesan yang dilakukan oleh para
sound engineers dan produser musik. Meskipun demikian, saya telah
mengambil 17 tips yang saya temukan untuk membantu kendala mixing
selama bertahun-tahun dan disajikan di bawah ini dalam bentuk
checklist. Ini bukan aturan baku, hanya pedoman umum yang dapat
ditinggalkan jika Sobat memang merasa hal seperti ini tidak mampu
memecahkan masalah mixing Sobat. Have fun!Kelompokkan
bagian logis dari bahan mixing Anda, seperti drum kit atau backing
vokal, sehingga Anda dapat mengontrol level secara keseluruhan dari
unsur-unsur kelompok tadi dari hanya sebuah fader tunggal atau sepasang
stereo fader.Jangan
berasumsi bahwa telinga Anda selalu mengatakan yang sebenarnya.
Istirahatkan telinga Anda sebelum mixing dan terus-menerus lihat rekaman
komersial di sistem monitor Anda, sehingga Anda memiliki beberapa
bentuk referensi tujuan yang hendak dicapai. Hal ini penting terutama
jika Anda menggunakan harmonic enhancer , telinga Anda dapat menangkap
dengan sangat cepat jika digunakan untuk mendengar efek
over-enhancement.Jangan
menggunakan efek berlebihan, terutama reverb. Karena hal ini dapat
mengacaukan rekaman Anda dan menghilangkan kontras yang diperlukan untuk
memberikan pukulan/punch terhadap mixing Anda. Sebagai aturan,
semakin kering/dry mixingnya, musik akan terasa terdengar sangat di
depan/in your face, sedangkan terlalu banyak reverb, musik akan
cenderung bergerak ke latar belakang/background. Jika Anda membutuhkan
reverb yang kuat pada vokal, cobalah untuk menambahkan beberapa
pre-delay pada efek reverb kemudian sesuaikan volume baik di tingkat
vokal dan tingkat reverb sehingga vokal yang terkena efek reverb tadi
berada nyaman di belakang.Jangan
lakukan panning terhadap suara bass seperti kick drum atau instrumen
bass ke sisi stereo, karena energi yang tinggi dari suara ini perlu
dibagi rata antara kedua speaker stereo untuk hasil terbaik. Sebagai
aturan, jika terlalu banyak/tinggi suara bass maka definisi dari mixing
Anda akan tidak terarah bahkan hilang, sedangkan suara bass yang
banyak mengandung harmonisasi dapat menjadikan musik lebih terarah.Meninggalkan
EQ final dan penyesuaian efektif sampai dengan campuran penuh
bermain. Jika bisa, hindari menggunakan EQ berlebihan agar hasilnya
akan terdengar lebih alami.Cobalah
untuk tidak terlalu banyak memiliki instrumen yang bersaing untuk
bagian yang sama dari spektrum audio. Middle range sangat rentan, jadi
cobalah untuk memilih suara yang terbaik dari sumber/sourcenya. Anda
dapat meningkatkan separasi antar instrumen saat mixing dengan
menggunakan Narrow EQ atau EQ-ing dengan Q faktor yang kecil pada
spektrum suara yang sedang Anda kekerjan. Cobalah lakukan HPF dari low
end dan kadang-kadang cut setiap ujung high end yang berlebihan dengan
LPF. Hal ini kadang dikenal sebagai spektral mixing, suara di mana
masing-masing instrumen diberikan ruang sendiri dalam spektrum audio.
Sebuah contoh yang baik dari hal ini adalah gitar akustik, tapi dalam
mixing sebuah lagu rock, bisa mengacaukan frekuensi low mid. Oke, jika
Anda roll off dari low end, Anda masih mendapatkan banyak definisi
dari musik Anda, dan mixing akan tampak jauh lebih bersih. filter
sidechain pada noise gates (diatur ke modus Key Listen) sering menjadi
alat yang sangat baik untuk pemangkasan high dan low end tanpa
terlalu banyak mengubah bagian yang ingin Anda simpan.Jangan
terlalu banyak merubah EQ karena mereka akan membuat suara cenderung
tidak wajar, terutama saat boosting. Sebagai aturan, equalizer
eksternal akan terdengar lebih baik daripada console channel EQ Anda
yang mencoba untuk membuat perubahan signifikan pada tonal. Jika Anda
bisa membuat batasan terhadap EQ Anda ke arah gentle shelving cut atau
boost daripada menggunakan heavy sweep pada mid, mixing Anda kurang
lebih akan cenderung ke arah nasal, kasar atau phasey sounds.Jika
mungkin, perbaiki masalah mixing Anda dengan melakukan cutting
daripada boosting pada EQ. Karena sistem pendengaran manusia kurang
peka terhadap cutting EQ daripada untuk melakukan boost EQ. Hal ini
terutama berlaku jika Anda menggunakan equalizer yang murah atau EQ di
PC Anda.Kompres
vokal untuk membuat mereka benar-benar berada dalam mix. Beberapa
vokalis bisa bernyanyi pada tingkat volume yang cukup bahkan bisa dengan
sukses tanpa kompresi. Soft-knee kompresor cenderung menjadi yang
paling menonjol, tetapi jika Anda ingin kompresi untuk menambah
kehangatan dan semangat untuk vokal Anda, cobalah OPTO-kompresor atau
model hard-knee dengan pengaturan rasio yang lebih tinggi daripada yang
biasa Anda gunakan. Sadarilah bahwa kompresi menimbulkan noise pada
background musik (untuk setiap 1dB pengurangan gain, background noise
yang tenang akan muncul sebesar 1dB), dan heavy compression juga dapat
memperbesar sibilance pada vokal.Dari
waktu ke waktu, cobalah mengecek keseimbangan mixing Anda dengan
mendengarkan dari luar studio / pintu kamar Anda. Hal ini cenderung
muncul ketidakseimbangan tingkat yang lebih jelas daripada saat
mendengarkan langsung dari depan monitor. Tidak ada yang tahu pasti
mengapa, but it’s work Jangan
melakukan monitoring terlalu kencang. Ini mungkin membuat musik
tampak lebih menarik (pada awalnya), tapi pendengar lain tidak mungkin
untuk mendengarkan pada level yang sama. Pemantauan pada level yang
tinggi juga cenderung menyebabkan penggeseran perspektif pendengaran
Anda dan dapat menyebabkan kerusakan pendengaran permanen. Tidak
apa-apa untuk memeriksa mixing Anda dalam level yang tinggi untuk
jangka pendek, tetapi pada sebagian besar waktu Anda, cobalah mixing
pada tingkat saat Anda berpikir musik pada akhirnya akan dimainkan di
suatu tempat. (Lupakan Aku berkata ini jika anda sedang mixing musik
dansa untuk klub malam!)Periksa
hasil mixing Anda pada headphone seperti menggunakan speaker.
Headphone dapat memunculkan distorsi kecil dan klik yang Anda mungkin
tidak pernah mendengar melalui speaker. Namun, jangan hanya
mengandalkan headphone untuk mixing, karena mereka merupakan gambar
imaging yang berbeda untuk speaker dan terkenal tak menduga frekuensi
rendah.Jangan
memvariasikan level drum dan bass yang tidak perlu selama proses
mixing, sebagai bagian ritme yang secara tradisional menjadi
background konstan terhadap suara lain yang bergerak. Dinamika alami
dalam bagian-bagian ritme instrumen itu OK, tetapi jangan terus
gerakkan fader suara drum dan bass ini.Dalam
busy mix, cobalah melakukan ‘ducking’ atau sidechain terhadap
instrumen mid-range seperti overdrive gitar dan pads synth di bawah
kendali vokal, sehingga setiap kali vokal hadir, suara yang
bertentangan akan mengalami penurunan level sebesar dua atau tiga
desibel. Sedikit melakukan ducking dapat secara signifikan
meningkatkan clarity pada mixing. Gunakan waktu attack yang cukup
cepat untuk ducker (yang mungkin berupa kompresor atau noise gate yang
memiliki fasilitas ducking), dan mengatur waktu rilis menggunakan
feel Anda. Waktu rilis yang pendek akan menyebabkan lebih jelas gain
terpompa, tapi dalam mixing lagu rock, ini dapat menambah sebuah
energi dan excitement.Jika
Anda merekam lagu terutama berbasis MIDI, cobalah untuk tidak melihat
ke layar sequencer Anda saat mixing; stimulus visual dapat mengganggu
kemampuan Anda untuk membuat penilaian subjektif yang hanya
didasarkan pada suara. Jika perlu, tutup mata Anda. Menonton progress
dari sequencer Anda melalui piano roll juga dapat memberi Anda impresi
palsu dari seberapa baik aransemen tersebut bekerja, ini alasan
mengapa beberapa komposer menggunakan sequencers yang berbasis
hardware.Jika
suara close-miked nampaknya tak bernyawa seperti biasanya, disamping
itu Anda tidak ingin menambahkan reverb yang jelas, cobalah
menggunakan reverb tipe ambience atau pengaturan refleksi pantulan
suara yang lebih awal untuk mendorong sense ruangan dalam mixing Anda.
Semakin pendek waktu reverb, semakin mudah untuk memperlakukan musik
Anda menjadi lebih berada ke depan.Dengarkan
lagi mixing Anda yang telah selesai sehari setelahnya, karena
persepsi Anda kemungkinan akan berubah setelah telinga Anda beristirahat
semalam. Periksakan juga rekaman master Anda pada sound sistem lain
yang ada, untuk memastikan akan terdengar baik pada semua jenis output.
Bahkan kemudian, simpanlah semua informasi dan mixing sheet Anda,
termasuk pengaturan efek, Anda tidak akan pernah tahu kapan mungkin
saja ingin mencoba untuk memperbaiki ‘Final Mix’ itu lagi!Artikel ini diambil dari http://www.soundonsound.com/sos/jun98/articles/20tips.html.Di saring dan diterjemahkan
|