<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<rss version="2.0"
					xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
					xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
				  >
<channel>
<title>Blog Copy / Blogmuhammd23</title>
<link>http://blogcopy.com/~blogmuhammad23.blogspot.com</link>
<description><![CDATA[Copies from Blogmuhammd23]]></description>
<image><title>BlogCopy RSS Feed</title>
<link>http://blogcopy.com</link>
<url>http://blogcopy.com/int/fpix.php?bd=hmog</url>
</image>
<language>en-us</language>
<pubDate>Wed, 19 Jun 2013 22:11:46 +0000</pubDate>
<item>
<title>Facebook Likebox FBFan Pro - Tips dan Trik Ngeblog</title>
<link>http://blogcopy.com/~blogmuhammad23.blogspot.com?copy=9u2ly1</link>
<pubDate>Sat, 12 Jan 2013 20:37:04 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[#fblikepop{background-color:#fff;display:none;position:fixed;top:200px;_position:absolute; /* hack for IE 6*/width:450px;border:10px solid #6F6F6F;z-index:200;-moz-border-radius: 9px;-webkit-border-radius: 9px;margin:0pt;padding:0pt;color:#333333;text-align:left;font-family:arial,sans-serif;font-size:13px;}<br />
#fblikepop body{background:#fff none repeat scroll 0%;line-height:1;margin:0pt;height:100%;}.fbflush{cursor: pointer;font-size:11px !important;color:#FFF !important;text-decoration:none !important;border:0 !important;}<br />
#fblikebg{display:none;position:fixed;_position:absolute; /* hack for IE 6*/height:100%;width:100%;top:0;left:0;background:#000000;z-index:100;}<br />
#fblikepop #closeable{float:right;margin:7px 15px 0 0;}<br />
#fblikepop h1{background:#6D84B4 none repeat scroll 0 0;border-top:1px solid #3B5998;border-left:1px solid #3B5998;border-right:1px solid #3B5998;color:#FFFFFF !important;font-size:14px !important;font-weight:normal !important;padding:5px !important;margin:0 !important;font-family:&quot;Lucida Sans Unicode&quot;, &quot;Lucida Grande&quot;, sans-serif !important;}<br />
#fblikepop #actionHolder{height:30px;overflow:hidden;}#fblikepop #buttonArea{background:#F2F2F2;border-top:1px solid #CCCCCC;padding:10px;min-height:50px;}#fblikepop #buttonArea a{color:#999999 !important;text-decoration:none !important;border:0 !important;font-size:10px !important;}#fblikepop #buttonArea a:hover{color:#333 !important;text-decoration:none !important;border:0 !important;}<br />
#fblikepop #popupMessage{font-size:12px !important;font-weight:normal !important;line-height:22px;padding:8px;background:#fff !important;}<br />
#fblikepop #counter-display{float:right;font-size:11px !important;font-weight:normal !important;margin:5px 0 0 0;text-align:right;line-height:16px;}<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Read more: http://blogmuhammad23.blogspot.com/2012/03/facebook-likebox-fbfan-pro.html#ixzz2HqjxtMGT]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~blogmuhammad23.blogspot.com?copy=9u2ly1</guid>
</item>
<item>
<title>RAHASIA MENJADI ORANG SUKSES (Kisah Nyata) - Tips dan Trik Ngeblog</title>
<link>http://blogcopy.com/~blogmuhammad23.blogspot.com?copy=bhl1rl</link>
<pubDate>Sat, 12 Jan 2013 15:36:48 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[Kumpulkan seribu ulama untuk berdoa. Maka doa ibumu jauh lebih mustajabah.&quot;]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~blogmuhammad23.blogspot.com?copy=bhl1rl</guid>
</item>
<item>
<title>Daftar Google Adsense Dengan Domain Blogspot.com - Tips dan Trik Ngeblog</title>
<link>http://blogcopy.com/~blogmuhammad23.blogspot.com?copy=d549pw</link>
<pubDate>Sat, 12 Jan 2013 15:04:52 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[http://www.blogger.com/adsense-overview.g?blogID=paste kode disini]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~blogmuhammad23.blogspot.com?copy=d549pw</guid>
</item>
<item>
<title>RAHASIA MENJADI ORANG SUKSES (Kisah Nyata) - Tips dan Trik Ngeblog</title>
<link>http://blogcopy.com/~blogmuhammad23.blogspot.com?copy=d53vyw</link>
<pubDate>Sat, 12 Jan 2013 13:32:07 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[RAHASIA MENJADI ORANG SUKSES (Kisah Nyata)<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Hidup sukses, punya banyak uang, dan bisa bahagia siapa sih yang tidak mau, tapi kebanyakan orang tidak tahu rahasia bagaimana bisa menjadi orang sukses dan bahagia yang akhirnya mereka banyak melakukan hal-hal negatif sehingga baik dari sisi dunia atau dari sisi akhiratnya. Padahal untuk menjadi sukses plus bahagia tidak susah-susah sekali yakni hanya melakukan hal-hal yang kecil, tapi karena sangkin kecilnya banyak yang meremehkan.<br />
<br />
Saudaraku yang kucintai karena Allah, dibawah ini ada sebuah kisah nyata yang dikisahkan oleh sahabat saya Rajendra yang ia dengar langsung dari sumber sang pemilik kisah, yang didalam kisah ini akan Anda dapatkan beberapa kiat yang sangat mudah, tapi sulit dilaksanakan, mungkin Anda berkata &quot;Loh kok bisa begitu katanya kiat yang sangat mudah, tapi sulit untuk dilaksanakan?&quot; Ya memang begitu kenyataannya kecuali bagi orang yang dimudahkan Allah untuk melakukannya.<br />
<br />
Sebelumnya Anda harus mengetahui bahwa setiap kata &quot;saya&quot; itu ditujukkan kepada teman saya yang menceritakan kisah ini jadi kata saya bukan saya, tapi teman saya yaitu Rajendra. Berikut ini kisahnya dan selamat merenunginya...<br />
<br />
* * *<br />
<br />
Berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa, saya dipertemukan dengan hamba-Nya yang satu ini. Beliau adalah seorang leader yang selalu mengayomi, memberikan bimbingan, semangat, inspirasi, ide dan gagasan segar. Beliau seorang pemimpin yang mampu menggerakkan ratusan hingga ribuan anak buahnya. Beliau seorang guru yang memiliki lautan ilmu, yang selalu siap ditimba oleh anak-anaknya dan bagai tiada pernah habis.<br />
<br />
Saat ini beliau memiliki berbagai macam bidang usaha, di antaranya sebagai supplier dan distribusi alat dan produk kesehatan, puluhan hektar tambak, puluhan hektar ladang, berpuluh rumah kos, ruko, stand penjualan di mall, apartemen dan lain-lain. Pernah saya mencoba menghitung, penghasilan beliau bisa mencapai Rp 1 Milyar per bulannya. Sebuah pencapaian luar biasa bagi saya dan kebanyakan orang lain.<br />
<br />
Pertemuan antara saya dan beliau yang (akan) saya ceritakan di bawah ini terjadi beberapa tahun yang lalu, di saat penghasilan beliau masih berkisar Rp 200 juta per bulan. Bagi saya, angka ini pun sudah bukan main dahsyatnya. Sengaja saya tidak menyebutkan namanya, karena cerita ini saya publish belum mendapatkan ijin dari beliau. Kita ambil wisdomnya saja ya.<br />
<br />
Suatu hari, terjadilah dialog antara saya dengan beliau di serambi sebuah hotel di Bandung. Saya ingat, beliau berpesan bahwa beliau senang ditanya. Kalau ditanya, maka akan dijelaskan panjang lebar. Tapi kalau kita diam, maka beliau pun akan &quot;tidur&quot;. Jadilah saya berpikir untuk selalu mengajaknya ngobrol. Bertanya apa saja yang bisa saya tanyakan.<br />
<br />
Sampai akhirnya saya bertanya secara asal. &quot;Pak, Anda saat ini kan bisa dibilang sukses. Paling tidak, lebih sukses daripada orang lain. Lalu menurut Anda, apa yang menjadi rahasia kesuksesan Anda?&quot;<br />
<br />
Tak disangka beliau menjawab pertanyaan ini dengan serius.<br />
<br />
&quot;Ada empat hal yang harus Anda perhatikan,&quot; begitu beliau memulai penjelasannya.<br />
<br />
<br />
RAHASIA PERTAMA<br />
<br />
&quot;Pertama. Jangan lupakan orang tuamu, khususnya ibumu. Karena ibu adalah orang yang melahirkan kita ke muka bumi ini. Mulai dari mengandung 9 bulan lebih, itu sangat berat. Ibu melahirkan kita dengan susah payah, sakit sekali, nyawa taruhannya. Surga di bawah telapak kaki ibu. Ibu bagaikan pengeran katon (Tuhan yang kelihatan).<br />
<br />
Banyak orang sekarang yang salah. Para guru dan kyai dicium tangannya, sementara kepada ibunya tidak pernah. Para guru dan kyai dipuja dan dielukan, diberi sumbangan materi jutaan rupiah, dibuatkan rumah; namun ibunya sendiri di rumah dibiarkan atau diberi materi tapi sedikit sekali. Banyak orang yang memberangkatkan haji guru atau kyainya, padahal ibunya sendiri belum dihajikan. Itu terbalik.<br />
<br />
Pesan Nabi : Ibumu, ibumu, ibumu... baru kemudian ayahmu dan gurumu.<br />
Ridho Allah tergantung pada ridho kedua orang tua. Kumpulkan seribu ulama untuk berdoa. Maka doa ibumu jauh lebih mustajabah.&quot; Beliau mengambil napas sejenak.<br />
<br />
<br />
RAHASIA KEDUA<br />
<br />
&quot;Kemudian yang kedua,&quot; beliau melanjutkan. &quot;Banyaklah memberi. Banyaklah bersedekah. Allah berjanji membalas setiap uang yang kita keluarkan itu dengan berlipat ganda. Sedekah mampu mengalahkan angin. Sedekah bisa mengalahkan besi. Sedekah membersihkan harta dan hati kita. Sedekah melepaskan kita dari marabahaya. Allah mungkin membalas sedekah kita dengan rejeki yang banyak, kesehatan, terhindarkan kita dari bahaya, keluarga yang baik, ilmu, kesempatan, dan lain-lain.<br />
<br />
Jangan sepelekan bila ada pengemis datang meminta-minta kepadamu. Karena saat itulah sebenarnya Anda dibukakan pintu rejeki. Beri pengemis itu dengan pemberian yang baik dan sikap yang baik. Kalau punya uang kertas, lebih baik memberinya dengan uang kertas, bukan uang logam. Pilihkan lembar uang kertas yang masih bagus, bukan yang sudah lecek. Pegang dengan dua tangan, lalu ulurkan dengan sikap hormat kalau perlu sambil menunduk (menghormat). Pengemis yang Anda beri dengan cara seperti itu, akan terketuk hatinya, &#039;Belum pernah ada orang yang memberi dan menghargaiku seperti ini.&#039; Maka terucap atau tidak, dia akan mendoakan Anda dengan kelimpahan rejeki, kesehatan dan kebahagiaan.<br />
<br />
Banyak orang yang keliru dengan menolak pengemis yang mendatanginya, bahkan ada pula yang menghardiknya. Perbuatan itu sama saja dengan menutup pintu rejekinya sendiri.<br />
<br />
Dalam kesempatan lain, ketika saya berjalan-jalan dengan beliau, beliau jelas mempraktekkan apa yang diucapkannya itu. Memberi pengemis dengan selembar uang ribuan yang masih bagus dan memberikannya dengan dua tangan sambil sedikit membungkuk hormat. Saya lihat pengemis itu memang berbinar dan betapa berterima kasihnya.<br />
<br />
<br />
RAHASIA KETIGA<br />
<br />
&quot;Allah berjanji memberikan rejeki kepada kita dari jalan yang tidak disangka-sangka,&quot; begitu beliau mengawali penjelasannya untuk rahasia ketiganya.&quot; Tapi sedikit orang yang tahu, bagaimana caranya supaya itu cepat terjadi? Kebanyakan orang hanya menunggu. Padahal itu ada jalannya.&quot;<br />
<br />
&quot;Benar di Al Quran ada satu ayat yang kira-kira artinya : Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya diadakan-Nya jalan keluar baginya dan memberinya rejeki dari jalan/pintu yang tidak diduga-duga&quot;,&#160;(QS Ath Thalaq 2-3)&#160;saya menimpali.&quot;<br />
<br />
&quot;Nah, ingin tahu caranya bagaimana agar kita mendapatkan rejeki yang tidak diduga-duga?,&quot; tanya beliau.<br />
<br />
&quot;Ya, bagaimana caranya?&quot; jawab saya. Saya pikir cukup dengan bertaqwa, menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, maka Allah akan mengirim rejeki itu datang untuk kita.<br />
<br />
&quot;Banyaklah menolong orang. Kalau ada orang yang butuh pertolongan, kalau ketemu orang yang kesulitan, langsung Anda bantu!&quot; jawaban beliau ini membuat saya berpikir keras.&quot; Saat seperti itulah, Anda menjadi rejeki yang tidak disangka-sangka bagi orang itu. Maka tentu balasannya adalah Allah akan memberikan kepadamu rejeki yang tidak disangka-sangka pula.&quot;<br />
<br />
&quot;Walau pun itu orang kaya?&quot; tanya saya.<br />
<br />
&quot;Ya, walau itu orang kaya, suatu saat dia pun butuh bantuan. Mungkin dompetnya hilang, mungkin ban mobilnya bocor, atau apa saja. Maka jika Anda temui itu dan Anda bisa menolongnya, segera bantulah.&quot;<br />
<br />
&quot;Walau itu orang yang berpura-pura? Sekarang kan banyak orang jalan kaki, datang ke rumah kita, pura-pura minta sumbangan rumah ibadah, atau pura-pura belum makan, tapi ternyata cuma bohongan. Sumbangan yang katanya untuk rumah ibadah, sebenarnya dia makan sendiri,&quot; saya bertanya lagi.<br />
<br />
&quot;Ya walau orang itu cuma berpura-pura seperti itu,&quot; jawab beliau. &quot;Kalau Anda tanya, sebenarnya dia pun tidak suka melakukan kebohongan itu. Dia itu sudah frustasi karena tidak bisa bekerja atau tidak punya pekerjaan yang benar. Dia itu butuh makan, namun sudah buntu pikirannya. Akhirnya itulah yang bisa dia lakukan. Soal itu nanti, serahkan pada Allah. Allah yang menghakimi perbuatannya, dan Allah yang membalas niat dan pemberian Anda.&quot;<br />
<br />
<br />
RAHASIA KEEMPAT<br />
<br />
&quot;Wah, makin menarik, nih.&quot; Saya manggut-manggut. Sebenarnya saya tidak menyangka kalau pertanyaan asal-asalan saya tadi berbuah jawaban yang begitu serius dan panjang. Sekarang tinggal satu rahasia lagi, dari empat rahasia seperti yang dikatakan beliau sebelumnya.<br />
<br />
&quot;Yang keempat nih, Mas,&quot; beliau memulai. &quot;Jangan mempermainkan wanita&quot;.<br />
<br />
&quot;Heem... ini membuat saya berpikir keras. Apa maksudnya. Apakah kita membuat janji dengan teman wanita, lalu tidak kita tepati? Atau jangan biarkan wanita menunggu? Seperti di film-film saja.&quot;<br />
<br />
&quot;Maksudnya begini. Anda kan punya istri, atau suami. Itu adalah pasangan hidup Anda, baik di saat susah maupun senang. Ketika Anda pergi meninggalkan rumah untuk mencari nafkah, dia di rumah menunggu dan berdoa untuk keselamatan dan kesuksesan Anda. Dia ikut besama Anda di kala Anda susah, penghasilan yang pas-pasan, makan dan pakaian seadanya, dia mendampingi Anda dan mendukung segala usaha Anda untuk berhasil.&quot;<br />
<br />
&quot;Lalu?&quot; saya tak sabar untuk tahu kelanjutan maksudnya.<br />
<br />
&quot;Banyak orang yang kemudian ketika sukses, uangnya banyak, punya jabatan, lalu menikah lagi. Atau mulai bermain wanita (atau bermain pria, bagi yang perempuan). Baik menikah lagi secara terang-terangan, apalagi diam-diam, itu menyakiti hati pasangan hidup Anda. Ingat, pasangan hidup yang dulu mendampingi Anda di kala susah, mendukung dan berdoa untuk kesuksesan Anda. Namun ketika Anda mendapatkan sukses itu, Anda meninggalkannya. Atau Anda menduakannya.&quot;<br />
<br />
Oh... pelajaran monogami nih, pikir saya dalam hati.<br />
<br />
<br />
Admin: Sebelum melanjutkan mungkin ada diantara para pembaca terheran pada point keempat ini yang sekilas seolah-olah monogami suatu yang benar dan menjadi point kesuksessan, hal ini tidak benar dan yang saya tanggap dari point keempat ini bahwa kita harus mengetahui hak-hak istri dengan benar sehingga hak mereka tidak terabaikan karena kebanyakkan orang yang berpoligami ternyata malah melantarkan dan ini salah tidak sesuai dengan syari&#039;at Nabi -shalallahu &#039;alaihi wa sallam- yang menganjurkan untuk adil terhadap setiap istri, jadi sekali lagi pada point ini buka bermaksud poligami tidak benar/baik, tapi supaya pembaca tahu bahwa seorang istri punya hak yang wajib diberikan.<br />
<br />
&quot;Banyak orang yang lupa hal itu. Begitu sudah jadi orang besar, uangnya banyak, lalu cari istri lagi. Menikah lagi. Rumah tangganya jadi kacau. Ketika merasa ditinggalkan, pasangan hidupnya menjadi tidak rela. Akhirnya uangnya habis untuk biaya sana-sini. Banyak orang yang jatuh karena hal seperti ini. Dia lupa bahwa pasangan hidupnya itu sebenarnya ikut punya andil dalam kesuksesan dirinya,&quot; beliau melanjutkan.<br />
<br />
Hal ini saya buktikan sendiri, setiap saya datang ke rumahnya yang di Waru Sidoarjo, saya menjumpai beliau punya 1 istri, 2 anak laki-laki dan 1 anak perempuan.<br />
<br />
Perbincangan ini ditutup ketika kemudian ada tamu yang datang....]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~blogmuhammad23.blogspot.com?copy=d53vyw</guid>
</item>
<item>
<title>RAHASIA MENJADI ORANG SUKSES (Kisah Nyata) - Tips dan Trik Ngeblog</title>
<link>http://blogcopy.com/~blogmuhammad23.blogspot.com?copy=d533ze</link>
<pubDate>Sat, 12 Jan 2013 09:54:45 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[RAHASIA MENJADI ORANG SUKSES (Kisah Nyata)<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Hidup sukses, punya banyak uang, dan bisa bahagia siapa sih yang tidak mau, tapi kebanyakan orang tidak tahu rahasia bagaimana bisa menjadi orang sukses dan bahagia yang akhirnya mereka banyak melakukan hal-hal negatif sehingga baik dari sisi dunia atau dari sisi akhiratnya. Padahal untuk menjadi sukses plus bahagia tidak susah-susah sekali yakni hanya melakukan hal-hal yang kecil, tapi karena sangkin kecilnya banyak yang meremehkan.<br />
<br />
Saudaraku yang kucintai karena Allah, dibawah ini ada sebuah kisah nyata yang dikisahkan oleh sahabat saya Rajendra yang ia dengar langsung dari sumber sang pemilik kisah, yang didalam kisah ini akan Anda dapatkan beberapa kiat yang sangat mudah, tapi sulit dilaksanakan, mungkin Anda berkata &quot;Loh kok bisa begitu katanya kiat yang sangat mudah, tapi sulit untuk dilaksanakan?&quot; Ya memang begitu kenyataannya kecuali bagi orang yang dimudahkan Allah untuk melakukannya.<br />
<br />
Sebelumnya Anda harus mengetahui bahwa setiap kata &quot;saya&quot; itu ditujukkan kepada teman saya yang menceritakan kisah ini jadi kata saya bukan saya, tapi teman saya yaitu Rajendra. Berikut ini kisahnya dan selamat merenunginya...<br />
<br />
* * *<br />
<br />
Berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa, saya dipertemukan dengan hamba-Nya yang satu ini. Beliau adalah seorang leader yang selalu mengayomi, memberikan bimbingan, semangat, inspirasi, ide dan gagasan segar. Beliau seorang pemimpin yang mampu menggerakkan ratusan hingga ribuan anak buahnya. Beliau seorang guru yang memiliki lautan ilmu, yang selalu siap ditimba oleh anak-anaknya dan bagai tiada pernah habis.<br />
<br />
Saat ini beliau memiliki berbagai macam bidang usaha, di antaranya sebagai supplier dan distribusi alat dan produk kesehatan, puluhan hektar tambak, puluhan hektar ladang, berpuluh rumah kos, ruko, stand penjualan di mall, apartemen dan lain-lain. Pernah saya mencoba menghitung, penghasilan beliau bisa mencapai Rp 1 Milyar per bulannya. Sebuah pencapaian luar biasa bagi saya dan kebanyakan orang lain.<br />
<br />
Pertemuan antara saya dan beliau yang (akan) saya ceritakan di bawah ini terjadi beberapa tahun yang lalu, di saat penghasilan beliau masih berkisar Rp 200 juta per bulan. Bagi saya, angka ini pun sudah bukan main dahsyatnya. Sengaja saya tidak menyebutkan namanya, karena cerita ini saya publish belum mendapatkan ijin dari beliau. Kita ambil wisdomnya saja ya.<br />
<br />
Suatu hari, terjadilah dialog antara saya dengan beliau di serambi sebuah hotel di Bandung. Saya ingat, beliau berpesan bahwa beliau senang ditanya. Kalau ditanya, maka akan dijelaskan panjang lebar. Tapi kalau kita diam, maka beliau pun akan &quot;tidur&quot;. Jadilah saya berpikir untuk selalu mengajaknya ngobrol. Bertanya apa saja yang bisa saya tanyakan.<br />
<br />
Sampai akhirnya saya bertanya secara asal. &quot;Pak, Anda saat ini kan bisa dibilang sukses. Paling tidak, lebih sukses daripada orang lain. Lalu menurut Anda, apa yang menjadi rahasia kesuksesan Anda?&quot;<br />
<br />
Tak disangka beliau menjawab pertanyaan ini dengan serius.<br />
<br />
&quot;Ada empat hal yang harus Anda perhatikan,&quot; begitu beliau memulai penjelasannya.<br />
<br />
<br />
RAHASIA PERTAMA<br />
<br />
&quot;Pertama. Jangan lupakan orang tuamu, khususnya ibumu. Karena ibu adalah orang yang melahirkan kita ke muka bumi ini. Mulai dari mengandung 9 bulan lebih, itu sangat berat. Ibu melahirkan kita dengan susah payah, sakit sekali, nyawa taruhannya. Surga di bawah telapak kaki ibu. Ibu bagaikan pengeran katon (Tuhan yang kelihatan).<br />
<br />
Banyak orang sekarang yang salah. Para guru dan kyai dicium tangannya, sementara kepada ibunya tidak pernah. Para guru dan kyai dipuja dan dielukan, diberi sumbangan materi jutaan rupiah, dibuatkan rumah; namun ibunya sendiri di rumah dibiarkan atau diberi materi tapi sedikit sekali. Banyak orang yang memberangkatkan haji guru atau kyainya, padahal ibunya sendiri belum dihajikan. Itu terbalik.<br />
<br />
Pesan Nabi : Ibumu, ibumu, ibumu... baru kemudian ayahmu dan gurumu.<br />
Ridho Allah tergantung pada ridho kedua orang tua. Kumpulkan seribu ulama untuk berdoa. Maka doa ibumu jauh lebih mustajabah.&quot; Beliau mengambil napas sejenak.<br />
<br />
<br />
RAHASIA KEDUA<br />
<br />
&quot;Kemudian yang kedua,&quot; beliau melanjutkan. &quot;Banyaklah memberi. Banyaklah bersedekah. Allah berjanji membalas setiap uang yang kita keluarkan itu dengan berlipat ganda. Sedekah mampu mengalahkan angin. Sedekah bisa mengalahkan besi. Sedekah membersihkan harta dan hati kita. Sedekah melepaskan kita dari marabahaya. Allah mungkin membalas sedekah kita dengan rejeki yang banyak, kesehatan, terhindarkan kita dari bahaya, keluarga yang baik, ilmu, kesempatan, dan lain-lain.<br />
<br />
Jangan sepelekan bila ada pengemis datang meminta-minta kepadamu. Karena saat itulah sebenarnya Anda dibukakan pintu rejeki. Beri pengemis itu dengan pemberian yang baik dan sikap yang baik. Kalau punya uang kertas, lebih baik memberinya dengan uang kertas, bukan uang logam. Pilihkan lembar uang kertas yang masih bagus, bukan yang sudah lecek. Pegang dengan dua tangan, lalu ulurkan dengan sikap hormat kalau perlu sambil menunduk (menghormat). Pengemis yang Anda beri dengan cara seperti itu, akan terketuk hatinya, &#039;Belum pernah ada orang yang memberi dan menghargaiku seperti ini.&#039; Maka terucap atau tidak, dia akan mendoakan Anda dengan kelimpahan rejeki, kesehatan dan kebahagiaan.<br />
<br />
Banyak orang yang keliru dengan menolak pengemis yang mendatanginya, bahkan ada pula yang menghardiknya. Perbuatan itu sama saja dengan menutup pintu rejekinya sendiri.<br />
<br />
Dalam kesempatan lain, ketika saya berjalan-jalan dengan beliau, beliau jelas mempraktekkan apa yang diucapkannya itu. Memberi pengemis dengan selembar uang ribuan yang masih bagus dan memberikannya dengan dua tangan sambil sedikit membungkuk hormat. Saya lihat pengemis itu memang berbinar dan betapa berterima kasihnya.<br />
<br />
<br />
RAHASIA KETIGA<br />
<br />
&quot;Allah berjanji memberikan rejeki kepada kita dari jalan yang tidak disangka-sangka,&quot; begitu beliau mengawali penjelasannya untuk rahasia ketiganya.&quot; Tapi sedikit orang yang tahu, bagaimana caranya supaya itu cepat terjadi? Kebanyakan orang hanya menunggu. Padahal itu ada jalannya.&quot;<br />
<br />
&quot;Benar di Al Quran ada satu ayat yang kira-kira artinya : Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya diadakan-Nya jalan keluar baginya dan memberinya rejeki dari jalan/pintu yang tidak diduga-duga&quot;,&#160;(QS Ath Thalaq 2-3)&#160;saya menimpali.&quot;<br />
<br />
&quot;Nah, ingin tahu caranya bagaimana agar kita mendapatkan rejeki yang tidak diduga-duga?,&quot; tanya beliau.<br />
<br />
&quot;Ya, bagaimana caranya?&quot; jawab saya. Saya pikir cukup dengan bertaqwa, menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, maka Allah akan mengirim rejeki itu datang untuk kita.<br />
<br />
&quot;Banyaklah menolong orang. Kalau ada orang yang butuh pertolongan, kalau ketemu orang yang kesulitan, langsung Anda bantu!&quot; jawaban beliau ini membuat saya berpikir keras.&quot; Saat seperti itulah, Anda menjadi rejeki yang tidak disangka-sangka bagi orang itu. Maka tentu balasannya adalah Allah akan memberikan kepadamu rejeki yang tidak disangka-sangka pula.&quot;<br />
<br />
&quot;Walau pun itu orang kaya?&quot; tanya saya.<br />
<br />
&quot;Ya, walau itu orang kaya, suatu saat dia pun butuh bantuan. Mungkin dompetnya hilang, mungkin ban mobilnya bocor, atau apa saja. Maka jika Anda temui itu dan Anda bisa menolongnya, segera bantulah.&quot;<br />
<br />
&quot;Walau itu orang yang berpura-pura? Sekarang kan banyak orang jalan kaki, datang ke rumah kita, pura-pura minta sumbangan rumah ibadah, atau pura-pura belum makan, tapi ternyata cuma bohongan. Sumbangan yang katanya untuk rumah ibadah, sebenarnya dia makan sendiri,&quot; saya bertanya lagi.<br />
<br />
&quot;Ya walau orang itu cuma berpura-pura seperti itu,&quot; jawab beliau. &quot;Kalau Anda tanya, sebenarnya dia pun tidak suka melakukan kebohongan itu. Dia itu sudah frustasi karena tidak bisa bekerja atau tidak punya pekerjaan yang benar. Dia itu butuh makan, namun sudah buntu pikirannya. Akhirnya itulah yang bisa dia lakukan. Soal itu nanti, serahkan pada Allah. Allah yang menghakimi perbuatannya, dan Allah yang membalas niat dan pemberian Anda.&quot;<br />
<br />
<br />
RAHASIA KEEMPAT<br />
<br />
&quot;Wah, makin menarik, nih.&quot; Saya manggut-manggut. Sebenarnya saya tidak menyangka kalau pertanyaan asal-asalan saya tadi berbuah jawaban yang begitu serius dan panjang. Sekarang tinggal satu rahasia lagi, dari empat rahasia seperti yang dikatakan beliau sebelumnya.<br />
<br />
&quot;Yang keempat nih, Mas,&quot; beliau memulai. &quot;Jangan mempermainkan wanita&quot;.<br />
<br />
&quot;Heem... ini membuat saya berpikir keras. Apa maksudnya. Apakah kita membuat janji dengan teman wanita, lalu tidak kita tepati? Atau jangan biarkan wanita menunggu? Seperti di film-film saja.&quot;<br />
<br />
&quot;Maksudnya begini. Anda kan punya istri, atau suami. Itu adalah pasangan hidup Anda, baik di saat susah maupun senang. Ketika Anda pergi meninggalkan rumah untuk mencari nafkah, dia di rumah menunggu dan berdoa untuk keselamatan dan kesuksesan Anda. Dia ikut besama Anda di kala Anda susah, penghasilan yang pas-pasan, makan dan pakaian seadanya, dia mendampingi Anda dan mendukung segala usaha Anda untuk berhasil.&quot;<br />
<br />
&quot;Lalu?&quot; saya tak sabar untuk tahu kelanjutan maksudnya.<br />
<br />
&quot;Banyak orang yang kemudian ketika sukses, uangnya banyak, punya jabatan, lalu menikah lagi. Atau mulai bermain wanita (atau bermain pria, bagi yang perempuan). Baik menikah lagi secara terang-terangan, apalagi diam-diam, itu menyakiti hati pasangan hidup Anda. Ingat, pasangan hidup yang dulu mendampingi Anda di kala susah, mendukung dan berdoa untuk kesuksesan Anda. Namun ketika Anda mendapatkan sukses itu, Anda meninggalkannya. Atau Anda menduakannya.&quot;Read more: http://blogmuhammad23.blogspot.com/2012/07/rahasia-menjadi-orang-sukses.html#ixzz2HkTQxDVJ]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~blogmuhammad23.blogspot.com?copy=d533ze</guid>
</item>
<item>
<title>Kode Smiley Facebook Terbaru - Tips dan Trik Ngeblog</title>
<link>http://blogcopy.com/~blogmuhammad23.blogspot.com?copy=37uywt</link>
<pubDate>Sat, 12 Jan 2013 09:40:18 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[[[334954663181745]] - Spongebob<br />
[[332936966718584]] - Hello Kitty<br />
[[326134990738733]] - Pikachu<br />
[[269153023141273]] - &#160;Poring<br />
[[252497564817075]] - Kerokeroppi<br />
[[250128751720149]] - Domo Kun<br />
[[236147243124900]] - Pokeball<br />
[[223328504409723]] - Gintoki Sakata<br />
[[157680577671754]] - Angry Bird<br />
[[155393057897143]] - Doraemon<br />
[[144685078974802]] - Mojacko<br />
[[138529122927104]] - Pedo Bear<br />
Read more: http://blogmuhammad23.blogspot.com/2012/02/kode-smiley-facebook-terbaru.html#ixzz2HkPnolgw]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~blogmuhammad23.blogspot.com?copy=37uywt</guid>
</item>
<item>
<title>Kode Smiley Facebook Terbaru - Tips dan Trik Ngeblog</title>
<link>http://blogcopy.com/~blogmuhammad23.blogspot.com?copy=9u0cu1</link>
<pubDate>Sat, 12 Jan 2013 09:39:49 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[[[facebook]]<br />
[[wikipedia]]<br />
[[youtube]]<br />
[[wordpress]]<br />
[[google]]<br />
[[yahoo]]]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~blogmuhammad23.blogspot.com?copy=9u0cu1</guid>
</item>
<item>
<title>Facebook Likebox FBFan Pro - Tips dan Trik Ngeblog</title>
<link>http://blogcopy.com/~blogmuhammad23.blogspot.com?copy=d52niw</link>
<pubDate>Sat, 12 Jan 2013 08:08:14 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[#fblikepop{background-color:#fff;display:none;position:fixed;top:200px;_position:absolute; /* hack for IE 6*/width:450px;border:10px solid #6F6F6F;z-index:200;-moz-border-radius: 9px;-webkit-border-radius: 9px;margin:0pt;padding:0pt;color:#333333;text-align:left;font-family:arial,sans-serif;font-size:13px;}<br />
#fblikepop body{background:#fff none repeat scroll 0%;line-height:1;margin:0pt;height:100%;}.fbflush{cursor: pointer;font-size:11px !important;color:#FFF !important;text-decoration:none !important;border:0 !important;}<br />
#fblikebg{display:none;position:fixed;_position:absolute; /* hack for IE 6*/height:100%;width:100%;top:0;left:0;background:#000000;z-index:100;}<br />
#fblikepop #closeable{float:right;margin:7px 15px 0 0;}<br />
#fblikepop h1{background:#6D84B4 none repeat scroll 0 0;border-top:1px solid #3B5998;border-left:1px solid #3B5998;border-right:1px solid #3B5998;color:#FFFFFF !important;font-size:14px !important;font-weight:normal !important;padding:5px !important;margin:0 !important;font-family:&quot;Lucida Sans Unicode&quot;, &quot;Lucida Grande&quot;, sans-serif !important;}<br />
#fblikepop #actionHolder{height:30px;overflow:hidden;}#fblikepop #buttonArea{background:#F2F2F2;border-top:1px solid #CCCCCC;padding:10px;min-height:50px;}#fblikepop #buttonArea a{color:#999999 !important;text-decoration:none !important;border:0 !important;font-size:10px !important;}#fblikepop #buttonArea a:hover{color:#333 !important;text-decoration:none !important;border:0 !important;}<br />
#fblikepop #popupMessage{font-size:12px !important;font-weight:normal !important;line-height:22px;padding:8px;background:#fff !important;}<br />
#fblikepop #counter-display{float:right;font-size:11px !important;font-weight:normal !important;margin:5px 0 0 0;text-align:right;line-height:16px;}]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~blogmuhammad23.blogspot.com?copy=d52niw</guid>
</item>
<item>
<title>RAHASIA MENJADI ORANG SUKSES (Kisah Nyata) - Tips dan Trik Ngeblog</title>
<link>http://blogcopy.com/~blogmuhammad23.blogspot.com?copy=d527yw</link>
<pubDate>Sat, 12 Jan 2013 06:15:36 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[Hidup sukses, punya banyak uang, dan bisa bahagia siapa sih yang tidak mau, tapi kebanyakan orang tidak tahu rahasia bagaimana bisa menjadi orang sukses dan bahagia yang akhirnya mereka banyak melakukan hal-hal negatif sehingga baik dari sisi dunia atau dari sisi akhiratnya. Padahal untuk menjadi sukses plus bahagia tidak susah-susah sekali yakni hanya melakukan hal-hal yang kecil, tapi karena sangkin kecilnya banyak yang meremehkan.<br />
<br />
Saudaraku yang kucintai karena Allah, dibawah ini ada sebuah kisah nyata yang dikisahkan oleh sahabat saya Rajendra yang ia dengar langsung dari sumber sang pemilik kisah, yang didalam kisah ini akan Anda dapatkan beberapa kiat yang sangat mudah, tapi sulit dilaksanakan, mungkin Anda berkata &quot;Loh kok bisa begitu katanya kiat yang sangat mudah, tapi sulit untuk dilaksanakan?&quot; Ya memang begitu kenyataannya kecuali bagi orang yang dimudahkan Allah untuk melakukannya.<br />
<br />
Sebelumnya Anda harus mengetahui bahwa setiap kata &quot;saya&quot; itu ditujukkan kepada teman saya yang menceritakan kisah ini jadi kata saya bukan saya, tapi teman saya yaitu Rajendra. Berikut ini kisahnya dan selamat merenunginya...<br />
<br />
* * *<br />
<br />
Berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa, saya dipertemukan dengan hamba-Nya yang satu ini. Beliau adalah seorang leader yang selalu mengayomi, memberikan bimbingan, semangat, inspirasi, ide dan gagasan segar. Beliau seorang pemimpin yang mampu menggerakkan ratusan hingga ribuan anak buahnya. Beliau seorang guru yang memiliki lautan ilmu, yang selalu siap ditimba oleh anak-anaknya dan bagai tiada pernah habis.<br />
<br />
Saat ini beliau memiliki berbagai macam bidang usaha, di antaranya sebagai supplier dan distribusi alat dan produk kesehatan, puluhan hektar tambak, puluhan hektar ladang, berpuluh rumah kos, ruko, stand penjualan di mall, apartemen dan lain-lain. Pernah saya mencoba menghitung, penghasilan beliau bisa mencapai Rp 1 Milyar per bulannya. Sebuah pencapaian luar biasa bagi saya dan kebanyakan orang lain.<br />
<br />
Pertemuan antara saya dan beliau yang (akan) saya ceritakan di bawah ini terjadi beberapa tahun yang lalu, di saat penghasilan beliau masih berkisar Rp 200 juta per bulan. Bagi saya, angka ini pun sudah bukan main dahsyatnya. Sengaja saya tidak menyebutkan namanya, karena cerita ini saya publish belum mendapatkan ijin dari beliau. Kita ambil wisdomnya saja ya.<br />
<br />
Suatu hari, terjadilah dialog antara saya dengan beliau di serambi sebuah hotel di Bandung. Saya ingat, beliau berpesan bahwa beliau senang ditanya. Kalau ditanya, maka akan dijelaskan panjang lebar. Tapi kalau kita diam, maka beliau pun akan &quot;tidur&quot;. Jadilah saya berpikir untuk selalu mengajaknya ngobrol. Bertanya apa saja yang bisa saya tanyakan.<br />
<br />
Sampai akhirnya saya bertanya secara asal. &quot;Pak, Anda saat ini kan bisa dibilang sukses. Paling tidak, lebih sukses daripada orang lain. Lalu menurut Anda, apa yang menjadi rahasia kesuksesan Anda?&quot;<br />
<br />
Tak disangka beliau menjawab pertanyaan ini dengan serius.<br />
<br />
&quot;Ada empat hal yang harus Anda perhatikan,&quot; begitu beliau memulai penjelasannya.<br />
<br />
<br />
RAHASIA PERTAMA<br />
<br />
&quot;Pertama. Jangan lupakan orang tuamu, khususnya ibumu. Karena ibu adalah orang yang melahirkan kita ke muka bumi ini. Mulai dari mengandung 9 bulan lebih, itu sangat berat. Ibu melahirkan kita dengan susah payah, sakit sekali, nyawa taruhannya. Surga di bawah telapak kaki ibu. Ibu bagaikan pengeran katon (Tuhan yang kelihatan).<br />
<br />
Banyak orang sekarang yang salah. Para guru dan kyai dicium tangannya, sementara kepada ibunya tidak pernah. Para guru dan kyai dipuja dan dielukan, diberi sumbangan materi jutaan rupiah, dibuatkan rumah; namun ibunya sendiri di rumah dibiarkan atau diberi materi tapi sedikit sekali. Banyak orang yang memberangkatkan haji guru atau kyainya, padahal ibunya sendiri belum dihajikan. Itu terbalik.<br />
<br />
Pesan Nabi : Ibumu, ibumu, ibumu... baru kemudian ayahmu dan gurumu.<br />
Ridho Allah tergantung pada ridho kedua orang tua. Kumpulkan seribu ulama untuk berdoa. Maka doa ibumu jauh lebih mustajabah.&quot; Beliau mengambil napas sejenak.<br />
<br />
<br />
RAHASIA KEDUA<br />
<br />
&quot;Kemudian yang kedua,&quot; beliau melanjutkan. &quot;Banyaklah memberi. Banyaklah bersedekah. Allah berjanji membalas setiap uang yang kita keluarkan itu dengan berlipat ganda. Sedekah mampu mengalahkan angin. Sedekah bisa mengalahkan besi. Sedekah membersihkan harta dan hati kita. Sedekah melepaskan kita dari marabahaya. Allah mungkin membalas sedekah kita dengan rejeki yang banyak, kesehatan, terhindarkan kita dari bahaya, keluarga yang baik, ilmu, kesempatan, dan lain-lain.<br />
<br />
Jangan sepelekan bila ada pengemis datang meminta-minta kepadamu. Karena saat itulah sebenarnya Anda dibukakan pintu rejeki. Beri pengemis itu dengan pemberian yang baik dan sikap yang baik. Kalau punya uang kertas, lebih baik memberinya dengan uang kertas, bukan uang logam. Pilihkan lembar uang kertas yang masih bagus, bukan yang sudah lecek. Pegang dengan dua tangan, lalu ulurkan dengan sikap hormat kalau perlu sambil menunduk (menghormat). Pengemis yang Anda beri dengan cara seperti itu, akan terketuk hatinya, &#039;Belum pernah ada orang yang memberi dan menghargaiku seperti ini.&#039; Maka terucap atau tidak, dia akan mendoakan Anda dengan kelimpahan rejeki, kesehatan dan kebahagiaan.<br />
<br />
Banyak orang yang keliru dengan menolak pengemis yang mendatanginya, bahkan ada pula yang menghardiknya. Perbuatan itu sama saja dengan menutup pintu rejekinya sendiri.<br />
<br />
Dalam kesempatan lain, ketika saya berjalan-jalan dengan beliau, beliau jelas mempraktekkan apa yang diucapkannya itu. Memberi pengemis dengan selembar uang ribuan yang masih bagus dan memberikannya dengan dua tangan sambil sedikit membungkuk hormat. Saya lihat pengemis itu memang berbinar dan betapa berterima kasihnya.<br />
<br />
<br />
RAHASIA KETIGA<br />
<br />
&quot;Allah berjanji memberikan rejeki kepada kita dari jalan yang tidak disangka-sangka,&quot; begitu beliau mengawali penjelasannya untuk rahasia ketiganya.&quot; Tapi sedikit orang yang tahu, bagaimana caranya supaya itu cepat terjadi? Kebanyakan orang hanya menunggu. Padahal itu ada jalannya.&quot;<br />
<br />
&quot;Benar di Al Quran ada satu ayat yang kira-kira artinya : Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya diadakan-Nya jalan keluar baginya dan memberinya rejeki dari jalan/pintu yang tidak diduga-duga&quot;,&#160;(QS Ath Thalaq 2-3)&#160;saya menimpali.&quot;<br />
<br />
&quot;Nah, ingin tahu caranya bagaimana agar kita mendapatkan rejeki yang tidak diduga-duga?,&quot; tanya beliau.<br />
<br />
&quot;Ya, bagaimana caranya?&quot; jawab saya. Saya pikir cukup dengan bertaqwa, menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, maka Allah akan mengirim rejeki itu datang untuk kita.<br />
<br />
&quot;Banyaklah menolong orang. Kalau ada orang yang butuh pertolongan, kalau ketemu orang yang kesulitan, langsung Anda bantu!&quot; jawaban beliau ini membuat saya berpikir keras.&quot; Saat seperti itulah, Anda menjadi rejeki yang tidak disangka-sangka bagi orang itu. Maka tentu balasannya adalah Allah akan memberikan kepadamu rejeki yang tidak disangka-sangka pula.&quot;<br />
<br />
&quot;Walau pun itu orang kaya?&quot; tanya saya.<br />
<br />
&quot;Ya, walau itu orang kaya, suatu saat dia pun butuh bantuan. Mungkin dompetnya hilang, mungkin ban mobilnya bocor, atau apa saja. Maka jika Anda temui itu dan Anda bisa menolongnya, segera bantulah.&quot;<br />
<br />
&quot;Walau itu orang yang berpura-pura? Sekarang kan banyak orang jalan kaki, datang ke rumah kita, pura-pura minta sumbangan rumah ibadah, atau pura-pura belum makan, tapi ternyata cuma bohongan. Sumbangan yang katanya untuk rumah ibadah, sebenarnya dia makan sendiri,&quot; saya bertanya lagi.<br />
<br />
&quot;Ya walau orang itu cuma berpura-pura seperti itu,&quot; jawab beliau. &quot;Kalau Anda tanya, sebenarnya dia pun tidak suka melakukan kebohongan itu. Dia itu sudah frustasi karena tidak bisa bekerja atau tidak punya pekerjaan yang benar. Dia itu butuh makan, namun sudah buntu pikirannya. Akhirnya itulah yang bisa dia lakukan. Soal itu nanti, serahkan pada Allah. Allah yang menghakimi perbuatannya, dan Allah yang membalas niat dan pemberian Anda.&quot;<br />
<br />
<br />
RAHASIA KEEMPAT<br />
<br />
&quot;Wah, makin menarik, nih.&quot; Saya manggut-manggut. Sebenarnya saya tidak menyangka kalau pertanyaan asal-asalan saya tadi berbuah jawaban yang begitu serius dan panjang. Sekarang tinggal satu rahasia lagi, dari empat rahasia seperti yang dikatakan beliau sebelumnya.<br />
<br />
&quot;Yang keempat nih, Mas,&quot; beliau memulai. &quot;Jangan mempermainkan wanita&quot;.<br />
<br />
&quot;Heem... ini membuat saya berpikir keras. Apa maksudnya. Apakah kita membuat janji dengan teman wanita, lalu tidak kita tepati? Atau jangan biarkan wanita menunggu? Seperti di film-film saja.&quot;<br />
<br />
&quot;Maksudnya begini. Anda kan punya istri, atau suami. Itu adalah pasangan hidup Anda, baik di saat susah maupun senang. Ketika Anda pergi meninggalkan rumah untuk mencari nafkah, dia di rumah menunggu dan berdoa untuk keselamatan dan kesuksesan Anda. Dia ikut besama Anda di kala Anda susah, penghasilan yang pas-pasan, makan dan pakaian seadanya, dia mendampingi Anda dan mendukung segala usaha Anda untuk berhasil.&quot;<br />
<br />
&quot;Lalu?&quot; saya tak sabar untuk tahu kelanjutan maksudnya.<br />
<br />
&quot;Banyak orang yang kemudian ketika sukses, uangnya banyak, punya jabatan, lalu menikah lagi. Atau mulai bermain wanita (atau bermain pria, bagi yang perempuan). Baik menikah lagi secara terang-terangan, apalagi diam-diam, itu menyakiti hati pasangan hidup Anda. Ingat, pasangan hidup yang dulu mendampingi Anda di kala susah, mendukung dan berdoa untuk kesuksesan Anda. Namun ketika Anda mendapatkan sukses itu, Anda meninggalkannya. Atau Anda menduakannya.&quot;<br />
<br />
Oh... pelajaran monogami nih, pikir saya dalam hati.<br />
<br />
<br />
Admin: Sebelum melanjutkan mungkin ada diantara para pembaca terheran pada point keempat ini yang sekilas seolah-olah monogami suatu yang benar dan menjadi point kesuksessan, hal ini tidak benar dan yang saya tanggap dari point keempat ini bahwa kita harus mengetahui hak-hak istri dengan benar sehingga hak mereka tidak terabaikan karena kebanyakkan orang yang berpoligami ternyata malah melantarkan dan ini salah tidak sesuai dengan syari&#039;at Nabi -shalallahu &#039;alaihi wa sallam- yang menganjurkan untuk adil terhadap setiap istri, jadi sekali lagi pada point ini buka bermaksud poligami tidak benar/baik, tapi supaya pembaca tahu bahwa seorang istri punya hak yang wajib diberikan.<br />
<br />
&quot;Banyak orang yang lupa hal itu. Begitu sudah jadi orang besar, uangnya banyak, lalu cari istri lagi. Menikah lagi. Rumah tangganya jadi kacau. Ketika merasa ditinggalkan, pasangan hidupnya menjadi tidak rela. Akhirnya uangnya habis untuk biaya sana-sini. Banyak orang yang jatuh karena hal seperti ini. Dia lupa bahwa pasangan hidupnya itu sebenarnya ikut punya andil dalam kesuksesan dirinya,&quot; beliau melanjutkan.<br />
<br />
Hal ini saya buktikan sendiri, setiap saya datang ke rumahnya yang di Waru Sidoarjo, saya menjumpai beliau punya 1 istri, 2 anak laki-laki dan 1 anak perempuan.<br />
<br />
Perbincangan ini ditutup ketika kemudian ada tamu yang datang....]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~blogmuhammad23.blogspot.com?copy=d527yw</guid>
</item>
<item>
<title>Cara Membuat Tombol Button Pada Posting - Tips dan Trik Ngeblog</title>
<link>http://blogcopy.com/~blogmuhammad23.blogspot.com?copy=37twkt</link>
<pubDate>Sat, 12 Jan 2013 05:02:43 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[&lt;button&#160;onClick=&quot;window.location=&#039;<br />
http://blogmuhammad23.blogspot.com/2012/02/cara-membuat-tombol-button-pada-posting.html&#160;&#039;&quot;&#160;style=&quot;background-color: #000000; color: #ffffff; width: 150px; heigth: 25px;&quot;&gt;Download]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~blogmuhammad23.blogspot.com?copy=37twkt</guid>
</item>
<item>
<title>RAHASIA MENJADI ORANG SUKSES (Kisah Nyata) - Tips dan Trik Ngeblog</title>
<link>http://blogcopy.com/~blogmuhammad23.blogspot.com?copy=bhimh3</link>
<pubDate>Sat, 12 Jan 2013 04:56:33 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[1 anak perempuan.]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~blogmuhammad23.blogspot.com?copy=bhimh3</guid>
</item>
<item>
<title>Cara Membuat Read More Otomatis - Tips dan Trik Ngeblog</title>
<link>http://blogcopy.com/~blogmuhammad23.blogspot.com?copy=d51u2w</link>
<pubDate>Sat, 12 Jan 2013 04:09:28 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[script type=&#039;text/javascript&#039;&gt; var thumbnail_mode = &quot;no-float&quot; ; summary_noimg = 430; summary_img = 340; img_thumb_height = 100; img_thumb_width = 120;]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~blogmuhammad23.blogspot.com?copy=d51u2w</guid>
</item>
<item>
<title>Kiat Tepat Melayani Pelanggan - Tips dan Trik Ngeblog</title>
<link>http://blogcopy.com/~blogmuhammad23.blogspot.com?copy=37tq9b</link>
<pubDate>Sat, 12 Jan 2013 04:01:26 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[kiat-kiat yang bisa kita lakukan untuk memuaskan pelanggan sehingga setia.<br />
<br />
<br />
Jujur Kepada Pelanggan<br />
<br />
Sebagai seorang wiraswata seharusnya mempunyai sifat jujur terhadap para pelanggannya dalam menjelaskan produk-produk yang ia tawarkan dari segi kelebihan yang tidak boleh dilebih-lebihkan dan juga dari segi kekurangan jangan sampai ditutup-tutupi. Terangkanlah sebagimana adanya karena bila tidak dan ternyata pelanggan tahu bahwa informasi yang Anda berikan itu tidak seperti yang Anda terangkan maka ia akan kecewa dan mungkin tidak akan kembali lagi karena sudah hilang kepercayaan terhadap produk-produk Anda, maka bila Anda ingin mendapat pelanggan setia dimulai dari sekaranglah bersikap jujur.<br />
<br />
<br />
Komitmen dan tepat janji<br />
<br />
Bila Anda menjanjikan sebuah service kepada para pelanggan misalnya Anda menjanjikan bila produk terdapat cacat maka pembeli boleh memulangkan dan menukarnya dengan yang baru atau yang semisalnya maka tepatilah, bila tidak terpenuhi biasakanlah untuk memberikan informasi kenapa Anda tidak bisa menepati dan berikanlah solusi yang bisa menggantikannya.<br />
<br />
<br />
Akuilah kesalahan Anda<br />
<br />
Mengakui kesalahan memang suatu perkara yang tidak mudah, tapi bila Anda mengiginkan kemajuan dan juga kesetiaan para pelanggan-pelanggan Anda, dan berapa banyak para pelanggan yang setelah mendapat penjelasan atas kesalahan produsen akhirnya bisa memahami dan bahkan menjadi pelanggan setia karena kejujuran atas kesalahan yang produsen lakukan.<br />
<br />
<br />
Hindari debat kusir dengan pelanggan Anda<br />
<br />
Setiap produsen pastilah pernah mendapatkan keluhan terhadap produk yang ia jual baik keluhan biasa-biasa saja sampai keluhan yang luar biasa dan bila produsen bisa menanggapi keluah-keluhan tersebut dengan baik maka masalahpun selesai, tapi bagaimana bila ditanggapi dengan cara yang tidak baik yaitu dengan mendebat pelanggan yang melayangkan keluhan tersebut dengan mendebat mereka guna membela produk-produk mereka.<br />
<br />
Apakah ini salah?<br />
<br />
Ya jelas salah. Bahkan ini merupakan kesalahan fatal, siapa yang mau untuk didebat terlebih pelanggan yang tujuan pelanggan melayangkan keluhan adalah untuk mencari solusi buka pembelaan yang akhirnya muncul perdebatan walaupun Anda diposisi benar dan ini bukan sebagai alasan untuk Anda mendebat mereka, tapi layanilah mereka dengan baik dan berilah solusi yang bisa menenangkan hati para pelanggan.<br />
<br />
<br />
Cepat dalam memberikan respon<br />
<br />
Siapa sih yang tidak senang bisa dia mendapat respon yang cepat bila melayangkan keluhan atau menanyakan suatu hal dan cepatnya memberikan respon merupakan langkah yang tepat guna mendapatkan pelanggan yang setia.<br />
<br />
<br />
Jalin komunikasi yang baik<br />
<br />
Komunikasi yang baik merupakan suatu sikap yang baik guna melancarkan usaha kita guna mendapat respon positif dari para pelanggan. Tanpa komunikasi yang baik maka pelanggan pun akan merasa kesulitan untuk menanyakan berbagai macam hal yang mungkin yang akan ditanyakan bisa membuat usaha kita menjadi semakin maju dan guna komunikasi yang baik juga bermanfaat untuk mendapat informasi bagaimana &#160;membuat pelanggan puas terhadap service yang diberikan.Read more: http://blogmuhammad23.blogspot.com/2012/05/kiat-tepat-melayani-pelanggan.html#ixzz2Hj2WZd9O]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~blogmuhammad23.blogspot.com?copy=37tq9b</guid>
</item>
<item>
<title>RAHASIA MENJADI ORANG SUKSES (Kisah Nyata) - Tips dan Trik Ngeblog</title>
<link>http://blogcopy.com/~blogmuhammad23.blogspot.com?copy=86fpcq</link>
<pubDate>Sat, 12 Jan 2013 03:38:24 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[RAHASIA MENJADI ORANG SUKSES (Kisah Nyata)<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Hidup sukses, punya banyak uang, dan bisa bahagia siapa sih yang tidak mau, tapi kebanyakan orang tidak tahu rahasia bagaimana bisa menjadi orang sukses dan bahagia yang akhirnya mereka banyak melakukan hal-hal negatif sehingga baik dari sisi dunia atau dari sisi akhiratnya. Padahal untuk menjadi sukses plus bahagia tidak susah-susah sekali yakni hanya melakukan hal-hal yang kecil, tapi karena sangkin kecilnya banyak yang meremehkan.<br />
<br />
Saudaraku yang kucintai karena Allah, dibawah ini ada sebuah kisah nyata yang dikisahkan oleh sahabat saya Rajendra yang ia dengar langsung dari sumber sang pemilik kisah, yang didalam kisah ini akan Anda dapatkan beberapa kiat yang sangat mudah, tapi sulit dilaksanakan, mungkin Anda berkata &quot;Loh kok bisa begitu katanya kiat yang sangat mudah, tapi sulit untuk dilaksanakan?&quot; Ya memang begitu kenyataannya kecuali bagi orang yang dimudahkan Allah untuk melakukannya.<br />
<br />
Sebelumnya Anda harus mengetahui bahwa setiap kata &quot;saya&quot; itu ditujukkan kepada teman saya yang menceritakan kisah ini jadi kata saya bukan saya, tapi teman saya yaitu Rajendra. Berikut ini kisahnya dan selamat merenunginya...<br />
<br />
* * *<br />
<br />
Berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa, saya dipertemukan dengan hamba-Nya yang satu ini. Beliau adalah seorang leader yang selalu mengayomi, memberikan bimbingan, semangat, inspirasi, ide dan gagasan segar. Beliau seorang pemimpin yang mampu menggerakkan ratusan hingga ribuan anak buahnya. Beliau seorang guru yang memiliki lautan ilmu, yang selalu siap ditimba oleh anak-anaknya dan bagai tiada pernah habis.<br />
<br />
Saat ini beliau memiliki berbagai macam bidang usaha, di antaranya sebagai supplier dan distribusi alat dan produk kesehatan, puluhan hektar tambak, puluhan hektar ladang, berpuluh rumah kos, ruko, stand penjualan di mall, apartemen dan lain-lain. Pernah saya mencoba menghitung, penghasilan beliau bisa mencapai Rp 1 Milyar per bulannya. Sebuah pencapaian luar biasa bagi saya dan kebanyakan orang lain.<br />
<br />
Pertemuan antara saya dan beliau yang (akan) saya ceritakan di bawah ini terjadi beberapa tahun yang lalu, di saat penghasilan beliau masih berkisar Rp 200 juta per bulan. Bagi saya, angka ini pun sudah bukan main dahsyatnya. Sengaja saya tidak menyebutkan namanya, karena cerita ini saya publish belum mendapatkan ijin dari beliau. Kita ambil wisdomnya saja ya.<br />
<br />
Suatu hari, terjadilah dialog antara saya dengan beliau di serambi sebuah hotel di Bandung. Saya ingat, beliau berpesan bahwa beliau senang ditanya. Kalau ditanya, maka akan dijelaskan panjang lebar. Tapi kalau kita diam, maka beliau pun akan &quot;tidur&quot;. Jadilah saya berpikir untuk selalu mengajaknya ngobrol. Bertanya apa saja yang bisa saya tanyakan.<br />
<br />
Sampai akhirnya saya bertanya secara asal. &quot;Pak, Anda saat ini kan bisa dibilang sukses. Paling tidak, lebih sukses daripada orang lain. Lalu menurut Anda, apa yang menjadi rahasia kesuksesan Anda?&quot;<br />
<br />
Tak disangka beliau menjawab pertanyaan ini dengan serius.<br />
<br />
&quot;Ada empat hal yang harus Anda perhatikan,&quot; begitu beliau memulai penjelasannya.<br />
<br />
<br />
RAHASIA PERTAMA<br />
<br />
&quot;Pertama. Jangan lupakan orang tuamu, khususnya ibumu. Karena ibu adalah orang yang melahirkan kita ke muka bumi ini. Mulai dari mengandung 9 bulan lebih, itu sangat berat. Ibu melahirkan kita dengan susah payah, sakit sekali, nyawa taruhannya. Surga di bawah telapak kaki ibu. Ibu bagaikan pengeran katon (Tuhan yang kelihatan).<br />
<br />
Banyak orang sekarang yang salah. Para guru dan kyai dicium tangannya, sementara kepada ibunya tidak pernah. Para guru dan kyai dipuja dan dielukan, diberi sumbangan materi jutaan rupiah, dibuatkan rumah; namun ibunya sendiri di rumah dibiarkan atau diberi materi tapi sedikit sekali. Banyak orang yang memberangkatkan haji guru atau kyainya, padahal ibunya sendiri belum dihajikan. Itu terbalik.<br />
<br />
Pesan Nabi : Ibumu, ibumu, ibumu... baru kemudian ayahmu dan gurumu.<br />
Ridho Allah tergantung pada ridho kedua orang tua. Kumpulkan seribu ulama untuk berdoa. Maka doa ibumu jauh lebih mustajabah.&quot; Beliau mengambil napas sejenak.<br />
<br />
<br />
RAHASIA KEDUA<br />
<br />
&quot;Kemudian yang kedua,&quot; beliau melanjutkan. &quot;Banyaklah memberi. Banyaklah bersedekah. Allah berjanji membalas setiap uang yang kita keluarkan itu dengan berlipat ganda. Sedekah mampu mengalahkan angin. Sedekah bisa mengalahkan besi. Sedekah membersihkan harta dan hati kita. Sedekah melepaskan kita dari marabahaya. Allah mungkin membalas sedekah kita dengan rejeki yang banyak, kesehatan, terhindarkan kita dari bahaya, keluarga yang baik, ilmu, kesempatan, dan lain-lain.<br />
<br />
Jangan sepelekan bila ada pengemis datang meminta-minta kepadamu. Karena saat itulah sebenarnya Anda dibukakan pintu rejeki. Beri pengemis itu dengan pemberian yang baik dan sikap yang baik. Kalau punya uang kertas, lebih baik memberinya dengan uang kertas, bukan uang logam. Pilihkan lembar uang kertas yang masih bagus, bukan yang sudah lecek. Pegang dengan dua tangan, lalu ulurkan dengan sikap hormat kalau perlu sambil menunduk (menghormat). Pengemis yang Anda beri dengan cara seperti itu, akan terketuk hatinya, &#039;Belum pernah ada orang yang memberi dan menghargaiku seperti ini.&#039; Maka terucap atau tidak, dia akan mendoakan Anda dengan kelimpahan rejeki, kesehatan dan kebahagiaan.<br />
<br />
Banyak orang yang keliru dengan menolak pengemis yang mendatanginya, bahkan ada pula yang menghardiknya. Perbuatan itu sama saja dengan menutup pintu rejekinya sendiri.<br />
<br />
Dalam kesempatan lain, ketika saya berjalan-jalan dengan beliau, beliau jelas mempraktekkan apa yang diucapkannya itu. Memberi pengemis dengan selembar uang ribuan yang masih bagus dan memberikannya dengan dua tangan sambil sedikit membungkuk hormat. Saya lihat pengemis itu memang berbinar dan betapa berterima kasihnya.<br />
<br />
<br />
RAHASIA KETIGA<br />
<br />
&quot;Allah berjanji memberikan rejeki kepada kita dari jalan yang tidak disangka-sangka,&quot; begitu beliau mengawali penjelasannya untuk rahasia ketiganya.&quot; Tapi sedikit orang yang tahu, bagaimana caranya supaya itu cepat terjadi? Kebanyakan orang hanya menunggu. Padahal itu ada jalannya.&quot;<br />
<br />
&quot;Benar di Al Quran ada satu ayat yang kira-kira artinya : Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya diadakan-Nya jalan keluar baginya dan memberinya rejeki dari jalan/pintu yang tidak diduga-duga&quot;,&#160;(QS Ath Thalaq 2-3)&#160;saya menimpali.&quot;<br />
<br />
&quot;Nah, ingin tahu caranya bagaimana agar kita mendapatkan rejeki yang tidak diduga-duga?,&quot; tanya beliau.<br />
<br />
&quot;Ya, bagaimana caranya?&quot; jawab saya. Saya pikir cukup dengan bertaqwa, menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, maka Allah akan mengirim rejeki itu datang untuk kita.<br />
<br />
&quot;Banyaklah menolong orang. Kalau ada orang yang butuh pertolongan, kalau ketemu orang yang kesulitan, langsung Anda bantu!&quot; jawaban beliau ini membuat saya berpikir keras.&quot; Saat seperti itulah, Anda menjadi rejeki yang tidak disangka-sangka bagi orang itu. Maka tentu balasannya adalah Allah akan memberikan kepadamu rejeki yang tidak disangka-sangka pula.&quot;<br />
<br />
&quot;Walau pun itu orang kaya?&quot; tanya saya.<br />
<br />
&quot;Ya, walau itu orang kaya, suatu saat dia pun butuh bantuan. Mungkin dompetnya hilang, mungkin ban mobilnya bocor, atau apa saja. Maka jika Anda temui itu dan Anda bisa menolongnya, segera bantulah.&quot;<br />
<br />
&quot;Walau itu orang yang berpura-pura? Sekarang kan banyak orang jalan kaki, datang ke rumah kita, pura-pura minta sumbangan rumah ibadah, atau pura-pura belum makan, tapi ternyata cuma bohongan. Sumbangan yang katanya untuk rumah ibadah, sebenarnya dia makan sendiri,&quot; saya bertanya lagi.<br />
<br />
&quot;Ya walau orang itu cuma berpura-pura seperti itu,&quot; jawab beliau. &quot;Kalau Anda tanya, sebenarnya dia pun tidak suka melakukan kebohongan itu. Dia itu sudah frustasi karena tidak bisa bekerja atau tidak punya pekerjaan yang benar. Dia itu butuh makan, namun sudah buntu pikirannya. Akhirnya itulah yang bisa dia lakukan. Soal itu nanti, serahkan pada Allah. Allah yang menghakimi perbuatannya, dan Allah yang membalas niat dan pemberian Anda.&quot;<br />
<br />
<br />
RAHASIA KEEMPAT<br />
<br />
&quot;Wah, makin menarik, nih.&quot; Saya manggut-manggut. Sebenarnya saya tidak menyangka kalau pertanyaan asal-asalan saya tadi berbuah jawaban yang begitu serius dan panjang. Sekarang tinggal satu rahasia lagi, dari empat rahasia seperti yang dikatakan beliau sebelumnya.<br />
<br />
&quot;Yang keempat nih, Mas,&quot; beliau memulai. &quot;Jangan mempermainkan wanita&quot;.<br />
<br />
&quot;Heem... ini membuat saya berpikir keras. Apa maksudnya. Apakah kita membuat janji dengan teman wanita, lalu tidak kita tepati? Atau jangan biarkan wanita menunggu? Seperti di film-film saja.&quot;<br />
<br />
&quot;Maksudnya begini. Anda kan punya istri, atau suami. Itu adalah pasangan hidup Anda, baik di saat susah maupun senang. Ketika Anda pergi meninggalkan rumah untuk mencari nafkah, dia di rumah menunggu dan berdoa untuk keselamatan dan kesuksesan Anda. Dia ikut besama Anda di kala Anda susah, penghasilan yang pas-pasan, makan dan pakaian seadanya, dia mendampingi Anda dan mendukung segala usaha Anda untuk berhasil.&quot;<br />
<br />
&quot;Lalu?&quot; saya tak sabar untuk tahu kelanjutan maksudnya.<br />
<br />
&quot;Banyak orang yang kemudian ketika sukses, uangnya banyak, punya jabatan, lalu menikah lagi. Atau mulai bermain wanita (atau bermain pria, bagi yang perempuan). Baik menikah lagi secara terang-terangan, apalagi diam-diam, itu menyakiti hati pasangan hidup Anda. Ingat, pasangan hidup yang dulu mendampingi Anda di kala susah, mendukung dan berdoa untuk kesuksesan Anda. Namun ketika Anda mendapatkan sukses itu, Anda meninggalkannya. Atau Anda menduakannya.&quot;<br />
<br />
Oh... pelajaran monogami nih, pikir saya dalam hati.<br />
<br />
<br />
Admin: Sebelum melanjutkan mungkin ada diantara para pembaca terheran pada point keempat ini yang sekilas seolah-olah monogami suatu yang benar dan menjadi point kesuksessan, hal ini tidak benar dan yang saya tanggap dari point keempat ini bahwa kita harus mengetahui hak-hak istri dengan benar sehingga hak mereka tidak terabaikan karena kebanyakkan orang yang berpoligami ternyata malah melantarkan dan ini salah tidak sesuai dengan syari&#039;at Nabi -shalallahu &#039;alaihi wa sallam- yang menganjurkan untuk adil terhadap setiap istri, jadi sekali lagi pada point ini buka bermaksud poligami tidak benar/baik, tapi supaya pembaca tahu bahwa seorang istri punya hak yang wajib diberikan.<br />
<br />
&quot;Banyak orang yang lupa hal itu. Begitu sudah jadi orang besar, uangnya banyak, lalu cari istri lagi. Menikah lagi. Rumah tangganya jadi kacau. Ketika merasa ditinggalkan, pasangan hidupnya menjadi tidak rela. Akhirnya uangnya habis untuk biaya sana-sini. Banyak orang yang jatuh karena hal seperti ini. Dia lupa bahwa pasangan hidupnya itu sebenarnya ikut punya andil dalam kesuksesan dirinya,&quot; beliau melanjutkan.<br />
<br />
Hal ini saya buktikan sendiri, setiap saya datang ke rumahnya yang di Waru Sidoarjo, saya menjumpai beliau punya 1 istri, 2 anak laki-laki dan 1 anak perempuan.<br />
<br />
Perbincangan ini ditutup ketika kemudian ada tamu yang datang....<br />
<br />
Catatan: Khusus artikel ini saya melarang untuk di copy paste walaupun diberi link balik kecuali dengan izin langsung dari saya dan artikel ini sudah saya antisipasi &quot;HAK CIPTA&quot;]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~blogmuhammad23.blogspot.com?copy=86fpcq</guid>
</item>
<item>
<title>RAHASIA MENJADI ORANG SUKSES (Kisah Nyata) - Tips dan Trik Ngeblog</title>
<link>http://blogcopy.com/~blogmuhammad23.blogspot.com?copy=bhi8xl</link>
<pubDate>Sat, 12 Jan 2013 02:41:56 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[RAHASIA MENJADI ORANG SUKSES (Kisah Nyata)]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~blogmuhammad23.blogspot.com?copy=bhi8xl</guid>
</item>
<item>
<title>RAHASIA MENJADI ORANG SUKSES (Kisah Nyata) - Tips dan Trik Ngeblog</title>
<link>http://blogcopy.com/~blogmuhammad23.blogspot.com?copy=gg4abr</link>
<pubDate>Sat, 12 Jan 2013 02:40:37 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[Hidup sukses, punya banyak uang, dan bisa bahagia siapa sih yang tidak mau, tapi kebanyakan orang tidak tahu rahasia bagaimana bisa menjadi orang sukses dan bahagia yang akhirnya mereka banyak melakukan hal-hal negatif sehingga baik dari sisi dunia atau dari sisi akhiratnya. Padahal untuk menjadi sukses plus bahagia tidak susah-susah sekali yakni hanya melakukan hal-hal yang kecil, tapi karena sangkin kecilnya banyak yang meremehkan.<br />
<br />
Saudaraku yang kucintai karena Allah, dibawah ini ada sebuah kisah nyata yang dikisahkan oleh sahabat saya Rajendra yang ia dengar langsung dari sumber sang pemilik kisah, yang didalam kisah ini akan Anda dapatkan beberapa kiat yang sangat mudah, tapi sulit dilaksanakan, mungkin Anda berkata &quot;Loh kok bisa begitu katanya kiat yang sangat mudah, tapi sulit untuk dilaksanakan?&quot; Ya memang begitu kenyataannya kecuali bagi orang yang dimudahkan Allah untuk melakukannya.<br />
<br />
Sebelumnya Anda harus mengetahui bahwa setiap kata &quot;saya&quot; itu ditujukkan kepada teman saya yang menceritakan kisah ini jadi kata saya bukan saya, tapi teman saya yaitu Rajendra. Berikut ini kisahnya dan selamat merenunginya...<br />
<br />
* * *<br />
<br />
Berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa, saya dipertemukan dengan hamba-Nya yang satu ini. Beliau adalah seorang leader yang selalu mengayomi, memberikan bimbingan, semangat, inspirasi, ide dan gagasan segar. Beliau seorang pemimpin yang mampu menggerakkan ratusan hingga ribuan anak buahnya. Beliau seorang guru yang memiliki lautan ilmu, yang selalu siap ditimba oleh anak-anaknya dan bagai tiada pernah habis.<br />
<br />
Saat ini beliau memiliki berbagai macam bidang usaha, di antaranya sebagai supplier dan distribusi alat dan produk kesehatan, puluhan hektar tambak, puluhan hektar ladang, berpuluh rumah kos, ruko, stand penjualan di mall, apartemen dan lain-lain. Pernah saya mencoba menghitung, penghasilan beliau bisa mencapai Rp 1 Milyar per bulannya. Sebuah pencapaian luar biasa bagi saya dan kebanyakan orang lain.<br />
<br />
Pertemuan antara saya dan beliau yang (akan) saya ceritakan di bawah ini terjadi beberapa tahun yang lalu, di saat penghasilan beliau masih berkisar Rp 200 juta per bulan. Bagi saya, angka ini pun sudah bukan main dahsyatnya. Sengaja saya tidak menyebutkan namanya, karena cerita ini saya publish belum mendapatkan ijin dari beliau. Kita ambil wisdomnya saja ya.<br />
<br />
Suatu hari, terjadilah dialog antara saya dengan beliau di serambi sebuah hotel di Bandung. Saya ingat, beliau berpesan bahwa beliau senang ditanya. Kalau ditanya, maka akan dijelaskan panjang lebar. Tapi kalau kita diam, maka beliau pun akan &quot;tidur&quot;. Jadilah saya berpikir untuk selalu mengajaknya ngobrol. Bertanya apa saja yang bisa saya tanyakan.<br />
<br />
Sampai akhirnya saya bertanya secara asal. &quot;Pak, Anda saat ini kan bisa dibilang sukses. Paling tidak, lebih sukses daripada orang lain. Lalu menurut Anda, apa yang menjadi rahasia kesuksesan Anda?&quot;<br />
<br />
Tak disangka beliau menjawab pertanyaan ini dengan serius.<br />
<br />
&quot;Ada empat hal yang harus Anda perhatikan,&quot; begitu beliau memulai penjelasannya.<br />
<br />
<br />
RAHASIA PERTAMA<br />
<br />
&quot;Pertama. Jangan lupakan orang tuamu, khususnya ibumu. Karena ibu adalah orang yang melahirkan kita ke muka bumi ini. Mulai dari mengandung 9 bulan lebih, itu sangat berat. Ibu melahirkan kita dengan susah payah, sakit sekali, nyawa taruhannya. Surga di bawah telapak kaki ibu. Ibu bagaikan pengeran katon (Tuhan yang kelihatan).<br />
<br />
Banyak orang sekarang yang salah. Para guru dan kyai dicium tangannya, sementara kepada ibunya tidak pernah. Para guru dan kyai dipuja dan dielukan, diberi sumbangan materi jutaan rupiah, dibuatkan rumah; namun ibunya sendiri di rumah dibiarkan atau diberi materi tapi sedikit sekali. Banyak orang yang memberangkatkan haji guru atau kyainya, padahal ibunya sendiri belum dihajikan. Itu terbalik.<br />
<br />
Pesan Nabi : Ibumu, ibumu, ibumu... baru kemudian ayahmu dan gurumu.<br />
Ridho Allah tergantung pada ridho kedua orang tua. Kumpulkan seribu ulama untuk berdoa. Maka doa ibumu jauh lebih mustajabah.&quot; Beliau mengambil napas sejenak.<br />
<br />
<br />
RAHASIA KEDUA<br />
<br />
&quot;Kemudian yang kedua,&quot; beliau melanjutkan. &quot;Banyaklah memberi. Banyaklah bersedekah. Allah berjanji membalas setiap uang yang kita keluarkan itu dengan berlipat ganda. Sedekah mampu mengalahkan angin. Sedekah bisa mengalahkan besi. Sedekah membersihkan harta dan hati kita. Sedekah melepaskan kita dari marabahaya. Allah mungkin membalas sedekah kita dengan rejeki yang banyak, kesehatan, terhindarkan kita dari bahaya, keluarga yang baik, ilmu, kesempatan, dan lain-lain.<br />
<br />
Jangan sepelekan bila ada pengemis datang meminta-minta kepadamu. Karena saat itulah sebenarnya Anda dibukakan pintu rejeki. Beri pengemis itu dengan pemberian yang baik dan sikap yang baik. Kalau punya uang kertas, lebih baik memberinya dengan uang kertas, bukan uang logam. Pilihkan lembar uang kertas yang masih bagus, bukan yang sudah lecek. Pegang dengan dua tangan, lalu ulurkan dengan sikap hormat kalau perlu sambil menunduk (menghormat). Pengemis yang Anda beri dengan cara seperti itu, akan terketuk hatinya, &#039;Belum pernah ada orang yang memberi dan menghargaiku seperti ini.&#039; Maka terucap atau tidak, dia akan mendoakan Anda dengan kelimpahan rejeki, kesehatan dan kebahagiaan.<br />
<br />
Banyak orang yang keliru dengan menolak pengemis yang mendatanginya, bahkan ada pula yang menghardiknya. Perbuatan itu sama saja dengan menutup pintu rejekinya sendiri.<br />
<br />
Dalam kesempatan lain, ketika saya berjalan-jalan dengan beliau, beliau jelas mempraktekkan apa yang diucapkannya itu. Memberi pengemis dengan selembar uang ribuan yang masih bagus dan memberikannya dengan dua tangan sambil sedikit membungkuk hormat. Saya lihat pengemis itu memang berbinar dan betapa berterima kasihnya.<br />
<br />
<br />
RAHASIA KETIGA<br />
<br />
&quot;Allah berjanji memberikan rejeki kepada kita dari jalan yang tidak disangka-sangka,&quot; begitu beliau mengawali penjelasannya untuk rahasia ketiganya.&quot; Tapi sedikit orang yang tahu, bagaimana caranya supaya itu cepat terjadi? Kebanyakan orang hanya menunggu. Padahal itu ada jalannya.&quot;<br />
<br />
&quot;Benar di Al Quran ada satu ayat yang kira-kira artinya : Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya diadakan-Nya jalan keluar baginya dan memberinya rejeki dari jalan/pintu yang tidak diduga-duga&quot;,&#160;(QS Ath Thalaq 2-3)&#160;saya menimpali.&quot;<br />
<br />
&quot;Nah, ingin tahu caranya bagaimana agar kita mendapatkan rejeki yang tidak diduga-duga?,&quot; tanya beliau.<br />
<br />
&quot;Ya, bagaimana caranya?&quot; jawab saya. Saya pikir cukup dengan bertaqwa, menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, maka Allah akan mengirim rejeki itu datang untuk kita.<br />
<br />
&quot;Banyaklah menolong orang. Kalau ada orang yang butuh pertolongan, kalau ketemu orang yang kesulitan, langsung Anda bantu!&quot; jawaban beliau ini membuat saya berpikir keras.&quot; Saat seperti itulah, Anda menjadi rejeki yang tidak disangka-sangka bagi orang itu. Maka tentu balasannya adalah Allah akan memberikan kepadamu rejeki yang tidak disangka-sangka pula.&quot;<br />
<br />
&quot;Walau pun itu orang kaya?&quot; tanya saya.<br />
<br />
&quot;Ya, walau itu orang kaya, suatu saat dia pun butuh bantuan. Mungkin dompetnya hilang, mungkin ban mobilnya bocor, atau apa saja. Maka jika Anda temui itu dan Anda bisa menolongnya, segera bantulah.&quot;<br />
<br />
&quot;Walau itu orang yang berpura-pura? Sekarang kan banyak orang jalan kaki, datang ke rumah kita, pura-pura minta sumbangan rumah ibadah, atau pura-pura belum makan, tapi ternyata cuma bohongan. Sumbangan yang katanya untuk rumah ibadah, sebenarnya dia makan sendiri,&quot; saya bertanya lagi.<br />
<br />
&quot;Ya walau orang itu cuma berpura-pura seperti itu,&quot; jawab beliau. &quot;Kalau Anda tanya, sebenarnya dia pun tidak suka melakukan kebohongan itu. Dia itu sudah frustasi karena tidak bisa bekerja atau tidak punya pekerjaan yang benar. Dia itu butuh makan, namun sudah buntu pikirannya. Akhirnya itulah yang bisa dia lakukan. Soal itu nanti, serahkan pada Allah. Allah yang menghakimi perbuatannya, dan Allah yang membalas niat dan pemberian Anda.&quot;<br />
<br />
<br />
RAHASIA KEEMPAT<br />
<br />
&quot;Wah, makin menarik, nih.&quot; Saya manggut-manggut. Sebenarnya saya tidak menyangka kalau pertanyaan asal-asalan saya tadi berbuah jawaban yang begitu serius dan panjang. Sekarang tinggal satu rahasia lagi, dari empat rahasia seperti yang dikatakan beliau sebelumnya.<br />
<br />
&quot;Yang keempat nih, Mas,&quot; beliau memulai. &quot;Jangan mempermainkan wanita&quot;.<br />
<br />
&quot;Heem... ini membuat saya berpikir keras. Apa maksudnya. Apakah kita membuat janji dengan teman wanita, lalu tidak kita tepati? Atau jangan biarkan wanita menunggu? Seperti di film-film saja.&quot;<br />
<br />
&quot;Maksudnya begini. Anda kan punya istri, atau suami. Itu adalah pasangan hidup Anda, baik di saat susah maupun senang. Ketika Anda pergi meninggalkan rumah untuk mencari nafkah, dia di rumah menunggu dan berdoa untuk keselamatan dan kesuksesan Anda. Dia ikut besama Anda di kala Anda susah, penghasilan yang pas-pasan, makan dan pakaian seadanya, dia mendampingi Anda dan mendukung segala usaha Anda untuk berhasil.&quot;<br />
<br />
&quot;Lalu?&quot; saya tak sabar untuk tahu kelanjutan maksudnya.<br />
<br />
&quot;Banyak orang yang kemudian ketika sukses, uangnya banyak, punya jabatan, lalu menikah lagi. Atau mulai bermain wanita (atau bermain pria, bagi yang perempuan). Baik menikah lagi secara terang-terangan, apalagi diam-diam, itu menyakiti hati pasangan hidup Anda. Ingat, pasangan hidup yang dulu mendampingi Anda di kala susah, mendukung dan berdoa untuk kesuksesan Anda. Namun ketika Anda mendapatkan sukses itu, Anda meninggalkannya. Atau Anda menduakannya.&quot;<br />
<br />
Oh... pelajaran monogami nih, pikir saya dalam hati.<br />
<br />
<br />
Admin: Sebelum melanjutkan mungkin ada diantara para pembaca terheran pada point keempat ini yang sekilas seolah-olah monogami suatu yang benar dan menjadi point kesuksessan, hal ini tidak benar dan yang saya tanggap dari point keempat ini bahwa kita harus mengetahui hak-hak istri dengan benar sehingga hak mereka tidak terabaikan karena kebanyakkan orang yang berpoligami ternyata malah melantarkan dan ini salah tidak sesuai dengan syari&#039;at Nabi -shalallahu &#039;alaihi wa sallam- yang menganjurkan untuk adil terhadap setiap istri, jadi sekali lagi pada point ini buka bermaksud poligami tidak benar/baik, tapi supaya pembaca tahu bahwa seorang istri punya hak yang wajib diberikan.<br />
<br />
&quot;Banyak orang yang lupa hal itu. Begitu sudah jadi orang besar, uangnya banyak, lalu cari istri lagi. Menikah lagi. Rumah tangganya jadi kacau. Ketika merasa ditinggalkan, pasangan hidupnya menjadi tidak rela. Akhirnya uangnya habis untuk biaya sana-sini. Banyak orang yang jatuh karena hal seperti ini. Dia lupa bahwa pasangan hidupnya itu sebenarnya ikut punya andil dalam kesuksesan dirinya,&quot; beliau melanjutkan.<br />
<br />
Hal ini saya buktikan sendiri, setiap saya datang ke rumahnya yang di Waru Sidoarjo, saya menjumpai beliau punya 1 istri, 2 anak laki-laki dan 1 anak perempuan.<br />
<br />
Perbincangan ini ditutup ketika kemudian ada tamu yang datang....]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~blogmuhammad23.blogspot.com?copy=gg4abr</guid>
</item>
<item>
<title>Cara Membuat Link Pada Komentar - Tips dan Trik Ngeblog</title>
<link>http://blogcopy.com/~blogmuhammad23.blogspot.com?copy=bhi723</link>
<pubDate>Sat, 12 Jan 2013 02:18:30 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[&lt;a href=&#8221;http://alamatblogkamu.blogspot.com&#8221;&gt;Tulisan yang kamu inginkan/teks]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~blogmuhammad23.blogspot.com?copy=bhi723</guid>
</item>
<item>
<title>RAHASIA MENJADI ORANG SUKSES (Kisah Nyata) - Tips dan Trik Ngeblog</title>
<link>http://blogcopy.com/~blogmuhammad23.blogspot.com?copy=86ef18</link>
<pubDate>Fri, 11 Jan 2013 18:04:19 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[skip to main | skip to <br />
sidebar <br />
<br />
<br />
<br />
Pages<br />
<br />
<br />
Blogging<br />
Trik <br />
Blogger<br />
Berita<br />
Link <br />
Sahabat<br />
Daftar <br />
Isi<br />
Parse <br />
HTML<br />
Hubungi <br />
Saya<br />
About <br />
Me<br />
FAQ<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
 <br />
<br />
 <br />
 <br />
 <br />
 <br />
 <br />
 <br />
<br />
<br />
<br />
  <br />
<br />
Aneka Tips dan Trik Gratis, seputar Internet dan <br />
blogger hanya untuk anda GRATIS!<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Browse: Beranda &gt; Tips &gt; RAHASIA MENJADI ORANG SUKSES (Kisah Nyata) <br />
<br />
26.7.12<br />
<br />
<br />
<br />
9 <br />
RAHASIA MENJADI ORANG SUKSES (Kisah Nyata) <br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Hidup <br />
sukses, punya banyak uang, dan bisa bahagia siapa sih yang tidak mau, tapi <br />
kebanyakan orang tidak tahu rahasia bagaimana bisa menjadi orang sukses dan <br />
bahagia yang akhirnya mereka banyak melakukan hal-hal negatif sehingga baik dari <br />
sisi dunia atau dari sisi akhiratnya. Padahal untuk menjadi sukses plus bahagia <br />
tidak susah-susah sekali yakni hanya melakukan hal-hal yang kecil, tapi karena <br />
sangkin kecilnya banyak yang meremehkan.Saudaraku yang kucintai karena <br />
Allah, dibawah ini ada sebuah kisah nyata yang dikisahkan oleh sahabat saya <br />
Rajendra yang ia dengar langsung dari sumber sang pemilik kisah, yang didalam <br />
kisah ini akan Anda dapatkan beberapa kiat yang sangat mudah, tapi sulit <br />
dilaksanakan, mungkin Anda berkata &quot;Loh kok bisa begitu katanya kiat yang sangat <br />
mudah, tapi sulit untuk dilaksanakan?&quot; Ya memang begitu kenyataannya kecuali <br />
bagi orang yang dimudahkan Allah untuk melakukannya.Sebelumnya Anda <br />
harus mengetahui bahwa setiap kata &quot;saya&quot; itu ditujukkan kepada teman saya yang <br />
menceritakan kisah ini jadi kata saya bukan saya, tapi teman saya yaitu <br />
Rajendra. Berikut ini kisahnya dan selamat merenunginya...* * <br />
*Berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa, saya dipertemukan dengan hamba-Nya <br />
yang satu ini. Beliau adalah seorang leader yang selalu mengayomi, memberikan <br />
bimbingan, semangat, inspirasi, ide dan gagasan segar. Beliau seorang pemimpin <br />
yang mampu menggerakkan ratusan hingga ribuan anak buahnya. Beliau seorang guru <br />
yang memiliki lautan ilmu, yang selalu siap ditimba oleh anak-anaknya dan bagai <br />
tiada pernah habis.Saat ini beliau memiliki berbagai macam bidang usaha, <br />
di antaranya sebagai supplier dan distribusi alat dan produk kesehatan, puluhan <br />
hektar tambak, puluhan hektar ladang, berpuluh rumah kos, ruko, stand penjualan <br />
di mall, apartemen dan lain-lain. Pernah saya mencoba menghitung, penghasilan <br />
beliau bisa mencapai Rp 1 Milyar per bulannya. Sebuah pencapaian luar biasa bagi <br />
saya dan kebanyakan orang lain.Pertemuan antara saya dan beliau yang <br />
(akan) saya ceritakan di bawah ini terjadi beberapa tahun yang lalu, di saat <br />
penghasilan beliau masih berkisar Rp 200 juta per bulan. Bagi saya, angka ini <br />
pun sudah bukan main dahsyatnya. Sengaja saya tidak menyebutkan namanya, karena <br />
cerita ini saya publish belum mendapatkan ijin dari beliau. Kita ambil wisdomnya <br />
saja ya.Suatu hari, terjadilah dialog antara saya dengan beliau di <br />
serambi sebuah hotel di Bandung. Saya ingat, beliau berpesan bahwa beliau senang <br />
ditanya. Kalau ditanya, maka akan dijelaskan panjang lebar. Tapi kalau kita <br />
diam, maka beliau pun akan &quot;tidur&quot;. Jadilah saya berpikir untuk selalu <br />
mengajaknya ngobrol. Bertanya apa saja yang bisa saya tanyakan.Sampai <br />
akhirnya saya bertanya secara asal. &quot;Pak, Anda saat ini kan bisa dibilang <br />
sukses. Paling tidak, lebih sukses daripada orang lain. Lalu menurut Anda, apa <br />
yang menjadi rahasia kesuksesan Anda?&quot;Tak disangka beliau menjawab <br />
pertanyaan ini dengan serius.&quot;Ada empat hal yang harus Anda perhatikan,&quot; <br />
begitu beliau memulai penjelasannya.RAHASIA PERTAMA&quot;Pertama. Jangan <br />
lupakan orang tuamu, khususnya ibumu. Karena ibu adalah orang yang melahirkan <br />
kita ke muka bumi ini. Mulai dari mengandung 9 bulan lebih, itu sangat berat. <br />
Ibu melahirkan kita dengan susah payah, sakit sekali, nyawa taruhannya. Surga di <br />
bawah telapak kaki ibu. Ibu bagaikan pengeran katon (Tuhan yang <br />
kelihatan).Banyak orang sekarang yang salah. Para guru dan kyai dicium <br />
tangannya, sementara kepada ibunya tidak pernah. Para guru dan kyai dipuja dan <br />
dielukan, diberi sumbangan materi jutaan rupiah, dibuatkan rumah; namun ibunya <br />
sendiri di rumah dibiarkan atau diberi materi tapi sedikit sekali. Banyak orang <br />
yang memberangkatkan haji guru atau kyainya, padahal ibunya sendiri belum <br />
dihajikan. Itu terbalik.Pesan Nabi : Ibumu, ibumu, ibumu... baru <br />
kemudian ayahmu dan gurumu.Ridho Allah tergantung pada ridho kedua orang <br />
tua. Kumpulkan seribu ulama untuk berdoa. Maka doa ibumu jauh lebih mustajabah.&quot; <br />
Beliau mengambil napas sejenak.RAHASIA KEDUA&quot;Kemudian yang kedua,&quot; <br />
beliau melanjutkan. &quot;Banyaklah memberi. Banyaklah bersedekah. Allah berjanji <br />
membalas setiap uang yang kita keluarkan itu dengan berlipat ganda. Sedekah <br />
mampu mengalahkan angin. Sedekah bisa mengalahkan besi. Sedekah membersihkan <br />
harta dan hati kita. Sedekah melepaskan kita dari marabahaya. Allah mungkin <br />
membalas sedekah kita dengan rejeki yang banyak, kesehatan, terhindarkan kita <br />
dari bahaya, keluarga yang baik, ilmu, kesempatan, dan lain-lain.Jangan <br />
sepelekan bila ada pengemis datang meminta-minta kepadamu. Karena saat itulah <br />
sebenarnya Anda dibukakan pintu rejeki. Beri pengemis itu dengan pemberian yang <br />
baik dan sikap yang baik. Kalau punya uang kertas, lebih baik memberinya dengan <br />
uang kertas, bukan uang logam. Pilihkan lembar uang kertas yang masih bagus, <br />
bukan yang sudah lecek. Pegang dengan dua tangan, lalu ulurkan dengan sikap <br />
hormat kalau perlu sambil menunduk (menghormat). Pengemis yang Anda beri dengan <br />
cara seperti itu, akan terketuk hatinya, &#039;Belum pernah ada orang yang memberi <br />
dan menghargaiku seperti ini.&#039; Maka terucap atau tidak, dia akan mendoakan Anda <br />
dengan kelimpahan rejeki, kesehatan dan kebahagiaan.Banyak orang yang <br />
keliru dengan menolak pengemis yang mendatanginya, bahkan ada pula yang <br />
menghardiknya. Perbuatan itu sama saja dengan menutup pintu rejekinya <br />
sendiri.Dalam kesempatan lain, ketika saya berjalan-jalan dengan beliau, <br />
beliau jelas mempraktekkan apa yang diucapkannya itu. Memberi pengemis dengan <br />
selembar uang ribuan yang masih bagus dan memberikannya dengan dua tangan sambil <br />
sedikit membungkuk hormat. Saya lihat pengemis itu memang berbinar dan betapa <br />
berterima kasihnya.RAHASIA <br />
KETIGA&quot;Allah berjanji memberikan rejeki kepada kita dari <br />
jalan yang tidak disangka-sangka,&quot; begitu beliau mengawali penjelasannya untuk <br />
rahasia ketiganya.&quot; Tapi sedikit orang yang tahu, bagaimana caranya supaya itu <br />
cepat terjadi? Kebanyakan orang hanya menunggu. Padahal itu ada <br />
jalannya.&quot;&quot;Benar di Al Quran ada satu ayat yang kira-kira artinya : <br />
Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya diadakan-Nya jalan keluar <br />
baginya dan memberinya rejeki dari jalan/pintu yang tidak <br />
diduga-duga&quot;,&#160;(QS Ath Thalaq <br />
2-3)&#160;saya <br />
menimpali.&quot;&quot;Nah, ingin tahu caranya bagaimana agar kita <br />
mendapatkan rejeki yang tidak diduga-duga?,&quot; tanya beliau.&quot;Ya, bagaimana <br />
caranya?&quot; jawab saya. Saya pikir cukup dengan bertaqwa, menjalankan perintah-Nya <br />
dan menjauhi larangan-Nya, maka Allah akan mengirim rejeki itu datang untuk <br />
kita.&quot;Banyaklah menolong orang. Kalau ada orang yang butuh pertolongan, <br />
kalau ketemu orang yang kesulitan, langsung Anda bantu!&quot; jawaban beliau ini <br />
membuat saya berpikir keras.&quot; Saat seperti itulah, Anda menjadi rejeki yang <br />
tidak disangka-sangka bagi orang itu. Maka tentu balasannya adalah Allah akan <br />
memberikan kepadamu rejeki yang tidak disangka-sangka pula.&quot;&quot;Walau pun <br />
itu orang kaya?&quot; tanya saya.&quot;Ya, walau itu orang kaya, suatu saat dia <br />
pun butuh bantuan. Mungkin dompetnya hilang, mungkin ban mobilnya bocor, atau <br />
apa saja. Maka jika Anda temui itu dan Anda bisa menolongnya, segera <br />
bantulah.&quot;&quot;Walau itu orang yang berpura-pura? Sekarang kan banyak orang <br />
jalan kaki, datang ke rumah kita, pura-pura minta sumbangan rumah ibadah, atau <br />
pura-pura belum makan, tapi ternyata cuma bohongan. Sumbangan yang katanya untuk <br />
rumah ibadah, sebenarnya dia makan sendiri,&quot; saya bertanya lagi.&quot;Ya <br />
walau orang itu cuma berpura-pura seperti itu,&quot; jawab beliau. &quot;Kalau Anda tanya, <br />
sebenarnya dia pun tidak suka melakukan kebohongan itu. Dia itu sudah frustasi <br />
karena tidak bisa bekerja atau tidak punya pekerjaan yang benar. Dia itu butuh <br />
makan, namun sudah buntu pikirannya. Akhirnya itulah yang bisa dia lakukan. Soal <br />
itu nanti, serahkan pada Allah. Allah yang menghakimi perbuatannya, dan Allah <br />
yang membalas niat dan pemberian Anda.&quot;RAHASIA KEEMPAT&quot;Wah, makin menarik, <br />
nih.&quot; Saya manggut-manggut. Sebenarnya saya tidak menyangka kalau pertanyaan <br />
asal-asalan saya tadi berbuah jawaban yang begitu serius dan panjang. Sekarang <br />
tinggal satu rahasia lagi, dari empat rahasia seperti yang dikatakan beliau <br />
sebelumnya.&quot;Yang keempat nih, Mas,&quot; beliau memulai. &quot;Jangan <br />
mempermainkan wanita&quot;.&quot;Heem... ini membuat saya berpikir keras. Apa <br />
maksudnya. Apakah kita membuat janji dengan teman wanita, lalu tidak kita <br />
tepati? Atau jangan biarkan wanita menunggu? Seperti di film-film <br />
saja.&quot;&quot;Maksudnya begini. Anda kan punya istri, atau suami. Itu adalah <br />
pasangan hidup Anda, baik di saat susah maupun senang. Ketika Anda pergi <br />
meninggalkan rumah untuk mencari nafkah, dia di rumah menunggu dan berdoa untuk <br />
keselamatan dan kesuksesan Anda. Dia ikut besama Anda di kala Anda susah, <br />
penghasilan yang pas-pasan, makan dan pakaian seadanya, dia mendampingi Anda dan <br />
mendukung segala usaha Anda untuk berhasil.&quot;&quot;Lalu?&quot; saya tak sabar untuk <br />
tahu kelanjutan maksudnya.&quot;Banyak orang yang kemudian ketika sukses, <br />
uangnya banyak, punya jabatan, lalu menikah lagi. Atau mulai bermain wanita <br />
(atau bermain pria, bagi yang perempuan). Baik menikah lagi secara <br />
terang-terangan, apalagi diam-diam, itu menyakiti hati pasangan hidup Anda. <br />
Ingat, pasangan hidup yang dulu mendampingi Anda di kala susah, mendukung dan <br />
berdoa untuk kesuksesan Anda. Namun ketika Anda mendapatkan sukses itu, Anda <br />
meninggalkannya. Atau Anda menduakannya.&quot;Oh... pelajaran monogami nih, <br />
pikir saya dalam hati.<br />
Admin: Sebelum <br />
melanjutkan mungkin ada diantara para pembaca terheran pada point keempat ini <br />
yang sekilas seolah-olah monogami suatu yang benar dan menjadi point <br />
kesuksessan, hal ini tidak benar dan yang saya tanggap dari point keempat <br />
ini bahwa kita harus mengetahui hak-hak istri dengan benar sehingga hak mereka <br />
tidak terabaikan karena kebanyakkan orang yang berpoligami ternyata malah <br />
melantarkan dan ini salah tidak sesuai dengan syari&#039;at Nabi -shalallahu <br />
&#039;alaihi wa sallam- yang menganjurkan untuk adil terhadap setiap istri, jadi <br />
sekali lagi pada point ini buka bermaksud poligami tidak benar/baik, tapi supaya <br />
pembaca tahu bahwa seorang istri punya hak yang wajib <br />
diberikan.&quot;Banyak orang yang lupa hal itu. Begitu sudah jadi <br />
orang besar, uangnya banyak, lalu cari istri lagi. Menikah lagi. Rumah tangganya <br />
jadi kacau. Ketika merasa ditinggalkan, pasangan hidupnya menjadi tidak rela. <br />
Akhirnya uangnya habis untuk biaya sana-sini. Banyak orang yang jatuh karena hal <br />
seperti ini. Dia lupa bahwa pasangan hidupnya itu sebenarnya ikut punya andil <br />
dalam kesuksesan dirinya,&quot; beliau melanjutkan.Hal ini saya buktikan <br />
sendiri, setiap saya datang ke rumahnya yang di Waru Sidoarjo, saya menjumpai <br />
beliau punya 1 istri, 2 anak laki-laki dan 1 anak perempuan.Perbincangan <br />
ini ditutup ketika kemudian ada tamu yang datang....Catatan: Khusus artikel ini saya melarang untuk di <br />
copy paste walaupun diberi link balik kecuali dengan izin langsung dari saya dan <br />
artikel ini sudah saya antisipasi &quot;HAK CIPTA&quot;* * <br />
*Sumber:&#160;Muhammad Al-ghazali<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Your browser does not support iframes.<br />
<br />
Bagi kamu yang ingin share ulang postingan RAHASIA <br />
MENJADI ORANG SUKSES (Kisah Nyata)ini, di wajibkan untuk memberikan <br />
link balik pada postingan, yang di copy paste, jadilah Blogger <br />
Indonesia yang beretika. Baca FAQ. Dan bila ada artikel yang kadaluwarsa mohon <br />
dikabarkan.<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
More Sharing Services <br />
<br />
<br />
<br />
<br />
 <br />
form.emailform{display:block;clear:both;margin:20px 0 0}<br />
.mbttext{background:url(http://3.bp.blogspot.com/-SoB4RN7Bchk/TZ1ouay9q0I/AAAAAAAAAlE/dkyZEzF2HIw/s28/w2b-mail.png) no-repeat scroll 4px center transparent;color:#666;font-weight:700;text-decoration:none;border:1px solid #D3D3D3;-moz-border-radius:4px;-webkit-border-radius:4px;border-radius:4px;-moz-box-shadow:1px 1px 2px #CCC inset;-webkit-box-shadow:1px 1px 2px #CCC inset;box-shadow:1px 1px 2px #CCC inset;padding:7px 15px 7px 35px}<br />
.mbtbutton{color:#666;font-weight:700;text-decoration:none;border:1px solid #D3D3D3;cursor:pointer;-moz-border-radius:4px;-webkit-border-radius:4px;-goog-ms-border-radius:4px;border-radius:4px;filter:progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient(startColorstr=&#039;#FBFBFB&#039;,endColorstr=&#039;#F4F4F4&#039;,GradientType=0);background:linear-gradient(top,#fbfbfb0%,#f4f4f4100%);padding:6px 15px}<br />
#doulike-outer{-moz-border-radius:10px;-webkit-border-radius:10px 10px 10px 10px;-goog-ms-border-radius:10px 10px 10px 10px;border-radius:10px;background:none repeat scroll 0 0 transparent;border:1px solid #D3D3D3;-moz-transition:all .3s ease-out;-o-transition:all .3s ease-out;-webkit-transition:all .3s ease-out;-ms-transition:all .3s ease-out;transition:all .3s ease-out;width:600px;padding:8px}<br />
#doulike-outer:hover{background:none repeat scroll 0 0 #FFF;-moz-box-shadow:1px 1px 2px #CCC inset;-webkit-box-shadow:1px 1px 2px #CCC inset;box-shadow:1px 1px 2px #CCC inset}<br />
#doulike-outer td{padding:3px 0}<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Kamu <br />
Suka Artikel Ini..? <br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Dapatkan Update <br />
Email Harian Gratis !!!<br />
    <br />
<br />
Ikuti <br />
kami! <br />
 <br />
 <br />
<br />
<br />
Ditulis oleh Muhammad Abu <br />
Abdillah at 23:19 <br />
Kirimkan Ini lewat Email <br />
BlogThis! Berbagi ke Twitter <br />
Berbagi ke Facebook <br />
<br />
<br />
<br />
Labels: <br />
Motivasi, Penggusaha, Sukses, Tips <br />
<br />
<br />
Bagi Anda yang mau bertanya lewat komentar fb diharapkan <br />
untuk mencantumkan link posting yang ingin ditanyakan.<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
9 Komentar: <br />
<br />
<br />
<br />
<br />
 <br />
<br />
<br />
 <br />
<br />
<br />
 <br />
<br />
 <br />
Abu Naya mengatakan... <br />
<br />
bismillah..saya agak berbeda memaknai rahasia keempat, karena dari <br />
uraian diatas rahasia keempat mengisyaratkan untuk tidak berpoligami, bukankah <br />
tidak selalu pria melakukan poligami dengan mempermainkan isterinya, akh? dalam <br />
hal ini Rasulullah adalah sebaik baik teladan..tidak memenuhi kewajiban <br />
sebagai suami dalam masalah lahirian dan batin saya rasa lebih tepat bila <br />
disejajarkan dengan mempermainkan wanita..barakallahu fiyk :) <br />
27 <br />
Juli 2012 10:37  <br />
<br />
<br />
<br />
 <br />
<br />
<br />
 <br />
<br />
<br />
 <br />
<br />
 <br />
Blognya Venny mengatakan... <br />
<br />
Wah, saya kan wanita, berarti untuk mengganti tips yang keempat adalah jangan <br />
mempermainkan pria ya gan ^_^ <br />
29 <br />
Juli 2012 22:30  <br />
<br />
<br />
<br />
 <br />
<br />
<br />
 <br />
<br />
<br />
 <br />
<br />
 <br />
zyi share <br />
mengatakan... <br />
<br />
Nice, kalau ada cerita inspiratif lainnya bisa di share lagi <br />
sob...Thanks <br />
2 <br />
Agustus 2012 11:11  <br />
<br />
<br />
<br />
 <br />
<br />
 <br />
<br />
 <br />
 Muhammad <br />
Abu Abdillah mengatakan... <br />
<br />
@Blognya Venny: 100% BETUL :)@zyi share: Ia gan, terima kasih ya <br />
sudah berkunjung :)<br />
4 <br />
Agustus 2012 08:47  <br />
<br />
<br />
<br />
 <br />
<br />
 <br />
<br />
 <br />
 Muhammad <br />
Abu Abdillah mengatakan... <br />
<br />
@Abu Naya: Coba lihat catatan ana diatas...<br />
4 <br />
Agustus 2012 09:00  <br />
<br />
<br />
<br />
 <br />
<br />
<br />
 <br />
<br />
<br />
 <br />
<br />
 <br />
TKJ OPEN SOURCE mengatakan... <br />
<br />
wahh makasih gan,,moga aku termasuk org sukses,,coment back <br />
<br />
8 <br />
Agustus 2012 18:01  <br />
<br />
<br />
<br />
 <br />
<br />
 <br />
<br />
 <br />
 Cah <br />
Gembloengz mengatakan... <br />
<br />
ini bukan rahasia lagi,,hahahay... <br />
18 <br />
Agustus 2012 12:33  <br />
<br />
<br />
<br />
 <br />
<br />
 <br />
<br />
 <br />
 Muhammad <br />
Abu Abdillah mengatakan... <br />
<br />
@Cah Gembloengz: Bener juga gan sudah terbongkar ni :)<br />
30 <br />
Agustus 2012 06:48  <br />
<br />
<br />
<br />
 <br />
<br />
 <br />
<br />
 <br />
 Muhammad <br />
Abu Abdillah mengatakan... <br />
<br />
@TKJ OPEN SOURCE: amiin :)<br />
30 <br />
Agustus 2012 06:52  <br />
<br />
<br />
<br />
Komentar kamu sangatlah berarti<br />
<br />
<br />
Terima kasih telah membaca RAHASIA <br />
MENJADI ORANG SUKSES (Kisah Nyata), jika ada yang kurang faham, kalian <br />
bisa bertanya melalui komentar, Terima kasih.<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Posting Lebih Baru Posting <br />
Lama Beranda <br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Langganan: Poskan Komentar (Atom) <br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
 <br />
<br />
<br />
<br />
Terbaru<br />
<br />
<br />
img.recent_thumb {padding:1px;width:40px;height:40px;border:0;<br />
float:left;margin:10px;}<br />
.recent_posts_with_thumbs {float: left;width: 100%;min-height: 70px;margin: 5px 0px 5px 0px;padding: 0;font-size:12px;}<br />
ul.recent_posts_with_thumbs li {padding-bottom:5px;padding-top:5px;min-height:65px;}<br />
.recent_posts_with_thumbs a {text-decoration:none;}<br />
.recent_posts_with_thumbs strong {font-size:10px;}<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
SEO Fan Page Facebook<br />
Fitur Baru Facebook &quot;Targetkan Kiriman Anda&quot; <br />
<br />
Membangun Fanspage dengan Member yang Tertarget ALA <br />
Newbie!<br />
Ketika Ustadz Akan di Tilang ( Kisah Nyata Ustadz Dr.Muhammad Arifin <br />
Bin Baderi)<br />
Cara Login Facebook Dengan Beberapa <br />
Akun<br />
RAHASIA MENJADI ORANG SUKSES (Kisah <br />
Nyata)<br />
Sekolah SEO Online No.1 Di <br />
Indonesia<br />
WOW! SEO OnPage Blogger <br />
Terbaru<br />
Permainan Gosok Facebook Dapat <br />
Hadiah<br />
Penipuan Pesan Verifikasi Akun <br />
Facebook!<br />
 <br />
<br />
<br />
<br />
Join Yuk !!!<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
    #aa{<br />
      color: #365899;<br />
      font: bold 11px arial;<br />
      background:#ECEEF5;<br />
      padding:3px !important;<br />
      margin:5px 0px!important;<br />
      border:1px solid #E1E4ED;<br />
     -moz-border-radius:3px;<br />
     -webkit-border-radius:3px;<br />
      width:290px;<br />
    }<br />
<br />
#aa:hover{<br />
     border:1px solid #6383C1;<br />
    }<br />
<br />
<br />
<br />
Kunjungi <br />
Fan Page &#187;<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
 <br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Select <br />
LanguageEnglishAfrikaansAlbanianArabicArmenianAzerbaijaniBasqueBelarusianBengaliBulgarianCatalanChinese (Simplified)Chinese <br />
(Traditional)CroatianCzechDanishDutchEsperantoEstonianFilipinoFinnishFrenchGalicianGeorgianGermanGreekGujaratiHaitian CreoleHebrewHindiHungarianIcelandicIrishItalianJapaneseKannadaKoreanLaoLatinLatvianLithuanianMacedonianMalayMalteseNorwegianPersianPolishPortugueseRomanianRussianSerbianSlovakSlovenianSpanishSwahiliSwedishTamilTeluguThaiTurkishUkrainianUrduVietnameseWelshYiddishPowered by Translate<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
 <br />
<br />
<br />
<br />
Kategori<br />
 Pilih Kategori Adsense <br />
(2) Alexa (3) <br />
Amazon <br />
(1) aplikasi <br />
(14) Belajar <br />
(1) berita <br />
(18) Blogger <br />
(3) Border (1) <br />
CSS <br />
(2) Daftar Isi <br />
(2) Dasar (7) <br />
DMCA <br />
(1) Domain (1) <br />
efek <br />
(1) email (4) <br />
FaceBook <br />
(21) gadget (2) <br />
Game <br />
(1) Gmail (1) <br />
Google <br />
(19) Google  <br />
(4) Gratis (1) <br />
Hadiah <br />
(1) Heaker (2) <br />
Hecker <br />
(4) Hosting <br />
(1) iklan (5) <br />
internet <br />
(23) jasa <br />
pembuatan website (4) JavaScript <br />
(2) JQuery (1) <br />
Kejutan <br />
(1) Kisah (1) <br />
link <br />
(3) membuat <br />
website (4) Motivasi <br />
(5) pemasaran <br />
(5) Penggusaha <br />
(1) Permainan <br />
(1) ppc (1) <br />
Produk <br />
Bangsa (7) SCAM (1) <br />
seo <br />
(8) software <br />
(4) Sosial <br />
Media (2) Spam (2) <br />
Sukses <br />
(1) Template <br />
(1) Template <br />
Gratis (1) Tips (27) <br />
Toko <br />
Online (2) Tool (5) <br />
Trik <br />
Arabic (1) Trik <br />
Blogger (66) Twitter <br />
(1) UKM (4) <br />
warna <br />
(1) Wawasan <br />
(4) widget <br />
(6) <br />
<br />
 <br />
<br />
<br />
Diberdayakan oleh Blogger. <br />
 <br />
<br />
<br />
&#160;<br />
<br />
<br />
<br />
Copyright (c) 2011 Tips dan Trik Ngeblog. Designed <br />
by SEO Training in Chandigarh<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
&quot;));<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Original text<br />
<br />
<br />
<br />
Contribute a better translation]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~blogmuhammad23.blogspot.com?copy=86ef18</guid>
</item>
<item>
<title>RAHASIA MENJADI ORANG SUKSES (Kisah Nyata) - Tips dan Trik Ngeblog</title>
<link>http://blogcopy.com/~blogmuhammad23.blogspot.com?copy=d4z39e</link>
<pubDate>Fri, 11 Jan 2013 12:59:56 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[RAHASIA MENJADI ORANG SUKSES (Kisah Nyata)<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Hidup sukses, punya banyak uang, dan bisa bahagia siapa sih yang tidak mau, tapi kebanyakan orang tidak tahu rahasia bagaimana bisa menjadi orang sukses dan bahagia yang akhirnya mereka banyak melakukan hal-hal negatif sehingga baik dari sisi dunia atau dari sisi akhiratnya. Padahal untuk menjadi sukses plus bahagia tidak susah-susah sekali yakni hanya melakukan hal-hal yang kecil, tapi karena sangkin kecilnya banyak yang meremehkan.<br />
<br />
Saudaraku yang kucintai karena Allah, dibawah ini ada sebuah kisah nyata yang dikisahkan oleh sahabat saya Rajendra yang ia dengar langsung dari sumber sang pemilik kisah, yang didalam kisah ini akan Anda dapatkan beberapa kiat yang sangat mudah, tapi sulit dilaksanakan, mungkin Anda berkata &quot;Loh kok bisa begitu katanya kiat yang sangat mudah, tapi sulit untuk dilaksanakan?&quot; Ya memang begitu kenyataannya kecuali bagi orang yang dimudahkan Allah untuk melakukannya.<br />
<br />
Sebelumnya Anda harus mengetahui bahwa setiap kata &quot;saya&quot; itu ditujukkan kepada teman saya yang menceritakan kisah ini jadi kata saya bukan saya, tapi teman saya yaitu Rajendra. Berikut ini kisahnya dan selamat merenunginya...<br />
<br />
* * *<br />
<br />
Berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa, saya dipertemukan dengan hamba-Nya yang satu ini. Beliau adalah seorang leader yang selalu mengayomi, memberikan bimbingan, semangat, inspirasi, ide dan gagasan segar. Beliau seorang pemimpin yang mampu menggerakkan ratusan hingga ribuan anak buahnya. Beliau seorang guru yang memiliki lautan ilmu, yang selalu siap ditimba oleh anak-anaknya dan bagai tiada pernah habis.<br />
<br />
Saat ini beliau memiliki berbagai macam bidang usaha, di antaranya sebagai supplier dan distribusi alat dan produk kesehatan, puluhan hektar tambak, puluhan hektar ladang, berpuluh rumah kos, ruko, stand penjualan di mall, apartemen dan lain-lain. Pernah saya mencoba menghitung, penghasilan beliau bisa mencapai Rp 1 Milyar per bulannya. Sebuah pencapaian luar biasa bagi saya dan kebanyakan orang lain.<br />
<br />
Pertemuan antara saya dan beliau yang (akan) saya ceritakan di bawah ini terjadi beberapa tahun yang lalu, di saat penghasilan beliau masih berkisar Rp 200 juta per bulan. Bagi saya, angka ini pun sudah bukan main dahsyatnya. Sengaja saya tidak menyebutkan namanya, karena cerita ini saya publish belum mendapatkan ijin dari beliau. Kita ambil wisdomnya saja ya.<br />
<br />
Suatu hari, terjadilah dialog antara saya dengan beliau di serambi sebuah hotel di Bandung. Saya ingat, beliau berpesan bahwa beliau senang ditanya. Kalau ditanya, maka akan dijelaskan panjang lebar. Tapi kalau kita diam, maka beliau pun akan &quot;tidur&quot;. Jadilah saya berpikir untuk selalu mengajaknya ngobrol. Bertanya apa saja yang bisa saya tanyakan.<br />
<br />
Sampai akhirnya saya bertanya secara asal. &quot;Pak, Anda saat ini kan bisa dibilang sukses. Paling tidak, lebih sukses daripada orang lain. Lalu menurut Anda, apa yang menjadi rahasia kesuksesan Anda?&quot;<br />
<br />
Tak disangka beliau menjawab pertanyaan ini dengan serius.<br />
<br />
&quot;Ada empat hal yang harus Anda perhatikan,&quot; begitu beliau memulai penjelasannya.<br />
<br />
<br />
RAHASIA PERTAMA<br />
<br />
&quot;Pertama. Jangan lupakan orang tuamu, khususnya ibumu. Karena ibu adalah orang yang melahirkan kita ke muka bumi ini. Mulai dari mengandung 9 bulan lebih, itu sangat berat. Ibu melahirkan kita dengan susah payah, sakit sekali, nyawa taruhannya. Surga di bawah telapak kaki ibu. Ibu bagaikan pengeran katon (Tuhan yang kelihatan).<br />
<br />
Banyak orang sekarang yang salah. Para guru dan kyai dicium tangannya, sementara kepada ibunya tidak pernah. Para guru dan kyai dipuja dan dielukan, diberi sumbangan materi jutaan rupiah, dibuatkan rumah; namun ibunya sendiri di rumah dibiarkan atau diberi materi tapi sedikit sekali. Banyak orang yang memberangkatkan haji guru atau kyainya, padahal ibunya sendiri belum dihajikan. Itu terbalik.<br />
<br />
Pesan Nabi : Ibumu, ibumu, ibumu... baru kemudian ayahmu dan gurumu.<br />
Ridho Allah tergantung pada ridho kedua orang tua. Kumpulkan seribu ulama untuk berdoa. Maka doa ibumu jauh lebih mustajabah.&quot; Beliau mengambil napas sejenak.<br />
<br />
<br />
RAHASIA KEDUA<br />
<br />
&quot;Kemudian yang kedua,&quot; beliau melanjutkan. &quot;Banyaklah memberi. Banyaklah bersedekah. Allah berjanji membalas setiap uang yang kita keluarkan itu dengan berlipat ganda. Sedekah mampu mengalahkan angin. Sedekah bisa mengalahkan besi. Sedekah membersihkan harta dan hati kita. Sedekah melepaskan kita dari marabahaya. Allah mungkin membalas sedekah kita dengan rejeki yang banyak, kesehatan, terhindarkan kita dari bahaya, keluarga yang baik, ilmu, kesempatan, dan lain-lain.<br />
<br />
Jangan sepelekan bila ada pengemis datang meminta-minta kepadamu. Karena saat itulah sebenarnya Anda dibukakan pintu rejeki. Beri pengemis itu dengan pemberian yang baik dan sikap yang baik. Kalau punya uang kertas, lebih baik memberinya dengan uang kertas, bukan uang logam. Pilihkan lembar uang kertas yang masih bagus, bukan yang sudah lecek. Pegang dengan dua tangan, lalu ulurkan dengan sikap hormat kalau perlu sambil menunduk (menghormat). Pengemis yang Anda beri dengan cara seperti itu, akan terketuk hatinya, &#039;Belum pernah ada orang yang memberi dan menghargaiku seperti ini.&#039; Maka terucap atau tidak, dia akan mendoakan Anda dengan kelimpahan rejeki, kesehatan dan kebahagiaan.<br />
<br />
Banyak orang yang keliru dengan menolak pengemis yang mendatanginya, bahkan ada pula yang menghardiknya. Perbuatan itu sama saja dengan menutup pintu rejekinya sendiri.<br />
<br />
Dalam kesempatan lain, ketika saya berjalan-jalan dengan beliau, beliau jelas mempraktekkan apa yang diucapkannya itu. Memberi pengemis dengan selembar uang ribuan yang masih bagus dan memberikannya dengan dua tangan sambil sedikit membungkuk hormat. Saya lihat pengemis itu memang berbinar dan betapa berterima kasihnya.<br />
<br />
<br />
RAHASIA KETIGA<br />
<br />
&quot;Allah berjanji memberikan rejeki kepada kita dari jalan yang tidak disangka-sangka,&quot; begitu beliau mengawali penjelasannya untuk rahasia ketiganya.&quot; Tapi sedikit orang yang tahu, bagaimana caranya supaya itu cepat terjadi? Kebanyakan orang hanya menunggu. Padahal itu ada jalannya.&quot;<br />
<br />
&quot;Benar di Al Quran ada satu ayat yang kira-kira artinya : Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya diadakan-Nya jalan keluar baginya dan memberinya rejeki dari jalan/pintu yang tidak diduga-duga&quot;,&#160;(QS Ath Thalaq 2-3)&#160;saya menimpali.&quot;<br />
<br />
&quot;Nah, ingin tahu caranya bagaimana agar kita mendapatkan rejeki yang tidak diduga-duga?,&quot; tanya beliau.<br />
<br />
&quot;Ya, bagaimana caranya?&quot; jawab saya. Saya pikir cukup dengan bertaqwa, menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, maka Allah akan mengirim rejeki itu datang untuk kita.<br />
<br />
&quot;Banyaklah menolong orang. Kalau ada orang yang butuh pertolongan, kalau ketemu orang yang kesulitan, langsung Anda bantu!&quot; jawaban beliau ini membuat saya berpikir keras.&quot; Saat seperti itulah, Anda menjadi rejeki yang tidak disangka-sangka bagi orang itu. Maka tentu balasannya adalah Allah akan memberikan kepadamu rejeki yang tidak disangka-sangka pula.&quot;<br />
<br />
&quot;Walau pun itu orang kaya?&quot; tanya saya.<br />
<br />
&quot;Ya, walau itu orang kaya, suatu saat dia pun butuh bantuan. Mungkin dompetnya hilang, mungkin ban mobilnya bocor, atau apa saja. Maka jika Anda temui itu dan Anda bisa menolongnya, segera bantulah.&quot;<br />
<br />
&quot;Walau itu orang yang berpura-pura? Sekarang kan banyak orang jalan kaki, datang ke rumah kita, pura-pura minta sumbangan rumah ibadah, atau pura-pura belum makan, tapi ternyata cuma bohongan. Sumbangan yang katanya untuk rumah ibadah, sebenarnya dia makan sendiri,&quot; saya bertanya lagi.<br />
<br />
&quot;Ya walau orang itu cuma berpura-pura seperti itu,&quot; jawab beliau. &quot;Kalau Anda tanya, sebenarnya dia pun tidak suka melakukan kebohongan itu. Dia itu sudah frustasi karena tidak bisa bekerja atau tidak punya pekerjaan yang benar. Dia itu butuh makan, namun sudah buntu pikirannya. Akhirnya itulah yang bisa dia lakukan. Soal itu nanti, serahkan pada Allah. Allah yang menghakimi perbuatannya, dan Allah yang membalas niat dan pemberian Anda.&quot;<br />
<br />
<br />
RAHASIA KEEMPAT<br />
<br />
&quot;Wah, makin menarik, nih.&quot; Saya manggut-manggut. Sebenarnya saya tidak menyangka kalau pertanyaan asal-asalan saya tadi berbuah jawaban yang begitu serius dan panjang. Sekarang tinggal satu rahasia lagi, dari empat rahasia seperti yang dikatakan beliau sebelumnya.<br />
<br />
&quot;Yang keempat nih, Mas,&quot; beliau memulai. &quot;Jangan mempermainkan wanita&quot;.<br />
<br />
&quot;Heem... ini membuat saya berpikir keras. Apa maksudnya. Apakah kita membuat janji dengan teman wanita, lalu tidak kita tepati? Atau jangan biarkan wanita menunggu? Seperti di film-film saja.&quot;<br />
<br />
&quot;Maksudnya begini. Anda kan punya istri, atau suami. Itu adalah pasangan hidup Anda, baik di saat susah maupun senang. Ketika Anda pergi meninggalkan rumah untuk mencari nafkah, dia di rumah menunggu dan berdoa untuk keselamatan dan kesuksesan Anda. Dia ikut besama Anda di kala Anda susah, penghasilan yang pas-pasan, makan dan pakaian seadanya, dia mendampingi Anda dan mendukung segala usaha Anda untuk berhasil.&quot;<br />
<br />
&quot;Lalu?&quot; saya tak sabar untuk tahu kelanjutan maksudnya.<br />
<br />
&quot;Banyak orang yang kemudian ketika sukses, uangnya banyak, punya jabatan, lalu menikah lagi. Atau mulai bermain wanita (atau bermain pria, bagi yang perempuan). Baik menikah lagi secara terang-terangan, apalagi diam-diam, itu menyakiti hati pasangan hidup Anda. Ingat, pasangan hidup yang dulu mendampingi Anda di kala susah, mendukung dan berdoa untuk kesuksesan Anda. Namun ketika Anda mendapatkan sukses itu, Anda meninggalkannya. Atau Anda menduakannya.&quot;<br />
<br />
Oh... pelajaran monogami nih, pikir saya dalam hati.<br />
<br />
<br />
Admin: Sebelum melanjutkan mungkin ada diantara para pembaca terheran pada point keempat ini yang sekilas seolah-olah monogami suatu yang benar dan menjadi point kesuksessan, hal ini tidak benar dan yang saya tanggap dari point keempat ini bahwa kita harus mengetahui hak-hak istri dengan benar sehingga hak mereka tidak terabaikan karena kebanyakkan orang yang berpoligami ternyata malah melantarkan dan ini salah tidak sesuai dengan syari&#039;at Nabi -shalallahu &#039;alaihi wa sallam- yang menganjurkan untuk adil terhadap setiap istri, jadi sekali lagi pada point ini buka bermaksud poligami tidak benar/baik, tapi supaya pembaca tahu bahwa seorang istri punya hak yang wajib diberikan.<br />
<br />
&quot;Banyak orang yang lupa hal itu. Begitu sudah jadi orang besar, uangnya banyak, lalu cari istri lagi. Menikah lagi. Rumah tangganya jadi kacau. Ketika merasa ditinggalkan, pasangan hidupnya menjadi tidak rela. Akhirnya uangnya habis untuk biaya sana-sini. Banyak orang yang jatuh karena hal seperti ini. Dia lupa bahwa pasangan hidupnya itu sebenarnya ikut punya andil dalam kesuksesan dirinya,&quot; beliau melanjutkan.<br />
<br />
Hal ini saya buktikan sendiri, setiap saya datang ke rumahnya yang di Waru Sidoarjo, saya menjumpai beliau punya 1 istri, 2 anak laki-laki dan 1 anak perempuan.<br />
<br />
Perbincangan ini ditutup ketika kemudian ada tamu yang datang....]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~blogmuhammad23.blogspot.com?copy=d4z39e</guid>
</item>
<item>
<title>RAHASIA MENJADI ORANG SUKSES (Kisah Nyata) - Tips dan Trik Ngeblog</title>
<link>http://blogcopy.com/~blogmuhammad23.blogspot.com?copy=9tvxo1</link>
<pubDate>Fri, 11 Jan 2013 11:09:03 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[RAHASIA MENJADI ORANG SUKSES (Kisah Nyata)<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Hidup sukses, punya banyak uang, dan bisa bahagia siapa sih yang tidak mau, tapi kebanyakan orang tidak tahu rahasia bagaimana bisa menjadi orang sukses dan bahagia yang akhirnya mereka banyak melakukan hal-hal negatif sehingga baik dari sisi dunia atau dari sisi akhiratnya. Padahal untuk menjadi sukses plus bahagia tidak susah-susah sekali yakni hanya melakukan hal-hal yang kecil, tapi karena sangkin kecilnya banyak yang meremehkan.<br />
<br />
Saudaraku yang kucintai karena Allah, dibawah ini ada sebuah kisah nyata yang dikisahkan oleh sahabat saya Rajendra yang ia dengar langsung dari sumber sang pemilik kisah, yang didalam kisah ini akan Anda dapatkan beberapa kiat yang sangat mudah, tapi sulit dilaksanakan, mungkin Anda berkata &quot;Loh kok bisa begitu katanya kiat yang sangat mudah, tapi sulit untuk dilaksanakan?&quot; Ya memang begitu kenyataannya kecuali bagi orang yang dimudahkan Allah untuk melakukannya.<br />
<br />
Sebelumnya Anda harus mengetahui bahwa setiap kata &quot;saya&quot; itu ditujukkan kepada teman saya yang menceritakan kisah ini jadi kata saya bukan saya, tapi teman saya yaitu Rajendra. Berikut ini kisahnya dan selamat merenunginya...]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~blogmuhammad23.blogspot.com?copy=9tvxo1</guid>
</item>
<item>
<title>RAHASIA MENJADI ORANG SUKSES (Kisah Nyata) - Tips dan Trik Ngeblog</title>
<link>http://blogcopy.com/~blogmuhammad23.blogspot.com?copy=eshz4g</link>
<pubDate>Fri, 11 Jan 2013 11:08:59 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[Berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa, saya dipertemukan dengan hamba-Nya yang satu ini. Beliau adalah seorang leader yang selalu mengayomi, memberikan bimbingan, semangat, inspirasi, ide dan gagasan segar. Beliau seorang pemimpin yang mampu menggerakkan ratusan hingga ribuan anak buahnya. Beliau seorang guru yang memiliki lautan ilmu, yang selalu siap ditimba oleh anak-anaknya dan bagai tiada pernah habis.<br />
<br />
Saat ini beliau memiliki berbagai macam bidang usaha, di antaranya sebagai supplier dan distribusi alat dan produk kesehatan, puluhan hektar tambak, puluhan hektar ladang, berpuluh rumah kos, ruko, stand penjualan di mall, apartemen dan lain-lain. Pernah saya mencoba menghitung, penghasilan beliau bisa mencapai Rp 1 Milyar per bulannya. Sebuah pencapaian luar biasa bagi saya dan kebanyakan orang lain.<br />
<br />
Pertemuan antara saya dan beliau yang (akan) saya ceritakan di bawah ini terjadi beberapa tahun yang lalu, di saat penghasilan beliau masih berkisar Rp 200 juta per bulan. Bagi saya, angka ini pun sudah bukan main dahsyatnya. Sengaja saya tidak menyebutkan namanya, karena cerita ini saya publish belum mendapatkan ijin dari beliau. Kita ambil wisdomnya saja ya.<br />
<br />
Suatu hari, terjadilah dialog antara saya dengan beliau di serambi sebuah hotel di Bandung. Saya ingat, beliau berpesan bahwa beliau senang ditanya. Kalau ditanya, maka akan dijelaskan panjang lebar. Tapi kalau kita diam, maka beliau pun akan &quot;tidur&quot;. Jadilah saya berpikir untuk selalu mengajaknya ngobrol. Bertanya apa saja yang bisa saya tanyakan.<br />
<br />
Sampai akhirnya saya bertanya secara asal. &quot;Pak, Anda saat ini kan bisa dibilang sukses. Paling tidak, lebih sukses daripada orang lain. Lalu menurut Anda, apa yang menjadi rahasia kesuksesan Anda?&quot;<br />
<br />
Tak disangka beliau menjawab pertanyaan ini dengan serius.<br />
<br />
&quot;Ada empat hal yang harus Anda perhatikan,&quot; begitu beliau memulai penjelasannya.<br />
<br />
<br />
RAHASIA PERTAMA<br />
<br />
&quot;Pertama. Jangan lupakan orang tuamu, khususnya ibumu. Karena ibu adalah orang yang melahirkan kita ke muka bumi ini. Mulai dari mengandung 9 bulan lebih, itu sangat berat. Ibu melahirkan kita dengan susah payah, sakit sekali, nyawa taruhannya. Surga di bawah telapak kaki ibu. Ibu bagaikan pengeran katon (Tuhan yang kelihatan).<br />
<br />
Banyak orang sekarang yang salah. Para guru dan kyai dicium tangannya, sementara kepada ibunya tidak pernah. Para guru dan kyai dipuja dan dielukan, diberi sumbangan materi jutaan rupiah, dibuatkan rumah; namun ibunya sendiri di rumah dibiarkan atau diberi materi tapi sedikit sekali. Banyak orang yang memberangkatkan haji guru atau kyainya, padahal ibunya sendiri belum dihajikan. Itu terbalik.]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~blogmuhammad23.blogspot.com?copy=eshz4g</guid>
</item>
</channel>
</rss>