<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<rss version="2.0"
					xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
					xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
				  >
<channel>
<title>Blog Copy / hermadut.blogspot.com</title>
<link>http://blogcopy.com/~hermadut.blogspot.com</link>
<description><![CDATA[Copies from hermadut.blogspot.com]]></description>
<image><title>BlogCopy RSS Feed</title>
<link>http://blogcopy.com</link>
<url>http://blogcopy.com/int/fpix.php?bd=72no</url>
</image>
<language>en-us</language>
<pubDate>Wed, 22 May 2013 08:15:13 +0000</pubDate>
<item>
<title>Sisa-sisa Kehancuran Kaum Tsamud ~ IslamUniversal</title>
<link>http://blogcopy.com/~hermadut.blogspot.com?copy=3qc4egy</link>
<pubDate>Wed, 22 May 2013 05:48:27 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[Image copy: http://2.bp.blogspot.com/-VfvNgS9s48Y/UIkEQTgNBJI/AAAAAAAAAfE/cufsBEj5v1M/s320/madain-saleh3.jpg]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~hermadut.blogspot.com?copy=3qc4egy</guid>
</item>
<item>
<title>Sisa-sisa Kehancuran Kaum Tsamud ~ IslamUniversal</title>
<link>http://blogcopy.com/~hermadut.blogspot.com?copy=1w6mip8</link>
<pubDate>Wed, 22 May 2013 05:48:08 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[Image copy: http://2.bp.blogspot.com/-VfvNgS9s48Y/UIkEQTgNBJI/AAAAAAAAAfE/cufsBEj5v1M/s320/madain-saleh3.jpg]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~hermadut.blogspot.com?copy=1w6mip8</guid>
</item>
<item>
<title>Sisa-sisa Kehancuran Kaum Tsamud ~ IslamUniversal</title>
<link>http://blogcopy.com/~hermadut.blogspot.com?copy=1fn91q6</link>
<pubDate>Wed, 22 May 2013 05:47:56 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[Image copy: http://4.bp.blogspot.com/-lNDXUImBSyM/UIkEPe0DitI/AAAAAAAAAe0/9AmeQfyLErI/s320/madain-saleh1.jpg]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~hermadut.blogspot.com?copy=1fn91q6</guid>
</item>
<item>
<title>Sisa-sisa Kehancuran Kaum Tsamud ~ IslamUniversal</title>
<link>http://blogcopy.com/~hermadut.blogspot.com?copy=1w6mimq</link>
<pubDate>Wed, 22 May 2013 05:47:47 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[Image copy: http://4.bp.blogspot.com/-lNDXUImBSyM/UIkEPe0DitI/AAAAAAAAAe0/9AmeQfyLErI/s320/madain-saleh1.jpg]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~hermadut.blogspot.com?copy=1w6mimq</guid>
</item>
<item>
<title>Sisa-sisa Kehancuran Kaum Tsamud ~ IslamUniversal</title>
<link>http://blogcopy.com/~hermadut.blogspot.com?copy=z3vkqv</link>
<pubDate>Wed, 22 May 2013 05:47:41 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[Image copy: http://4.bp.blogspot.com/-lNDXUImBSyM/UIkEPe0DitI/AAAAAAAAAe0/9AmeQfyLErI/s320/madain-saleh1.jpg]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~hermadut.blogspot.com?copy=z3vkqv</guid>
</item>
<item>
<title>Sisa-sisa Kehancuran Kaum Tsamud ~ IslamUniversal</title>
<link>http://blogcopy.com/~hermadut.blogspot.com?copy=1fn91no</link>
<pubDate>Wed, 22 May 2013 05:47:31 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[Image copy: http://4.bp.blogspot.com/-lNDXUImBSyM/UIkEPe0DitI/AAAAAAAAAe0/9AmeQfyLErI/s320/madain-saleh1.jpg]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~hermadut.blogspot.com?copy=1fn91no</guid>
</item>
<item>
<title>Sisa-sisa Kehancuran Kaum Tsamud ~ IslamUniversal</title>
<link>http://blogcopy.com/~hermadut.blogspot.com?copy=iki3rt</link>
<pubDate>Wed, 22 May 2013 05:47:31 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[Image copy: http://4.bp.blogspot.com/-lNDXUImBSyM/UIkEPe0DitI/AAAAAAAAAe0/9AmeQfyLErI/s320/madain-saleh1.jpg]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~hermadut.blogspot.com?copy=iki3rt</guid>
</item>
<item>
<title>Sisa-sisa Kehancuran Kaum Tsamud ~ IslamUniversal</title>
<link>http://blogcopy.com/~hermadut.blogspot.com?copy=39sqx2w</link>
<pubDate>Wed, 22 May 2013 05:45:26 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[&#160; Kaum Tsamud dikenal sebagai<br />
entrepreneur ulung di masanya. Berbagai karya seni pahat, ukiran dan<br />
pertukangan adalah contoh kemahiran dan keahlian mereka. Dalam AlQuran,<br />
keahlian mereka diabadikan dala surah Al-A&#8217;raaf [7]: 74,<br />
<br />
&#8220;Dan<br />
ingatlah olehmu di waktu Tuhan menjadikan kamu pengganti-pengganti (yang<br />
berkuasa) sesudah kaum &#8216;Ad dan memberikan tempat bagimu di bumi. Kamu dirikan<br />
istana-istana di tanah-tanah yang datar dan kamu pahat gunung-gunungnya untuk<br />
dijadikan rumah, maka ingatlah nikmat-nikmat Allah dan janganlah kamu<br />
merajalela di muka bumi membuat kerusakan.&#8221; (QS. Al-A&#8217;raaf [7]: 74).<br />
<br />
Para<br />
Arkeolog berhasil menemukan sejumlah batu karang dari hasil budaya kaum Tsamud,<br />
yang terdapat di gunung-gunung dan lembah-lembah di sekitar Arabia Selatan dan<br />
Tengah. Misalnya di gunung Athlab, mereka menemukan tembikar sisa peninggalan<br />
kaum Tsamud.]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~hermadut.blogspot.com?copy=39sqx2w</guid>
</item>
<item>
<title>Sisa-sisa Kehancuran Kaum Tsamud ~ IslamUniversal</title>
<link>http://blogcopy.com/~hermadut.blogspot.com?copy=2t9dg3l</link>
<pubDate>Wed, 22 May 2013 05:45:11 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[Tsamud;<br />
Entrepreneur Ulung]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~hermadut.blogspot.com?copy=2t9dg3l</guid>
</item>
<item>
<title>KABAH: Tempat Ibadah Pertama di Muka Bumi ~ IslamUniversal</title>
<link>http://blogcopy.com/~hermadut.blogspot.com?copy=1w6mi58</link>
<pubDate>Wed, 22 May 2013 05:44:43 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[Dari<br />
keterangan ini, jelaslah bahwa yang pertama kali membangun Ka&#8217;bah adalah Nabi<br />
Adam AS. Dan, yang menyempurnakan pembangunan Ka&#8217;bah dengan memasang atau<br />
meninggikan pondasinya adalah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~hermadut.blogspot.com?copy=1w6mi58</guid>
</item>
<item>
<title>Isra&amp;#039; Mi&amp;#039;raj Nabi Muhammad SAW. ~ IslamUniversal</title>
<link>http://blogcopy.com/~hermadut.blogspot.com?copy=iki3ab</link>
<pubDate>Wed, 22 May 2013 05:44:25 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[sra dan Mi&#039;rajIsra Mi&#039;raj Nabi Muhammad SAW (Shallallahu Alaihi wa Sallam) merupakan salah satu peristiwa penting bagi umat Islam karena pada peristiwa ini Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam mendapat perintah untuk menunaikan shalat lima waktu sehari semalam.Isra Mi&#039;raj terjadi pada periode akhir kenabian di Makkah sebelum Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam hijrah ke Madinah. Menurut al-Maududi dan mayoritas ulama, Isra Mi&#039;raj terjadi pada tahun pertama sebelum hijrah, yaitu antara tahun 620-621 M. Menurut al-Allamah al-Manshurfuri, Isra Mi&#039;raj terjadi pada malam 27 Rajab tahun ke-10 kenabian, dan inilah yang populer. Namun demikian, Syaikh Shafiyurrahman al-Mubarakfuri menolak pendapat tersebut dengan alasan karena Khadijah radhiyallahu anha meninggal pada bulan Ramadhan tahun ke-10 kenabian, yaitu 2 bulan setelah bulan Rajab. Dan saat itu belum ada kewajiban shalat lima waktu. Al-Mubarakfuri menyebutkan 6 pendapat tentang waktu kejadian Isra Mi&#039;raj. Tetapi tidak ada satupun yang pasti. Dengan demikian, tidak diketahui secara persis kapan tanggal terjadinya Isra Mi&#039;raj.Peristiwa Isra Mi&#039;raj terbagi dalam 2 peristiwa yang berbeda. Dalam Isra, Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam &quot;diberangkatkan&quot; oleh Allah SWT dari Masjidil Haram hingga Masjidil Aqsa. Lalu dalam Mi&#039;raj Nabi Muhammad SAW dinaikkan ke langit sampai ke Sidratul Muntaha yang merupakan tempat tertinggi. Di sini Beliau mendapat perintah langsung dari Allah SWT untuk menunaikan shalat lima waktu.Bagi umat Islam, peristiwa tersebut merupakan peristiwa yang berharga, karena ketika inilah shalat lima waktu diwajibkan, dan tidak ada Nabi lain yang mendapat perjalanan sampai ke Sidratul Muntaha seperti ini. Walaupun begitu, peristiwa ini juga dikatakan memuat berbagai macam hal yang membuat Rasullullah SAW sedih.<br />
  <br />
Pembedahan pertama sebelum kenabianDari Anas bin Malik, bahwasanya Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam didatangi Jibril Alaihi wa Sallam ketika beliau bermain bersama anak-anak (sebayanya). Lalu beliau diambil, kemudian dibedah dadanya. Dikeluarkanlah jantung (qolbu, hati), lalu dikeluarkan dari jantung itu segumpal darah. Dia (Jibril) berkata: &quot;Ini adalah bagian setan darimu.&quot; Kemudian jantungnya dibasuh dalam bejana emas dengan Air Zam Zam, lalu dikembalikan ke tempatnya semula. Sementara anak-anak tadi datang mengabarkan kepada ibunya, yaitu ibu susuannya. Mereka berkata: &quot;Sesungguhnya Muhammad telah dibunuh.&quot; Kemudian mereka mendatanginya (Muhammad) dan beliau dalam keadaan berubah kulitnya (menjadi pucat). Anas berkata: &quot;Dan sungguh aku pernah melihat bekas pembedahan itu di dada beliau.&quot;HR Muslim (162.3), Kitab Iman, Bab Isra Rasulullah ke Langit dan Kewajiban Shalat.Perkataan Anas tentang bekas pembedahan inilah yang mungkin sekarang dikenal sebagai jaringan parut.Peristiwa ketika IsraPembedahan kedua sesudah kenabianQatadah: Telah mengisahi kami Anas bin Malik, dari Malik bin Sha&#039;sha&#039;ah radhiyallahu anhuma, ia telah berkata: Telah bersabda Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam: &quot;Ketika aku di al-Bait (yaitu Baitullah atau Ka&#039;bah) antara tidur dan jaga&quot;, kemudian beliau menyebutkan tentang seorang lelaki di antara dua orang lelaki. &quot;Lalu didatangkan kepadaku bejana dari emas yang dipenuhi dengan kebijaksanaan dan keimanan. Kemudian aku dibedah dari tenggorokan hingga perut bagian bawah. Lalu perutku dibasuh dengan Air Zam Zam, kemudian diisi dengan kebijaksanaan (hikmah) dan keimanan. Dan didatangkan kepadaku binatang putih yang lebih kecil dari kuda dan lebih besar dari baghal (peranakan kuda dan keledai), yaitu Buraq.HR al-Bukhari (3207). Hadits ini akan dilanjutkan pada bagian Langit Ke-1.Dari Anas bin Malik, ia telah berkata: Telah bersabda Rasulullah SAW: &quot;Aku didatangi mereka (malaikat), kemudian mengajakku ke Sumur Zam Zam. Lalu dadaku dibedah, kemudian dibasuh dengan Air Zam Zam. Lalu aku dikembalikan.&quot;HR Muslim (162.2), Kitab Iman, Bab Isra Rasulullah ke Langit dan Kewajiban Shalat.Beliau SAW melihat gambaran para nabi dan umatnyaDari Ibnu Abbas, ia telah berkata: Ketika Nabi SAW diisra`kan, beliau melewati seorang nabi dan beberapa nabi, dan bersama mereka ada banyak orang. Dan seorang nabi dan beberapa nabi, dan bersama mereka beberapa orang. Dan seorang nabi dan beberapa nabi, dan bersama mereka tidak ada seorangpun sampai beliau melewati kelompok yang besar. Aku berkata: &#8220;Siapa Ini?&#8221; Dijawablah (oleh Jibril): &#8220;Musa dan kaumnya. Akan tetapi angkatlah kepalamu, kemudian lihatlah!&#8221; Kemudian ada kelompok besar yang memenuhi ufuk dari sebelah sana dan dari sebelah sana. Lalu dikatakan (oleh Jibril): &#8220;Mereka adalah umatmu dan yang lainnya adalah kelompok dari umatmu yang berjumlah tujuh puluh ribu (70.000) orang yang akan masuk surga tanpa hisab (perhitungan amal).&#8221; Kemudian beliau masuk (ke kamar beliau) dan mereka (para sahabat) tidak menanyai beliau dan beliau tidak merangkan kepada mereka. Maka mereka berkata: &quot;Kami adalah mereka itu tadi&quot;. Dan ada pula yang berkata: &quot;Mereka adalah anak-anak kami yang lahir dalam fitrah dan Islam&quot;. Kemudian Nabi SAW keluar, lalu bersabda: &quot;Mereka adalah orang-orang yang tidak berobat dengan besi panas, tidak meruqyah, dan tidak pula bertakhayul (tathayyur). Dan mereka bertawakal kepada Tuhan mereka.&#8221; Lantas Ukasyah bin Mihshan berdiri lalu berkata: &#8220;Saya termasuk mereka wahai Rasulullah?&#8221; Beliau menjawab: &#8220;Ya.&#8221; Kemudian yang lain lagi berdiri lalu berkata pula: &#8220;Saya termasuk mereka?&quot; Beliau menjawab: &#8220;Kamu telah didahului oleh Ukasyah (dalam bertanya demikian).&#8221;HR at-Tirmidzi (2446). Beliau berkata: &quot;Ini adalah hadits hasan shahih&quot;.Dalam hadits ini terdapat tambahan seorang sahabat lagi yang mendapat kabar gembira akan masuk surga, yaitu Ukasyah bin Mihshan.Beliau SAW bertemu beberapa kelompok malaikat dan mereka berwasiat sama untuk umat beliauDia (Anas) berkata: Telah bersabda Rasulullah SAW: &quot;Tidaklah aku melewati sekelompok malaikat pada malam aku diisra`kan kecuali mereka berkata: Wahai Muhammad, suruhlah umatmu berbekam.&quot;HR Ibnu Majah (3479), Kitab Pengobatan, Bab Bekam. Disahkan al-Albani dalam Shahih al-Jami` (II: 5671), dan Takhrij al-Misykat (4544).Dari Ibnu &#039;Abbas, bahwasanya Rasulullah SAW telah bersabda: &quot;Tidaklah aku melewati sekelompok malaikat pada malam aku diisra`kan kecuali tiap mereka berkata kepadaku: Wajib bagimu wahai Muhammad untuk berbekam.&quot;HR Ibnu Majah (3477), Kitab Pengobatan, Bab Bekam. Dishahihkan al-Albani dalam ash-Shahihah (V: 2263) dan Shahih al-Jami` (II: 5672).Beliau SAW bertemu Nabi Ibrahim yang berwasiat untuk umat beliauDari Ibnu Mas&#039;ud, ia telah berkata: Telah bersabda Rasulullah SAW: Aku bertemu Ibrahim pada malam aku diisra&#039;kan. Iapun bertanya: &quot;Wahai Muhammad, suruhlah umatmu mengucapkan salam kepadaku, dan kabarkanlah kepada mereka bahwa sesungguhnya surga subur tanahnya, manis airnya, dan terhampar luas. Dan bahwasanya tanamannya adalah (ucapan dzikir) Subhanallah, Alhamdulillah, La ilaha illallah, Allahu Akbar.&quot;HR at-Tirmidzi (3462), Kitab Doa-Doa dari Rasulullah, Bab Dalil tentang Keutamaan Tasbih, Takbir, Tahlil, dan Tahmid. Beliau berkata: Ini adalah hadits hasan gharib dari sisi ini dari hadits Ibnu Mas&#039;ud. Dihasankan al-Albani dalam ash-Shahihah (I:105) dengan dua syahid (penguat) dari hadits Ibnu &#039;Umar dan hadits Abu Ayyub al-Anshari.Beliau SAW mengimami shalat jama&#039;ah para nabi di Masjid Al-Aqsha&#160;Majid Al-Aqsha di PalestinaDari Abu Hurairah, ia telah berkata: Telah bersabda Rasulullah SAW&#160;: &quot;..... Dan sungguh telah diperlihatkan kepadaku jama&#039;ah para nabi. Adapun Musa, dia sedang berdiri shalat. Dia lelaki tinggi kekar seakan-akan dia termasuk suku Sanu&#039;ah. Dan ada pula &#039;Isa bin Maryam alaihi`ssalam sedang berdiri shalat. Manusia yang paling mirip dengannya adalah &#039;Urwah bin Mas&#039;ud ats-Tsaqafi. Ada pula Ibrahim &#039;alaihi`ssalam sedang berdiri shalat. Orang yang paling mirip dengannya adalah sahabat kalian ini, yakni beliau sendiri. Kemudian diserukanlah shalat. Lantas aku mengimami mereka. Seusai shalat, ada yang berkata (Jibril): &quot;Wahai Muhammad, ini adalah Malik, penjaga neraka. Berilah salam kepadanya!&quot; Akupun menoleh kepadanya, namun dia mendahuluiku memberi salam.HR Muslim (172).Beliau SAW melihat Nabi Musa, Nabi Isa, Dajjal, dan Malaikat MalikDari Anas bin Malik, bahwasanya Rasulullah SAW telah bersabda: &quot;Pada malam aku diisra&#039;kan aku melewati Musa di gundukan tanah merah ketika dia sedang shalat di dalam kuburnya.&quot;HR Muslim (2375), Kitab Keutamaan-Keutamaan, Bab Sebagian Keutamaan Musa.Dari Abu al-&#039;Aliyah: Telah mengisahi kami sepupu Nabi kalian, yaitu Ibnu &#039;Abbas radhiya`llahu &#039;anhuma, dari Nabi SAW, beliau telah bersabda: &quot;Pada malam aku diisra&#039;kan aku telah melihat Musa, seorang lelaki berkulit sawo matang, tinggi kekar, seakan-akan dia adalah lelaki Suku Syanu&#039;ah. Dan aku telah melihat &#039;Isa, seorang lelaki bertinggi sedang, berambut lurus. Dan aku juga telah melihat Malaikat Penjaga Neraka dan Dajjal&quot; termasuk ayat yang telah diperlihatkan Allah kepada beliau. {maka janganlah kamu ragu tentang pertemuan dengannya (yaitu Musa) (as-Sajdah, 32: 23)}.Dari Anas dan Abu Bakrah, dari Nabi SAW: &quot;Malaikat-malaikat kota Madinah berjaga-jaga dari Dajjal.&quot;HR al-Bukhari (3239), Kitab Permulaaan Penciptaan, Bab Penyebutan Malaikat.Disodorkan kepada beliau SAW dua gelas minumanAbu Hurairah telah berkata: Pada malam beliau diisra`kan, disodorkan kepada Rasulullah SAW dua gelas minuman: khamr (minuman keras) dan susu. Beliaupun melihat keduanya, lalu mengambil susu. Jibril berkata: &quot;Segala puji bagi Allah yang telah menunjuki engkau kepada fitrah. Seandainya engkau mengambil khamr, niscaya binasalah umatmu.&quot;HR al-Bukhari (4709), Kitab Tafsir al-Qur&#039;an, Bab Firmannya {yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram (al-Isra&#039;, 17: 1)}.Dari Abu Hurairah, ia telah berkata: Telah bersabda Rasulullah SAW: Ketika aku diisra`kan, aku bertemu Musa. Dia berkata: Kemudian beliau menyifatkannya. Dia adalah lelaki, aku mengira beliau bersabda: Kurus, agak tinggi. Rambutnya ikal, seakan-akan dari suku Syanu&#039;ah. Beliau bersabda: Dan aku bertemu &#039;Isa. Dia berkata: Kemudian beliau menyifatkannya. Beliau bersabda: Tingginya sedang, berkulit kemerahan, seperti baru keluar dari Dimas, yaitu pemandian. Dan aku telah melihat Ibrahim. Beliau bersabda: Dan aku adalah keturunannya yang paling mirip dengannya. Beliau bersabda: Dan disodorkan kepadaku dua gelas minuman. Salah satunya susu, dan yang lain khamr. Kemudian dikatakan kepadaku: Ambillah yang mana dari keduanya yang engkau kehendaki! Akupun mengambil susu, kemudian meminumnya. Lalu dikatakan kepadaku: &quot;Engkau telah ditunjuki kepada fitrah&quot; atau &quot;Engkau telah menepati fitrah. Adapun sungguh seandainya engkau mengambil khamr, niscaya binasalah umatmu.&quot;HR at-Tirmidzi (3130), Kitab Tafsir al-Qur`an dari Rasulullah, Bab Dan Dari Surah Bani Isra`il. Beliau berkata: &quot;Ini adalah hadits hasan shahih.&quot;Peristiwa ketika Mi&#039;rajLangit Ke-1: Nabi AdamAkupun pergi bersama Jibril hingga kami mendatangi Langit Dunia. Ada yang bertanya: &quot;Siapa ini?&quot;, dia menjawab: &quot;Jibril&quot;. Ditanya lagi: &quot;Siapa bersamamu?&quot;, dia menjawab: &quot;Muhammad&quot;. Ditanya lagi: &quot;Dan sudah waktunya ia diutus kepada-Nya?&quot;, dia menjawab: &quot;Ya&quot;. Dikatakanlah: &quot;Selamat datang untuknya dan sungguh sebaik-baik pendatang telah tiba&quot;. Begitu menjumpai Adam, aku memberinya salam. Diapun berkata: &quot;Selamat datang untukmu wahai anak dan nabi!&quot;.&#160;Langit Ke-2: Nabi Isa dan Nabi YahyaKemudian kami mendatangi Langit Kedua. Ada yang bertanya: &quot;Siapa ini?&quot;, dia menjawab: &quot;Jibril&quot;. Ditanya lagi: &quot;Siapa bersamamu?&quot;, dia menjawab: &quot;Muhammad&quot;. Ditanya lagi: &quot;Sudah waktunya ia diutus kepada-Nya?&quot;, dia menjawab: &quot;Ya&quot;. Dikatakanlah: &quot;Selamat datang untuknya dan sungguh sebaik-baik pendatang telah tiba&quot;. Ketika menjumpai Isa dan Yahya, keduanya berkata: &quot;Selamat datang untukmu, wahai saudara dan nabi!&quot;.Langit Ke-3: Nabi YusufLalu kami mendatangi Langit Ketiga. Ada yang bertanya: &quot;Siapa ini?&quot;, dia menjawab: &quot;Jibril&quot;. Ditanya lagi: &quot;Siapa bersamamu?&quot;, dia menjawab: &quot;Muhammad&quot;. Ditanya lagi: &quot;Dan sudah waktunya ia diutus kepada-Nya?&quot;, dia menjawab: &quot;Ya&quot;. Dikatakanlah: &quot;Selamat datang untuknya dan sungguh sebaik-baik pendatang telah tiba&quot;. Saat menjumpai Yusuf, aku memberinya salam. Dia berkata: &quot;Selamat datang untukmu, wahai saudara dan nabi!&quot;.Langit Ke-4: Nabi IdrisLantas kami mendatangi Langit Keempat. Ada yang bertanya: &quot;Siapa ini?&quot;, dia menjawab: &quot;Jibril&quot;. Ditanya: &quot;Siapa bersamamu?&quot;, dia menjawab: &quot;Muhammad&quot;. Ditanya lagi: &quot;Dan telah waktunya ia diutus kepada-Nya?&quot;, dia menjawab: &quot;Ya&quot;. Dikatakanlah: &quot;Selamat datang untuknya dan sebaik-baik pendatang telah tiba&quot;. Tatkala menjumpai Idris, aku memberinya salam. Diapun berkata: &quot;Selamat datang untukmu, wahai saudara dan nabi!&quot;.Langit Ke-5: Nabi HarunKemudian kami mendatangi Langit Kelima. Ada yang bertanya: &quot;Siapa ini?&quot;, dia menjawab: &quot;Jibril&quot;. Ditanya: &quot;Siapa bersamamu?&quot;, dia menjawab: &quot;Muhammad&quot;. Ditanya lagi: &quot;Dan sudah waktunya ia diutus kepada-Nya?&quot;, dia menjawab: &quot;Ya&quot;. Dikatakanlah: &quot;Selamat datang untuknya dan sungguh sebaik-baik pendatang telah tiba&quot;. Saat kami menjumpai Harun, aku memberinya salam. Diapun menjawab: &quot;Selamat datang untukmu, wahai saudara dan nabi!&quot;.Langit Ke-6: Nabi MusaLantas kami mendatangi Langit Keenam. Ada yang bertanya: &quot;Siapa ini?&quot;, dia menjawab: &quot;Jibril&quot;. Ditanya: &quot;Siapa bersamamu?&quot;, dia menjawab: &quot;Muhammad&quot;. Dikatakan: &quot;Dan sudah waktunya ia diutus kepada-Nya? Selamat datang untuknya dan sebaik-baik pendatang telah tiba.&quot; Ketika menjumpai Musa, aku memberinya salam. Diapun dia berkata: &quot;Selamat datang untukmu, wahai saudara dan nabi!&quot;. Tatkala aku berlalu, dia menangis sehingga ditanya: &quot;Apa yang menyebabkanmu menangis?&quot;. Dia menjawab: &quot;Wahai Tuhan, (yang menyebabkanku menangis yaitu) pemuda ini yang diutus sesudahku. Umatnya yang masuk surga lebih utama daripada umatku yang memasukinya.&quot;&#160;Langit Ke-7: Nabi IbrahimLalu kami mendatangi Langit Ketujuh. Ada yang bertanya: &quot;Siapa ini?&quot;, dia menjawab: &quot;Jibril&quot;. Ditanya: &quot;Siapa bersamamu?&quot;, dia menjawab: &quot;Muhammad&quot;. Dikatakanlah: &quot;Dan telah waktunya ia diutus kepada-Nya? Selamat datang untuknya dan sungguh sebaik-baik pendatang telah tiba.&quot; Saat menjumpai Ibrahim, aku memberinya salam. Diapun berkata: &quot;Selamat datang untukmu, wahai putra dan nabi!&quot;.Baitul MakmurTatkala dinaikkan ke Baitul Makmur, aku menanyai Jibril. Maka ia menjawab: &quot;Ini adalah Baitul Makmur. Setiap hari di dalamnya shalat tujuh puluh ribu (70.000) malaikat. Jika mereka telah keluar, mereka tidak akan pernah kembali lagi ke sana sampai yang terakhir dari mereka.&quot;Peristiwa di Sidratul MuntahaDan aku dinaikkan ke Sidratul Muntaha yang mana buahnya seperti bejana batu dan daunnya seperti telinga gajah. Pada akarnya terdapat empat sungai: dua sungai batin dan dua sungai lahir. Begitu kutanyai Jibril, ia menjawab: &quot;Adapun dua yang batin (tidak tampak dari dunia) berada di surga, sedangkan dua yang lahir (tampak di dunia) adalah Nil dan Eufrat.&quot; Kemudian aku diwajibkan lima puluh shalat.HR al-Bukhari (3207).Peristiwa di SurgaDari Anas bin Malik, dari Rasul SAW , beliau telah bersabda: Ketika aku jalan-jalan di Surga, aku mendekati sungai yang di kedua bantarannya terdapat kubah-kubah dari rangkaian mutiara. Aku bertanya: &quot;Apa ini wahai Jibril?&quot; Ia menjawab: &quot;Ini adalah al-Kautsar yang diberikan Tuhanmu kepadamu.&quot; Maka ingatlah (ketahuilah) oleh kalian bahwa tanahnya atau debunya adalah kesturi yang harum semerbak.HR al-Bukhari (6581), Kitab Kelembutan Hati, Bab Tentang al-Kautsar.Peristiwa di NerakaDari Anas bin Malik, ia telah berkata: Telah bersabda Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam: Ketika aku dimi&#039;rajkan [Tuhanku yang Maha Perkasa lagi Maha Tinggi], aku melewati suatu kaum yang mempunyai kuku-kuku dari tembaga. Mereka mencakari wajah-wajah dan dada-dada mereka. Aku bertanya: &quot;Siapa mereka wahai Jibril?&quot; Ia menjawab: &quot;Mereka adalah orang-orang yang memakan daging manusia dan menumpuk-numpuk harta.&quot;HR Abu Dawud (4878), Kitab Adab, Bab Tentang Ghibah. Menurut al-Albani hadits ini shahih lighairih dalam ash-Shahihah (II: 533) dan Shahih at-Targhib (III: 2839). Sebelumnya dalam Takhrij al-Misykat (III: 5046) beliau belum menetapkan derajatnya.Langit Ke-6: Saran Nabi MusaSaat aku kembali (turun) hingga menjumpai Musa, ia bertanya: &quot;Apa yang engkau bawa?&quot;.Kujawab: &quot;Aku diwajibkan lima puluh shalat&quot;. Ia berkata: &quot;Aku lebih mengetahui manusia daripadamu. Aku telah berurusan dengan Bani Israil dengan urusan yang sulit. Dan sesungguhnya umatmu tidak akan mampu. Maka kembalilah kepada Tuhanmu, kemudian mintalah (keringanan) kepada-Nya.&quot;Sidratul Muntaha: Keringanan kewajiban shalatOleh karena itu aku kembali. Akupun meminta (keringanan) kepada-Nya sehingga Dia menjadikannya empat puluh.Langit Ke-6, Sidratul MuntahaKemudian seperti tadi (ketika bertemu Musa), lalu tiga puluh. Kemudian seperti tadi sehingga Dia jadikan dua puluh. Kemudian seperti tadi sehingga Dia jadikan sepuluh. Ketika aku bertemu Musa, ia berkata seperti tadi. Dia pun menjadikannya lima.Langit Ke-6: Berserah diriTatkala aku bertemu Musa, ia berkata: &quot;Apa yang engkau bawa?&quot;. Begitu kujawab: &quot;Dia jadikan lima&quot;, ia (masih) berkata seperti tadi. Maka aku katakan: &quot;Aku berserah diri dengan baik&quot;, sehingga diserukanlah: &quot;Sesungguhnya Aku (Allah) telah menetapkan kewajiban-Ku serta meringankan hamba-Ku, dan Aku akan memberi pahala kebajikan sepuluh kalinya.&quot;HR al-Bukhari (3207) dengan redaksi sebagaimana telah dikemukakan panjang lebar, an-Nasai (448), dan Ahmad (17378 & 17381).Peristiwa Sepulang Isra Mi&#039;rajIsra Mi&#039;raj merupakan ujian keimanan bagi manusiaDari Ibnu Abbas radhiyallahu anhuma tentang firman-Nya Ta&#039;ala: &quot;Dan Kami tidak menjadikan penglihatan yang telah Kami perlihatkan kepadamu, melainkan sebagai ujian bagi manusia&quot; (al-Isra&#039;, 17: 60). Ia berkata: Itu adalah dengan mata yang telah dilihat Rasulullah SAW pada malam beliau diisra&#039;kan ke Bait al-Maqdis. Ia berkata: &quot;dan pohon kayu yang terkutuk dalam Al-Qur&#039;an&quot;, ia berkata: Itu adalah Pohon Zaqqum.HR al-Bukhari (3888), Kitab Manaqib, Bab Mi&#039;raj.&#160;&#160;Beliau SAW menceritakan Isra Mi&#039;raj dan melihat gambaran Baitul MaqdisDari Ibnu Abbas, ia telah berkata: Telah bersabda Rasulullah SAW: Ketika malam aku diisra&#039;kan dan subuhnya aku telah sampai di Makkah, aku mengkhawatirkan urusanku, dan aku tahu bahwasanya manusia akan mendustakanku. Kemudian aku duduk bersedih hati.Ia Ibnu Abbas) berkata: Kemudian melintaslah musuh Allah, Abu Jahl. Dia datang sehingga duduk di dekat beliau, kemudian berkata kepada beliau: Kamu tampak bersedih, apakah ada sesuatu? Rasulullah SAW pun menjawab: Ya. Dia berkata: Apa itu? Beliau menjawab: Sesungguhnya aku diisra&#039;kan malam tadi. Dia berkata: Ke mana? Beliau menjawab: Ke Bait al-Maqdis. Dia bertanya: Kemudian engkau subuh sudah ada di hadapan kami (di Makkah ini)? Beliau jawab: Ya. Ia berkata: Namun dia tidak menampakkan sikap bahwa dia mendustakannya karena takut beliau tidak mau menceritakan hal itu lagi jika kaumnya dipanggilkannya. Dia berkata: Tahukah engkau, jika engkau hendak mendakwahi kaummu, kau harus kisahi mereka apa yang barusan kau ceritakan padaku. Rasulullah SAW pun menjawab: Ya.Kemudian dia berseru: Kemarilah wahai penduduk Bani Ka&#039;ab bin Lu`ai! Lalu mereka berkumpul kepadanya datang sampai duduk mengelilingi keduanya. Dia berkata: Kisahi kaummu apa yang telah engkau kisahkan kepadaku. Rasulullah SAW pun berkata: Sesungguhnya malam tadi aku diisra&#039;kan. Mereka bertanya: Ke mana? Kujawab: Ke Bait al-Maqdis. Mereka bertanya: Kemudian subuh engkau berada di depan kami. Beliau menjawab: Ya.Ia (Ibnu Abbas) berkata: Maka ada yang bersorak dan ada yang meletakkan tangannya di atas kepala heran atas kebohongan itu (menurut mereka). Mereka berkata: Dan apakah engkau dapat menyifatkan kepada kami masjid itu? Dan di antara penduduk ada yang pernah pergi ke negeri itu dan pernah melihat masjid itu. Maka Rasulullah SAW bersabda: &quot;Maka aku mulai menyebutkan ciri-cirinya dan tidaklah aku berhenti menyifatkan sehingga aku lupa beberapa cirinya.&quot; Beliau bersabda: &quot;Lantas didatangkanlah masjid sampai diletakkan tanpa kesamaran sehingga aku dapat melihat(nya). Maka aku menyifatkannya dengan melihat hal itu.&quot;Ia berkata: Dan sampai ini, ada sifat yang tidak aku hafal.Ia berkata: Kemudian ada kaum yang berkata: &quot;Adapun sifat tersebut, demi Allah, ia benar.&quot;HR Ahmad (2680). Disahkan al-Albani dalam ash-Shahihah (VII: 3021).Hasan dan Abu Zaid telah berkata: Abdu`sh Shamad telah berkata: Telah mengisahi kami Hilal, dari Ikrimah, dari Ibnu &#039;Abbas, ia telah berkata: Nabi SAW diisra&#039;kan ke Bait al-Maqdis. Kemudian sekembalinya dari malamnya itu, beliaupun mengisahi mereka (umat manusia) mengenai perjalanannya, ciri-ciri Bait al-Maqdis dan unta-unta mereka. Maka saling berbincanglah (gemparlah) manusia.Hasan berkata: Kami membenarkan Muhammad terhadap apa yang diucapkannnya. Lalu banyak orang yang kembali kafir. Kemudian Allah menebas leher-leher mereka bersama-sama dengan Abu Jahal (ketika Perang Badar). Dan Abu Jahal berkata: &quot;Muhammad menakut-nakuti kita dengan Pohon Zaqqum (terlaknat). Bawalah kemari kurma dan mentega, kemudian laknatlah ia.&quot; Dan beliau telah melihat Dajjal dalam bentuknya dengan mata kepala, bukan ketika mimpi saat tidur; &#039;Isa, Musa, dan Ibrahim semoga shalawat Allah atas mereka. Kemudian Nabi SAW ditanya tentang (ciri-ciri) Dajjal. Beliaupun menjawab: &quot;Tinggi dan besar.&quot;Hasan berkata: Beliau berkata: &quot;Aku melihatnya berkulit putih, tinggi besar. Salah satu matanya juling seperti bintang yang bersinar. Rambut kepalanya seperti ranting-ranting pohon. Dan aku melihat &#039;Isa sebagai pemuda berkulit putih, kepalanya tegak, bermata tajam, bertubuh bagus. Dan aku melihat Musa (yang) kekar, berkulit sawo matang, (dan) berambut lebat.&quot;Hasan berkata (melanjutkan riwayat marfu&#039; tadi): &quot;Rambutnya indah. Dan aku melihat Ibrahim, maka aku tidak melihat salah satu cirinya kecuali aku melihatnya ada pada diriku. Seakan-akan dia adalah sahabat kalian ini (yaitu Rasulullah sendiri). Kemudian Jibril &#039;alaihi`s salam berkata: &quot;Berilah salam kepada Malik (malaikat penjaga neraka)&quot;, maka aku mengucapkan salam kepadanya.&quot;HR Ahmad (3365). Isnadnya hasan menurut al-Albani.Dari Abu Hurairah, ia telah berkata: Telah bersabda Rasulullah n&#160;: &quot;Sungguh aku telah melihat di al-Hijr dan orang-orang Quraisy menanyaiku tentang perjalanan malamku (isra). Mereka menanyaiku tentang hal-hal dari Baitul Maqdis yang tidak kuperhatikan. Maka akupun gelisah dengan kegelisahan yang belum pernah kurasakan sebelumnya.&quot; Beliau bersabda: &quot;Kemudian Allah menampakkan (gambaran Baitul Maqdis) untukku sehingga aku melihat kepadanya. Tidaklah aku ditanya tentang sesuatupun (mengenai Baitul Maqdis) kecuali aku kabarkan hal itu kepada mereka.Dan sungguh telah diperlihatkan kepadaku jama&#039;ah para nabi. Adapun Musa, dia sedang berdiri shalat. Dia lelaki tinggi kekar seakan-akan dia termasuk suku Syanu&#039;ah. Dan ada pula Isa bin Maryam p sedang berdiri shalat. Manusia yang paling mirip dengannya adalah Urwah bin Mas&#039;ud ats-Tsaqafi. Ada pula Ibrahim p sedang berdiri shalat. Orang yang paling mirip dengannya adalah sahabat kalian ini, yakni beliau sendiri. Kemudian diserukanlah shalat. Lantas aku mengimami mereka. Seusai shalat, ada yang berkata: Wahai Muhammad; ini adalah Malik, penjaga neraka. Berilah salam kepadanya. Akupun menoleh kepadanya, namun dia mendahuluiku memberi salam.&quot;HR Muslim (172), Kitab Iman, Bab Penyebutan al-Masih bin Maryam dan al-Masih ad-Dajjal.Ketika Suku Quraisy mendustakanku [ketika aku diisrakan ke Baitul Maqdis], aku berdiri di al-Hijr. Kemudian Allah menampakkan Baitul Maqdis bagiku. Akupun menerangkan kepada mereka tentang ciri-cirinya sementara aku melihat (penampakan) itu.HR al-Bukhari (3886) & [4710] - redaksi di atas, Ahmad, al-Baihaqi, at-Tirmidzi, dan an-Nasai dari Jabir. Takhrij hadits dalam Shahih al-Jami&#039; (II: 5215).&#160;Abu Bakar memperoleh julukan ash-ShiddiqSaat Nabi SAW diisrakan ke Masjid al-Aqsha, subuhnya orang-orang membicarakan hal itu. Maka sebagian orang murtad dari yang awalnya beriman dan membenarkan beliau. Mereka memberitahukan hal itu kepada Abu Bakar radhiya`llahu anhu. Mereka bertanya: &quot;Apa pendapatmu tentang sahabatmu yang mengaku bahwasanya dia diisrakan malam tadi ke Baitul Maqdis?&quot; Dia (Abu Bakar) menjawab: &quot;Apakah ia berkata demikian?&quot; Mereka berkata: Ya. Dia menjawab: &quot;Jika ia mengatakan itu, maka sungguh ia telah (berkata) jujur.&quot; Mereka berkata: &quot;Apakah engkau membenarkannya bahwasanya dia pergi malam tadi ke Baitul Maqdis dan sudah pulang sebelum subuh?&quot; Dia menjawab: &quot;Ya, sungguh aku membenarkannya (bahkan) yang lebih jauh dari itu. Aku membenarkannya terhadap berita langit (yang datang) di waktu pagi maupun sore.&quot; Maka karena hal itulah, Abu Bakar diberi nama ash-Shiddiq (orang yang membenarkan).HR al-Hakim dari Aisyah radhiyallahu anha. Shahih lighairih menurut al-Albani dalam ash-Shahihah (I: 306).Datang sekelompok orang-orang Quraisy kepada Abu Bakar. Mereka kemudian berkata: &quot;Apa pendapatmu tentang sahabatmu&#160;! Ia mengaku bahwasanya dia mendatangi Baitul Maqdis, kemudian pulang ke Makkah dalam satu malam saja&#160;?! Abu Bakar menjawab: &quot;Apakah ia berkata demikian?&quot; Mereka berkata: &quot;Ya.&quot; Dia menjawab: &quot;Sungguh ia telah jujur.&quot; (menurut riwayat al-Baihaqi: Dia menjawab: &quot;Ya, sungguh aku membenarkannya bahkan yang lebih jauh dari itu. Aku membenarkannya terhadap berita langit.&quot; Dia berkata: Maka karena itulah, dia diberi nama ash-Shiddiq).HR Qasim bin Tsabit (dan al-Baihaqi) dalam ad-Dalail mereka masing-masing dari Jabir (al-Isra, h. 60-61).&#160;<br />
<br />
<br />
Download versi pdf <br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Posted in:  Isra Miraj<br />
<br />
<br />
<br />
   7  <br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Posting Lebih Baru<br />
<br />
<br />
Posting Lama<br />
<br />
Beranda<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
    Baca juga keterangan ini:<br />
<br />
    <br />
        <br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
    <br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
    ISRA BERSAMA RASULULLAH SAW KE LANGIT YANG PALING TINGGI<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
    <br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
    Tempat Suci Tiga Agama<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
    <br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
    Lokasi Bahtera Nuh Setelah Banjir Besar<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
    <br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
    Nabi Saleh AS.<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
    <br />
<br />
    <br />
        LinkWithin<br />
    <br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Popular<br />
Archives<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Popular Posts<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Bukti Peninggalan Nabi Daud AS.<br />
BUKTI PENINGGALAN NABI DAUD Baju dari besi dan perlengkapan perang abad ke-10 SM berhasil ditemukan sejumlah peneliti.      Pada zamannya, N...<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Haikal Sulaiman (Istana Nabi Sulaiman)<br />
Istana Nabi Sulaiman Haikal Sulaiman diduga berada di Masjid al-Aqsha.  Model Haikal Sulaiman      N    Abi Sulaiman Alaihisslam  (AS) adala...<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Lokasi Bahtera Nuh Setelah Banjir Besar<br />
GUNUNG ARARAT TURKI Penemuan Bangkai Kapal Nabi Nuh  Para ahli arkeologi menemukan sebuah tempat yang diperkirakan sebagai bangkai kapal Nab...<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Bertemunya Adam dan Hawa<br />
JABAL RAHMAH Tempat Bertemunya Adam dan Hawa  Mayoritas ulama sepakat, bahwa keduanya diturunkan secara terpisah (Adam di India sedangkan Ha...<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Waspadai Simbol Dajjal<br />
&quot;Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah Nasib yang pada diri mereka &quot;  ( Q...<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Tempat Adam AS diturunkan di bumi<br />
PUNCAK GUNUNG TERTINGGI Tempat Adam Diturunkan ke Bumi  Gunung Everest di Himalaya merupakan puncak gunung tertinggi di dunia. Puncaknya men...<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Nabi Idris<br />
NABI IDRIS Melacak Jejak Penulis Pertama Dengan Pena Pada masanya, manusia sudah berbicara dalam 72 bahasa. Ia suka menulis, menggambar pemb...<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Khadijah R.A.<br />
Biografi Khadijah Al Kubra ra  Siti Khadijah adalah istri pertama Nabi Muhammad SAW, wanita terbaik dari golongan Islam. Nabi Muhammad sanga...<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
UMAT NABI HUD<br />
 KAUM &#8216;AD &#8211; UMAT NABI HUD      Irama Dzaati al-Imaad           Reruntuhan yang berhasil digali oleh para peneliti arkeologi di kawasan Ubar....<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Sisa-sisa Kehancuran Kaum Tsamud<br />
    MADAIN SALEH   Sisa-sisa Kehancuran Kaum Tsamud     Kaum Tsamud dikenal sebagai arsitektur dan entrepreneur yang hebat pada masanya.    ...<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Visitors<br />
<br />
<br />
&quot;));<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Biografi<br />
(9)<br />
<br />
<br />
Dajjal<br />
(2)<br />
<br />
<br />
Islam basic<br />
(6)<br />
<br />
<br />
Isra Miraj<br />
(2)<br />
<br />
<br />
Kisah dalam AlQuran<br />
(8)<br />
<br />
<br />
Kisah Islam<br />
(2)<br />
<br />
<br />
Tarikh Nabi<br />
(14)<br />
<br />
<br />
Tempat-tempat Islam<br />
(2)<br />
<br />
<br />
Terminologi Alquran<br />
(1)<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Share<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
a.fjfcl74:visited {color: #FCC; font-size: 1px; font-family: Arial, sans-serif;} a.fjfcl74:link {color: #CCC; font-size: 1px; font-family: Arial, sans-serif;}<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
IU Bloglist<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Berbagi Informasi<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Ramalan Zodiak Terbaru Hari Ini 22 - 28 Mei 2013<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
CreatiVoltz<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Ramalan Zodiak 14 - 21 Mei 2013<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Black Share<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Free Download KakaoTalk 3.6.9 apk<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Black Cheat<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Free Download Point Blank PB Offline 2013 Terbaru (Lengkap Tutorial Instal)<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
&#160;]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~hermadut.blogspot.com?copy=iki3ab</guid>
</item>
<item>
<title>KABAH: Tempat Ibadah Pertama di Muka Bumi ~ IslamUniversal</title>
<link>http://blogcopy.com/~hermadut.blogspot.com?copy=2cpzyzj</link>
<pubDate>Wed, 22 May 2013 05:44:10 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[Penjelasan<br />
ini berdasarkan keterangan AlQuran surah Al-Baqarah[2] ayat 127 dan surah<br />
Al-Hajj[22] ayat 26.]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~hermadut.blogspot.com?copy=2cpzyzj</guid>
</item>
<item>
<title>Sisa-sisa Kehancuran Kaum Tsamud ~ IslamUniversal</title>
<link>http://blogcopy.com/~hermadut.blogspot.com?copy=46vhuor</link>
<pubDate>Wed, 22 May 2013 05:43:46 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[Kota bekas peninggalan umat Nabi<br />
Saleh AS, yaitu kaum Tsamud di Al-Hijr (Madain Saleh) kini menjadi salah satu<br />
kota warisan dunia. Badan PBB untuk pendidikan, ilmu pengetahuan dan kebudayaan<br />
(UNESCO), pada awal juli 2008 lalu telah mengesahkan kota tua Madain Saleh yang<br />
terletak di utara Madinah itu sebagai salah satu warisan dunia (World Heritage Site).<br />
<br />
&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160; Kaum Tsamud dan Nabatea yang menetap<br />
di Madain Saleh adalah situs bersejarah yang memiliki 132 kamar dan kuburan.<br />
Tempat ini terletak sekitar 440 km di sebelah utara Madinah. Peninggalan yang<br />
masih bisa dilihat disini adalah ukiran dan pahatan pada tembok, menara, serta<br />
sejumlah saluran air dan bak-bak air.]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~hermadut.blogspot.com?copy=46vhuor</guid>
</item>
<item>
<title>Sisa-sisa Kehancuran Kaum Tsamud ~ IslamUniversal</title>
<link>http://blogcopy.com/~hermadut.blogspot.com?copy=2cpzyuj</link>
<pubDate>Wed, 22 May 2013 05:42:48 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[Madain Saleh;<br />
Warisan Dunia]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~hermadut.blogspot.com?copy=2cpzyuj</guid>
</item>
<item>
<title>KABAH: Tempat Ibadah Pertama di Muka Bumi ~ IslamUniversal</title>
<link>http://blogcopy.com/~hermadut.blogspot.com?copy=1fn90yo</link>
<pubDate>Wed, 22 May 2013 05:42:44 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[Dalam<br />
menafsirkan surah Ali Imran [3] ayat 96, Al-Qurthubi, seorang ahli tafsir,<br />
mengatakan bahwa orang yang pertama kali membangun Baitullah adalah Nabi Adam AS.<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Ali<br />
bin Abi Thalib menyatakan, &#8220;Allah SWT memerintahkan para malaikat-Nya untuk<br />
membangun Baitullah di muka bumi dan melaksanakan Thawaf disana. Peristiwa<br />
tersebut terjadi sebelum Adam diturunkan ke bumi. Setelah turun, Adam<br />
menyempurnakan bangunannya dan berthawaf disana dan juga para nabi setelahnya. Kemudian,<br />
pembangunan Baitullah tersebut dilaksanakan kembali dan disempurnakan oleh Nabi<br />
Ibrahim AS bersama putranya, Ismail&#8221;]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~hermadut.blogspot.com?copy=1fn90yo</guid>
</item>
<item>
<title>Sisa-sisa Kehancuran Kaum Tsamud ~ IslamUniversal</title>
<link>http://blogcopy.com/~hermadut.blogspot.com?copy=iki30b</link>
<pubDate>Wed, 22 May 2013 05:41:38 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[Pada<br />
sekitar 2000 tahun silam, kaum Tsamud telah mendirikan sebuah kerajaan bersama<br />
bangsa arab lain dan diberi nama Nabataeans.]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~hermadut.blogspot.com?copy=iki30b</guid>
</item>
<item>
<title>Sisa-sisa Kehancuran Kaum Tsamud ~ IslamUniversal</title>
<link>http://blogcopy.com/~hermadut.blogspot.com?copy=iki2xt</link>
<pubDate>Wed, 22 May 2013 05:40:51 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[Pahatan Batu<br />
<br />
&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160; Dari beberapa keterangan yang<br />
ada, Brittanica Micropedia<br />
menyebutkan bahwa di Arabia Kuno, sekelompok suku tampaknya telah memiliki<br />
keunggulan sejak sekitar abad 4 SM sampai pertengahan awal abad 7 M. meskipun<br />
kaum Tsamud kemungkinan asal-usulnya dari Arabia Selatan, sebuah kelompok besar<br />
rupanya pindah ke Utara pada awal-awal tahun, secara tradisional berdiam di<br />
lereng gunung (jabal) Athlab.]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~hermadut.blogspot.com?copy=iki2xt</guid>
</item>
<item>
<title>KABAH: Tempat Ibadah Pertama di Muka Bumi ~ IslamUniversal</title>
<link>http://blogcopy.com/~hermadut.blogspot.com?copy=39sqwge</link>
<pubDate>Wed, 22 May 2013 05:40:08 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[pasti mengenal Ka&#8217;bah, rumah Allah (Baitullah) yang menjadi kiblat umat Islam di seluruh jagat raya<br />
ini. Ka&#8217;bah atau Bayt Atiq dibangun<br />
oleh Nabi Ibrahim AS dan putranya, Nabi Ismail AS. dan Baitullah ini merupakan tempat ibadah yang pertama kali dibangun di<br />
atas dunia.]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~hermadut.blogspot.com?copy=39sqwge</guid>
</item>
<item>
<title>KABAH: Tempat Ibadah Pertama di Muka Bumi ~ IslamUniversal</title>
<link>http://blogcopy.com/~hermadut.blogspot.com?copy=2t9dex3</link>
<pubDate>Wed, 22 May 2013 05:37:08 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[U<br />
<br />
 <br />
<br />
<br />
<br />
mat<br />
Islam di seluruh dunia pasti mengenal Ka&#8217;bah, rumah Allah (Baitullah) yang menjadi kiblat umat Islam di seluruh jagat raya<br />
ini. Ka&#8217;bah atau Bayt Atiq dibangun<br />
oleh Nabi Ibrahim AS dan putranya, Nabi Ismail AS. dan Baitullah ini merupakan tempat ibadah yang pertama kali dibangun di<br />
atas dunia.<br />
<br />
&#8220;Sesungguhnya,<br />
rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadah) manusia ialah Baitullah<br />
di Bakkah (Makkah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia.<br />
Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (diantaranya) Maqam Ibrahim.<br />
Barangsiapa memasukinya menjadi amanlah dia. Mengerjakan haji adalah kewajiban<br />
manusia terhadap Allah. Yaitu, (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan<br />
ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), sesungguhnya Allah Maha<br />
Kaya dari semesta alam.&#8221; (QS. Ali Imran [3]: 96-97)<br />
<br />
<br />
<br />
Dalam<br />
menafsirkan surah Ali Imran [3] ayat 96, Al-Qurthubi, seorang ahli tafsir,<br />
mengatakan bahwa orang yang pertama kali membangun Baitullah adalah Nabi Adam AS.<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Ali<br />
bin Abi Thalib menyatakan, &#8220;Allah SWT memerintahkan para malaikat-Nya untuk<br />
membangun Baitullah di muka bumi dan melaksanakan Thawaf disana. Peristiwa<br />
tersebut terjadi sebelum Adam diturunkan ke bumi. Setelah turun, Adam<br />
menyempurnakan bangunannya dan berthawaf disana dan juga para nabi setelahnya. Kemudian,<br />
pembangunan Baitullah tersebut dilaksanakan kembali dan disempurnakan oleh Nabi<br />
Ibrahim AS bersama putranya, Ismail&#8221;<br />
<br />
<br />
<br />
Penjelasan<br />
ini berdasarkan keterangan AlQuran surah Al-Baqarah[2] ayat 127 dan surah<br />
Al-Hajj[22] ayat 26.<br />
<br />
&#8220;Dan,<br />
ingatlah ketika Ibrahim meninggikan pondasi Baitullah bersama Ismail (seraya<br />
berdoa), &#8216;Ya Rabb kami, terimalah (amal) dari kami. Sesungguhnya, Engkaulah<br />
Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.&#8221; (QS. Al-Baqarah<br />
[2]: 127).<br />
<br />
Dari<br />
keterangan ini, jelaslah bahwa yang pertama kali membangun Ka&#8217;bah adalah Nabi<br />
Adam AS. Dan, yang menyempurnakan pembangunan Ka&#8217;bah dengan memasang atau<br />
meninggikan pondasinya adalah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.<br />
<br />
Para ulama salaf mengatakan bahwa<br />
disetiap tingkat langit terdapat sebuah rumah. Penduduk langit tersebut<br />
beribadah kepada Allah di rumah tersebut, oleh karena itulah, Allah<br />
memerintahkan Nabi Ibrahim AS membuat bangunan seperti itu di muka bumi.]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~hermadut.blogspot.com?copy=2t9dex3</guid>
</item>
<item>
<title>Lokasi Bahtera Nuh Setelah Banjir Besar ~ IslamUniversal</title>
<link>http://blogcopy.com/~hermadut.blogspot.com?copy=1w6mad8</link>
<pubDate>Wed, 22 May 2013 04:53:27 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[Home<br />
Downloads &#187;<br />
<br />
E-Book<br />
Software Islamic<br />
<br />
<br />
TRIVIA IU<br />
Join IU<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Readers View<br />
<br />
<br />
Facebook<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Daftar isi<br />
<br />
<br />
<br />
Biografi<br />
(9)<br />
<br />
<br />
Dajjal<br />
(2)<br />
<br />
<br />
Islam basic<br />
(6)<br />
<br />
<br />
Isra Miraj<br />
(2)<br />
<br />
<br />
Kisah dalam AlQuran<br />
(8)<br />
<br />
<br />
Kisah Islam<br />
(2)<br />
<br />
<br />
Tarikh Nabi<br />
(14)<br />
<br />
<br />
Tempat-tempat Islam<br />
(2)<br />
<br />
<br />
Terminologi Alquran<br />
(1)<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Halaman<br />
<br />
<br />
Home<br />
Download E-book<br />
Download Software Islami<br />
Trivia IU<br />
About This Blog<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Lokasi Bahtera Nuh Setelah Banjir Besar<br />
<br />
<br />
<br />
06.30<br />
 &#160;hermadut<br />
 &#160;<br />
<br />
<br />
<br />
GUNUNG ARARAT TURKIPenemuan Bangkai Kapal Nabi Nuh<br />
Para ahli arkeologi menemukan sebuah tempat yang diperkirakan sebagai bangkai kapal Nabi Nuh.<br />
                                                  <br />
Di Gunung Ararat, Turki ini, para peneliti meyakini sebagai tempat berlabuhnya kapal Nabi Nuh AS saat banjir besar surut. Tampak model perahu yang dijadikan pusat penelitian.<br />
<br />
   B  <br />
agi umat islam yang pernah membaca sejarah 25 Nabi dan Rasul, pastinya mengetahui tentang kisah Nabi Nuh Alaihissalam. Ia diutus oleh Allah SWT untuk mengajak kaumnya menyembah Allah. Dan selama lebih kurang 950 tahun, Nabi Nuh berdakwah kepada tiga generasi dari kaumnya. Dalam waktu yang panjang itu, Nabi Nuh AS hanya mendapatkan pengikut kurang dari 100 orang dan delapan anggota keluarganya (ada yang menyebutkan 70 orang dan 8 anggota keluarganya).Padahal, Nabi Nuh AS telah berdakwah siang dan malam, namun kaumnya tak mau juga menerima kehadirannya sebagai rasul Allah. Hingga akhirnya Ia memohon kepada Allah agar kaumnya yang suka membangkang itu di beri peringatan. Doanya pun dikabulkan oleh Allah SWT. Ia diperintahkan untuk membuat sebuah perahu besar (bahtera) sebagai persiapan bila siksa Allah berupa banjir besar datang.<br />
<br />
Nuh diperintahkan untuk mengikutsertakan berbagai spesies binatang secara berpasang-pasangan, baik liar maupun jinak ke dalam perahunya. Setelah semuanya siap, pengikut Nabi Nuh dan hewan-hewan tersebut telah naik ke dalam bahtera itu, turunlah hujan yang sangat lebat hingga mengakibatkan banjir besar. Selain mereka yang berada di atas kapal, tak ada yang selamat dari banjir tersebut. Setelah beberapa lama berlayar di atas lautan banjir, air pun surut.&#160; &#160; &#160; &#160; &#160;Dan ketika banjir telah reda dan air telah surut, kapal Nabi Nuh kemudian terdampar (berlabuh) di sebuah bukit yang tinggi (al-judy). Peristiwa ini secara lengkap terdapat dalam AlQuran surah Nuh [71]: 1-28; Hud[11]: 25-33, 40-48, dan 89.&#8220;Dan difirmankan: &#8220;Hai bumi telanlah airmu, dan hai langit (hujan) berhentilah, &#8220;dan air pun disurutkan, perintah pun diselesaikan dan bahtera itu berlabuh di atas bukit (judy) dan dikatakan: &#8220;Binasalah orang-orang yang zhalim.&#8221; (QS. Hud [11]: 44)Cerita serupa juga terdapat dalam berbagai surah lainnya dalam AlQuran, seperti Al-Ankabut [29]:14-15, Al-Mu&#8217;minun [23]: 23-41, Asy-Syuara [26]: 105-122, Al-A&#8217;raf [7]: 59-69, dan Yunus [10]: 71-74.&#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160;Peristiwa banjir besar yang melanda umat Nabi Nuh ini, tidak hanya terdapat dalam AlQuran, tetapi juga ada dalam agama dan kebudayaan negeri lainnya. Dalam Injil (bible), kisah serupa juga terdapat dalam Genesis 6: 15, 7: 4-7, 8: 3-4, dan 8: 29. Begitu juga dalam Mitologi Sumeria, Akkadia, Babilonia, serta kebudayaan India, Wales, Lithuania, dan Cina. (lihat penjelasannya pada bagian artikel ini)&#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160;Para peneliti arkeologi dari berbagai negara berlomba-lomba mengungkap kebenaran cerita itu dengan meneliti tempat berlabuhnya kapal Nuh tersebut. Bahkan seorang warga dari Belanda, Johan Huibers, membuat replika kapal Nabi Nuh beberapa tahun silam, proyeknya itu ia klaim sebagai pembuktian kesetiaan imannya kepada Tuhan dan ajaraNya.Bukan hanya Huibers yang terinspirasi dari kisah Nabi Nuh. Tapi, cerita tentang bahtera Nabi Nuh telah beratus-ratus tahun menjadi inspirasi maupun perbincangan di kalangan awam, arkeolog, dan sejarawan dunia. Hingga mereka berusaha untuk menemukan bangkai atau sisa-sisa dari perahu Nuh itu. Sejumlah peneliti mengaku telah menemukan bukti-bukti tentang keberadaan kapal Nuh itu. Melalui penelitian selama beratu-ratus tahun dan mengamati hasil foto satelit, salah satu situs yang dipercaya sebagai jejak peninggalan kapal tersebut terletak di pegunungan Ararat, Turki yang berdekatan dengan perbatasan Iran.&#160; &#160; &#160; Pemerintah Turki mengklaim, bahwa setelah lebih dari 5000 tahun terpendam, bangkai kapal Nuh tersebut ditemukan pada 11 Agustus 1979 di wilayahnya. Bahkan, situs ini telah dibuka untuk umum dan menjadi objek wisata. Pemerintah Iran juga melakukan penyelidikan di Gunung Sabalan, 300 Km dari situs pertama.&#160; &#160; &#160; &#160; &#160; Seperti yang terlihat dari foto-foto lansiran situs www.noaharks-naxuan.com, di lokasi gunung Ararat, tampak sebuah bentuk simetris raksasa seperti cekungan perahu. Diduga tanah, debu, dan batuan vulkanis yang memiliki usia berbeda-beda, telah masuk ke dalam perahu tersebut selama ribuan tahun sehingga memadat dan membentuk seperti perahu. Disekitarnya ditemukan pula jangkar batu, reruntuhan bekas pemukiman, dan ukiran dari batu.&#160; &#160; &#160; &#160; Memanfaatkan peta satelit dari Google Earth, lokasi situs perahu Nabi Nuh itu terletak pada ketinggian sekitar 2.515 meter dari permukaan laut (dpl). Lokasinya berada di kaki bukit yang agak rata. Sedangkan di daerah sekitarnya terdapat lembah raksasa yang memiliki ketinggian jauh lebih rendah. Berdasarkan hal ini, perahu Nabi Nuh diperkirakan mendarat pada saat banjir masih belum benar-benar surut. Hal ini juga menunjukkan bahwa kondisi topografi di sekitar situs perahu Nabi Nuh sangat mendukung untuk terjadinya banjir besar.&#160; &#160; &#160; &#160;Keberadaan kapal Nuh di pegunungan Ararat itu diyakini para peneliti arkeologi sebagai penemuan paling heboh, selain Mumi Firaun. Sebab, penelitian itu telah dilakukan ratusan kali dengan melibatkan para pakar dan ahli geologi, arkeolog dan pesawat luar angkasa untuk mengawasi serta meneliti pegunungan Ararat. Dan &#8216;penemuan&#8217; ini sangat berharga karena peristiwa itu terjadi lebih dari 5000 tahun yang lalu.&#160; &#160; &#160; &#160; Di sekitar obyek tersebut, juga ditemukan sebuah batu besar dengan lubang pahatan. Para peneliti percaya bahwa batu tersebut adalah drogue-stones. Pada zaman dulu, batu tersebut biasa dipakai pada bagian belakang perahu besar (kemudi) untuk menstabilkan perahu sewaktu berlayar. Para peneliti juga menemukan sesuatu yang tidak lazim pada batu tersebut, yaitu adanya molekul baja yang diperkirakan berusia ribuan tahun lalu dan dibuat oleh tangan manusia. Karena itu, mereka meyakini, tempat tersebut adalah jejak pendaratan perahu Nuh.&#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160;Dari beberapa foto-foto yang dihasilkan, lokasi gunung Ararat ini memang menunjukan adanya sebuah perahu yang sangat besar. Ukuran perahu itu diperkirakan memiliki luas 7.546 kaki dengan panjang sekitar 500 kaki, lebar 83 kaki dan tinggi 50 kaki. Dalam situs www.worldwideflood.com juga dibahas secara lebih mendetil, mulai dari ukuran perahu, hewan yang naik ke kapal, bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat perahu, dan lain sebagainya.Baidawi, salah seorang peneliti muslim menjelaskan, ukuran kapal itu sekitar 300 hasta (50 meter dan luas 30 meter) dan terdiri dari tiga tingkat. Di tingkat pertama diletakkan binatang-binatang liar dan yang sudah dijinakkan. Lalu, pada tingkat kedua ditempatkan manusia, dan yang ketiga burung-burung.Ada juga yang berpendapat, kapal Nuh itu berukuran lebih luas dari sebuah lapangan sepak bola. Luas pada bagian dalamnya cukup untuk menampung ratusan ribu manusia (tinggi manusia jaman modern). Dan jarak dari satu tingkat ke tingkat lainnya mencapai 12 hingga 13 kaki. Dan hewan-hewan dari berbagai spesies itu jumlahnya diperkirakan mencapai puluhan ribu ekor.Menurut Dr. Withcomb, dalam perahu itu terdapat sekitar 3.700 binatang mamalia, 8.600 jenis burung, 6.300 jenis reptilia, 2.500 jenis amfibi, dan sisanya umat Nabi Nuh. Adapun berat perahu tersebut diprediksi mencapai 24.300 ton.Bahtera Nabi Nuh diperkirakan dibuat sekitar tahun 3465 SM. Dan beberapa berpendapat, perahu tersebut dibangun disebuah tempat bernama Shuruppak, yaitu sebuah kawasan yang terletak di selatan Irak. Jika perahu itu dibangun di selatan Irak (tempat Nabi Nuh diutus) dan akhirnya terdampar di utara Turki, kemungkinan besar bahtera tersebut telah terbawa arus air sejauh 560 km.&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160; Kebenaran penemuan itu, masih diperdebatkan banyak pihak. Namun, sejumlah peneliti percaya bahwa pegunungan Ararat adalah tempat berlabuhnya kapal Nuh. AlQuran tidak menyebutkan nama sebuah gunung kecuali nama al-judy, yang bermakna sebuah tempat yang tinggi.Pegunungan Ararat dikenal sebagai gunung yang unik di Turki. Keunikannya, hampir setiap hari akan terlihat pelangi dari sebelah utara puncak gunung.<br />
<br />
   pegunungan Ararat ini dikenal pula sebagai salah satu gunung yang memiliki puncak terluas di dunia dan tertinggi di Turki. Puncak tertingginya mencapai 16,984 kaki dari permukaan laut, sedangkan puncak kecilnya setinggi 12.806 kaki. Jika seseorang berhasil menaklukkan pucak besarnya, mereka akan menyaksikan empat wilayah Negara, yaitu Rusia, Iran, Irak, dan Turki.<br />
<br />
Kontroversi Seputar Banjir Besar&#160; &#160; Para ahli dan peneliti sepakat bahwa banjir besar yang terjadi di zaman Nabi Nuh benar-benar ada. Bahkan dalam berbagai agama dan kepercayaan, menceritakan kisah banjir besar yang melanda umat Nabi Nuh.&#160; &#160; &#160; Perbedaaan pendapat muncul seputar peristiwa itu. Setidaknya ada dua hal yang kini menjadi kontroversi. Pertama, benarkah banjir besar itu menenggelamkan seluruh dunia? Dan, Kedua, apakah seluruh jenis hewan (masing-masing sepasang) yang ada di muka bumi ini naik ke bahtera Nabi Nuh AS, termasuk jinak dan liar?<br />
Banjir Domestik&#160; &#160; &#160; Umat Nabi Nuh ditenggelamkan dengan sebuah banjir yang sangat besar karena mereka membangkang atas ajakan Nabi Nuh untuk beriman kepada Allah. Berapa besarnya dan seberapa luasnya banjir itu terjadi masih diperselisihkan .Setidaknya, ada dua persoalan besar yang menjadi perselisihan kalangan ulama maupun ahli arkeologi mengenai banjir besar ini. Kedua persoalan besar itu adalah apakah banjir besar itu menenggelamkan seluruh dunia (global), atau terbatas pada wilayah tertentu (lokal/domestik), yakni di wilayah tempat Nabi Nuh AS berdakwah kepada kaumnya.&#160; &#160; &#160; &#160;Tak mudah menjawab pertanyaan itu. Sebab, untuk membedahnya secara lebih lengkap, dibutuhkan data empiris dalam berbagai bidang ilmu, seperti geologi, arkeologi, sejarah, astronomi, geografi, termasuk keterangan yang terdapat dalam kitab-kitab agama. Yang sudah sangat jelas adalah kapal atau bahtera Nabi Nuh itu dipercaya telah ditemukan, tepatnya di atas Gunung Ararat diperbatasan antara Turki dan Iran pada ketinggian sekitar 2.515 dpl. Pada 11 Agustus 1979.&#160; &#160; &#160; Ada yang berpendapat, banjir besar itu melanda seluruh dunia sehingga tidak ada satu binatang atau seorang manusia pun yang selamat, kecuali yang berada di atas kapal tersebut.Di dalam AlQuran maupun bible menyebutkan kaum Nuh dibinasakan dengan sebuah banjir besar. Sebagian ulama ataupun pemerhati sains dan teknologi menyatakan banjir besar itu adalah banjir global yang menenggelamkan seluruh dunia. Penganut Kristen dan Katholik, mempercayai peristiwa itu terjadi secara global. Hal ini dimuat dalam Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru yang menyatakan terjadinya banjir bersifat global. Pendapat ini diperkuat dengan keterangan dari Genesis 7:4 yang menyatakan &#8220;Untuk selama tujuh hari, Aku akan menyebabkan hujan di bumi, 40 hari dan 40 malam dan setiap makhluk hidup yang telah Aku ciptakan, akan Aku binasakan di permukaan bumi&#8221;.&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160; Dalam AlQuran disebutkan:Nuh berkata: &quot;Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan seorangpun di antara orang-orang kafir itu tinggal di atas bumi. Sesungguhnya jika Engkau biarkan mereka tinggal, niscaya mereka akan menyesatkan hamba-hamba-Mu, dan mereka tidak akan melahirkan selain anak yang berbuat maksiat lagi sangat kafir. (QS. Nuh [71]: 26-27)Dan bahtera itu berlayar membawa mereka dalam gelombang laksana gunung. Dan Nuh memanggil anaknya, sedang anak itu berada di tempat yang jauh terpencil: &quot;Hai anakku, naiklah (ke kapal) bersama kami dan janganlah kamu berada bersama orang-orang yang kafir&quot;. Anaknya menjawab: &quot;Aku akan mencari perlindungan ke gunung yang dapat memeliharaku dari air bah!&quot; Nuh berkata: &quot;Tidak ada yang melindungi hari ini dari azab Allah selain Allah (saja) Yang Maha Penyayang&quot;. Dan gelombang menjadi penghalang antara keduanya; maka jadilah anak itu termasuk orang-orang yang ditenggelamkan. (QS. Hud [11]: 43)<br />
&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160; Bagi kelompok yang menyatakan banjir global, kalimat &#8220;dibinasakannya seluruh orang kafir dari muka bumi&#8221; dan besarnya banjir yang &#8220;gelombangnya laksana gunung&#8221; itu, menandakan banjir itu adalah banjir global yang menenggelamkan seluruh dunia. Mereka mendasarkan pendapatnya pada ayat 42-43 surah Hud [11] dan doa Nabi Nuh AS di atas.&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160; Kelompok yang mendukung pendapat ini menunjukan data dan bukti berupa penemua fosil-fosil gajah purba (mammoth). Menurut mereka, fosil mammoth itu ikut musnah ketika banjir terjadi. Fosil itu diantaranya ditemukan di Siberia pada 2 juli 2007 lalu, juga pada 24 juni 1977. Dan fosil mammoth yang lebih besar (dewasa) membeku di kutub utara. Menurut hasil penelitian, fosil-fosil gajah purba itu diperkirakan berusia sekitar 10 ribu tahun.Pendapat ini juga didukung salah seorang penulis Indonesia yang bernama H. Sumar, pemerhati Alquran dan sains. Menurutnya peristiwa itu terjadi sekitar 10 ribu tahun yang lalu dengan bukti berupa musnahnya mammoth di Siberia itu. Ahmad Bahjat, penulis buku Sejarah Nabi-nabi Allah, menyatakan, banjir itu adalah banjir global.&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160; Namun, pendapat ini dibantah pihak lain. Harun Yahya, penulis buku Kisah-Kisah dalam Alquran dan Jejak-Jejak Bangsa Terdahulu, maupun dalam situs www.bangsamusnah.com, menyatakan banjir tersebut hanya terjadi di wilayah tertentu, yakni ditempat umat Nabi Nuh berada (domestik), dan tidak terjadi secara global yang menenggelamkan dunia. Ia mendasarkan pendapatnya ini dengan peristiwa yang menimpa kaum &#8216;Ad dan Tsamud.Menurut kelompok yang menyatakan banjir di zaman Nabi Nuh AS sebagai banjir domestik (lokal), berdasarkan keterangan ayat AlQuran juga. Diantaranya QS. Ar-Ra&#8217;du[13]:17; An-Nahl[16]:36, 84, 89; Al-Mu&#8217;minun[23]:44; An-Nisa[4]:41; dan Yunus[10]:47. Ayat-ayat tersebut menjelaskan tentang adanya rasul yang diutus oleh Allah pada setiap umat.Menurut kelompok ini pada zaman Nabi Nuh AS, ada nabi dan rasul lain yang hidup sezaman dengannya. Namun wilayahnya berjauhan dan tidak hanya berada di negara-negara Timur Tengah saja.Contoh nabi dan rasul yang hidup sezaman adalah Nabi Ibrahim dengan Nabi Luth, Ismail dan Ishak. Lalu, Nabi Ya&#8217;kub sezaman dengan Nabi Yusuf. Nabi Musa hidup sezaman dengan Harun dan Nabi Syuaib, Nabi Zakaria sezaman dengan Yahya, serta lainnya. Karena itu, menurut kelompok ini, banjir besar itu hanya menimpa umatnya Nabi Nuh saja.Lalu siapakah nabi yang kira-kira hidup sezaman dengan Nabi Nuh? Inilah yang perlu dilacak kembali. Sebab berdasarkan hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Bukhari, jumlah nabi sebanyak 124 ribu orang dan rasul berjumlah 313 orang. Syekh Ahmad Marzuqy al-Jawi Al-Bantani dalam kitab Syarah Nur al-Zhalam, juga menyebutkan jumlah Nabi dan Rasul seperti yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, Nabi pertama adalah Adam AS, sedangkan penutup nabi dan rasul adalah Muhammad SAW. AlQuran menyebutkan, jumlah nabi dan rasul itu sangat banyak dan hanya sebagian saja yang disebutkan dalam Alquran.<br />
<br />
&#8220;Dan, Sesungguhnya telah Kami utus beberapa orang rasul sebelum kamu, di antara mereka ada yang Kami ceritakan kepadamu dan di antara mereka ada (pula) yang tidak Kami ceritakan kepadamu&#8221; (QS. Al-Mu&#8217;min [40]: 78).<br />
&#160; &#160; &#160; &#160; &#160; Bila jumlah nabi dan rasul itu dibagi dengan masa hidup para nabi dan rasul sejak Nabi Adam hingga Rasulullah SAW (5872 SM. &#8211; 571 M.), setidaknya setiap tahun, terdapat sekitar 19-20 orang nabi dan rasul yang diutus Allah untuk mengajak umat manusia agar beriman dan menyembah Allah. &#160;&#160; &#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160; Sejumlah ahli tafsir dan beberapa penulis buku kisah para nabi dan rasul, seperti Ibnu Katsir (Qishash al-Anbiya&#8217;) dan Afif Abdul Fatah menyatakan, banjir itu adalah banjir lokal dan hanya umat Nabi Nuh yang dibinasakan. Argumentasinya diperkuat dengan penjelasan bahwa berdasarkan hasil penelitian para ahli geologi terhadap banjir besar itu, perisitiwa itu terjadi di wilayah Mesopotamia yang meliputi wilayah Turki, Iran, Irak, dan Rusia. Karena daerah itu berupa cekungan raksasa yang luasnya mencapai 9 hingga 10 juta hektar, atau sekitar 70 persen dari luas Pulau Jawa. Sehingga banjir tersebut besarnya bisa disamakan seperti lautan karena puncak bukit setinggi 5.000 meter, tidak akan akan tampak pada jarak 250 kilometer.Dari hasil citra satelit, lingkup banjir pada saat perahu Nabi Nuh mendarat dapat dilacak dengan membuat garis ketinggian , dan menelusuri level yang sama dengan level lokasi perahu ditemukan. Dari sana diketahui luas area banjir sekitar empat juta hektar, sedangkan panjang lingkup banjir sekitar 560 km.&#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160;Kelompok kedua ini juga berpendapat, suatu kaum tidak akan dibinasakan sebelum Allah mengutus seorang rasul diantara mereka, untuk menerangkan ayat-ayat Allah dan memberikan peringatan.<br />
Dan, tidak adalah Tuhanmu membinasakan kota-kota, sebelum Dia mengutus di ibukota itu seorang rasul yang membacakan ayat-ayat Kami kepada mereka; dan tidak pernah (pula) Kami membinasakan kota-kota; kecuali penduduknya dalam keadaan melakukan kezaliman. (QS. Al-Qashash [28]: 59)<br />
&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160; Harun Yahya juga menegaskan, banjir besar menimpa umat Nabi Nuh merupakan banjir domestik dan bukan banjir global yang menenggelamkan seluruh dunia. Dalam AlQuran disebutkan, Nabi Nuh memohon kepada Allah agar orang-orang yang tak beriman dan mendustakan dirinya sebagai rasul Allah itu dibinasakan saja<br />
&#8220;Disebabkan kesalahan-kesalahan mereka, mereka ditenggelamkan lalu dimasukkan ke neraka, maka mereka tidak mendapat penolong-penolong bagi mereka selain dari Allah. Nuh berkata: &quot;Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan seorangpun di antara orang-orang kafir itu tinggal di atas bumi. Sesungguhnya jika Engkau biarkan mereka tinggal, niscaya mereka akan menyesatkan hamba-hamba-Mu, dan mereka tidak akan melahirkan selain anak yang berbuat maksiat lagi sangat kafir.&#8221; (QS. Nuh [71]: 25-27)&#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160;&#160; &#160; &#160; Ibnu Katsir dalam bukunya Qishash al-Anbiya&#8217; menyatakan, doa Nabi Nuh AS itu hanya ditujukan untuk umatnya saja, dan bukan keseluruhan umat manusia. Selain itu, umat yang mendiami bumi ini juga terbatas, dan belum merata seperti sekarang ini.<br />
Enam Ribu Tahun LaluKelompok yang menyatakan banjir Nuh ini sebagai banjir domestik (lokal) juga berpendapat bahwa banjir itu terjadi hanya sekitar 6000 tahun yang lalu, bukan 10 ribu tahun lalu. Nabi Nuh hidup antara tahun 3993-3043 SM (950 tahun), atau sekitar 6000 tahun lalu. Dalam berbagai literatur disebutkan, Nabi Adam AS diperkirakan hidup sekitar tahun 5872 SM atau sekitar 7.800 tahun lalu, dan Nabi Nuh AS hidup pada 4000 SM atau 6000 tahun lalu. Menurut sebagian riwayat, termasuk dalam bible, pada saat banjir besar terjadi, Nabi Nuh berusia sekitar 600 tahun dari total usianya yang mencapai 950 tahun.Berdasarkan data itu, peristiwa banjir besar ini diperkirakan terjadi 5.400 tahun yang lalu atau sekitar tahun 3.400 SM. Dalam buku Atlas Sejarah Nabi dan Rasul karya Sami bin Abdullah al-Maghluts, secara lengkap diterangkan masa kehidupan dari Nabi Adam AS hingga Nabi Muhammad SAW. (terdapat dalam table di artikel ini).Tentu menarik dicermati, pendapat yang mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi sekitar 10 ribu tahun yang lalu, dengan bukti musnahnya mammoth (gajah purba) yang diperkirakan telah ada sekitar 10 ribu tahun lalu sebelum banjir besar terjadi. Tentunya, bila benar seperti itu, berarti peristiwa itu terjadi sebelum zamannya Nabi Adam AS. Sebab, Nabi Nuh dan Nabi Adam hidup sekitar 6000 tahun dan 8000 tahun yang lalu.Penelitian arkeologi di sekitar Timur Tengah menunjukan bukti sedimen dan endapan Lumpur tua, yang membuktikan memang pernah terjadi air bah luar biasa, yaitu meluapnya dua sungai besar, Eufrat dan Tigris, persisnya pada 4000 tahun SM, atau sezaman dengan masa hidup Nuh. Wa Allahu A&#8217;lam<br />
Sebagian Binatang&#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160;Sama halnya dengan banjir besar terjadi secara regional atau global, para ahli juga berbeda pendapat dengan binatang atau hewan yang naik ke kapal Nabi Nuh AS.Pendapat pertama, menyatakan seluruh hewan atau binatang yang ada dimuka bumi naik ke atas kapal secara berpasang-pasangan, baik jinak maupun liar.Pendapat kedua, menyatakan hanya sebagian hewan saja yang naik ke kapala Nabi Nuh AS, baik jinak maupun liar. Penjelasan mengenai agar hewan dinaikkan hanya sepasang, mengindikasikan tidak semuanya dinaikkan ke kapal.&#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160;Sementara itu, H. Sumar berpendapat, hewan yang dinaikkan ke kapal Nabi Nuh AS. hanya sebatas pada binatang ternak dan jinak saja, dan tidak ada hewan liar atau binatang buas seperti ular, singa, harimau, buaya, dan lainnya.&#160; &#160; &#160; &#160; &#160;Namun, banyak ahli yang menyatakan, hewan yang naik ke bahtera Nabi Nuh adalah semua jenis hewan, masing-masing sepasang (jantan dan betina), buas maupun jinak. para ahli berpendapat tidak semua hewan dinaikkan ke bahtera itu, sebab ada hewan yang keberadaannya tidak ditemukan di tempat lain. Misalnya, pada hanya ada di Cina, Kangguru di Australia, Bison di Amerika, dan Komodo di Indonesia.&#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160;Sejumlah pakar menyebutkan, jika seluruh hewan dan binatang naik ke perahu, bagaimana mungkin Bison yang ada di Amerika, Komodo di Indonesia, Kangguru di Australia, Panda di Cina bisa berkumpul dalam waktu singkat ke dalam perahu Nabi Nuh. Selain itu, bagaimana mengumpulkan berbagai jenis serangga, semut, nyamuk, laba-laba dan lainnya secara berpasangan.Sementara itu, umat Nabi Nuh AS. belum diberi kemampuan untuk membedakan jenis kelamin serangga antara jantan dan betina yang jumlahnya mencapai ribuan jenis itu. Wa Allahu A&#8217;lam<br />
TABEL IPERKIRAAN MASA HIDUP NABI DAN RASUL<br />
   &#160;&#160; Nabi&#160;&#160;   &#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160; Tahun  <br />
   Adam&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160; 5872 &#8211; 4942 SMIdris&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160; 4533 &#8211; 4188 SMNuh&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160; 3933 &#8211; 3043 SMHud&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160; 2450 &#8211; 2320 SMSaleh&#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160;&#160;&#160; 2150 &#8211; 2080 SMIbrahim&#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160;&#160;&#160;&#160; 1997 &#8211; 1822 SMLuth&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160; 1950 &#8211; 1870 SM Ismail&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160; 1911 &#8211; 1774 SMIshak&#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160;&#160; 1897 -&#160; 1717   SMYa&#8217;kub&#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160;&#160;&#160;&#160; 1837 &#8211; 1690 SMYusuf&#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160;&#160; 1745 &#8211; 1635 SMSyuaib &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; 1600 &#8211; 1490 SMAyub &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; 1540 &#8211; 1420 SMZulkifli &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; 1500 &#8211; 1425 SMMusa &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; 1527 &#8211; 1407 SMHarun&#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; 1531 &#8211; 1408 SMDaud&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160; 1041 &#8211;&#160;&#160; 971   SMSulaiman &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; 989 &#8211;&#160;&#160; 931 SMIlyas&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160; &#160; 910 &#8211;&#160; &#160;850   SM Ilyasa &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160;885 &#8211;&#160; &#160;795   SMYunus &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160;820 &#8211;&#160; 750 SMZakaria &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; 91 &#8211;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160; 1 MYahya &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; 31 SM &#8211;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160; 1   MIsa &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160;1 SM   &#8211;&#160;&#160;&#160; 32 MMuhammad &#160; &#160; &#160; &#160; 571 &#8211;&#160;&#160;&#160; 632 M  <br />
Sumber: Buku Atlas Sejarah Nabi dan Rasul &#8211; Sami bin Abdullah Al-Maghluts<br />
&#160;# Banjir Besar Dalam Kebudayaan Dunia&#160; &#160; &#160; &#160; &#160;Dalam AlQuran dijelaskan, Allah menciptakan umat manusia (Adam) untuk menjadi khalifah (pengelola) bumi dan seisinya. Allah menciptakan manusia agar berbakti dan beribadah hanya kepada-Nya. Dan mereka yang ingkar, mendustakan ayat-ayat Allah dan berbuat kerusakan di muka bumi maka siap-siap untuk menerima adzab Allah atas perbuatan mereka.&#160; &#160; &#160; &#160; Peristiwa banjir besar dan ditenggelamkannya umat Nabi Nuh AS merupakan bukti nyata kemurkaan Allah SWT atas kaum yang mendustakan ayat-ayat dan rasul-Nya. Kendati sudah diajak selama ratusan tahun untuk menyembah Allah Yang Esa, namun kaumnya tetap mengingkari dan enggan mengikutinya. Maka sebagai akibatnya, Allah menurunkan bencana dan siksa bagi kaum yang tidak beriman tersebut.Sementara mereka yang beriman, Allah akan senantiasa memberikan pertolongan dan rahmat-Nya. Itulah balasan bagi orang yang selalu berbuat baik dan beriman kepada Allah.&#160; &#160; &#160; &#160; &#160;Peristiwa banjir besar yang terjadi di zaman Nabi Nuh AS atau yang serupa dengan kisah tersebut, juga terdapat dalam kitab suci agama lain dan sejarah kebudayaan dunia. Hal ini menunjukkan bahwa peristiwa itu benar-benar telah terjadi di bumi. Berikut berbagai versi tentang peristiwa banjir besar tersebut.<br />
Versi Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru&#160; &#160; &#160; &#160; &#160; Tuhan memerintahkan kepada Nuh bahwa semua orang, kecuali para pengikutnya, akan dihancurkan karena bumi telah oenuh dengan berbagai macam tindak kekerasan. Tuhan memerintahkan mereka untuk membuat sebuah perahu dan menyebutkan secara detail bagaimana cara mengerjakannya. Tuhan juga mengatakan kepadanya untuk membawa serta keluarganya, tiga anaknya, istri-istri anaknya, dua dari setiap mahkluk hidup (sepasang), dan berbagai persediaan bahan pangan.&#160; &#160; &#160; &#160; &#160; Tujuh hari kemudian, terjadilah banjir besar yang berlangsung selama 40 hari 40 malam. Setelah air surut, perahu itu berlabuh di puncak gunung Ararat (Agri)<br />
Babilonia&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;&#160;Ut-Napishtim adalah persamaan tokoh bangsa Babilonia terhadap pahlawan dalam peristiwa banjir dalam kisah bangsa Sumeria, yaitu Ziusudra. Tokoh penting yang lain adalah Gilgamesh.Menurut legenda, Gilgamesh memutuskan untuk mencari dan menemukan para leluhurnya agar mengungkapkan rahasia kehidupan yang abadi. Ia melakukan sebuah perjalanan yang menantang bahaya. Ia diperintahkan supaya melakukan perjalanan melewati &#8220;Gunung Mashu dan Air Kematian&#8221;, dan sebuah perjalanan yang hanya dapat diselesaikan oleh seorang anak tuhan bernama Shamash.Gilgamesh bertanya kepada Ut-Napishtim bagaimana ia dapat memperoleh keabadian. Lalu, Ut-Napishtim menceritakan kepadanya kisah tentang banjir sebagai jawaban atas pertanyaannya. Banjir juga diceritakan dalam kisah Duabelas Meja (twelve tables) yang terkenal dalam epik tentang Gilgamesh<br />
India&#160; &#160; &#160; &#160;Dalam epik India yang berjudul Shatapa Brahmana dan Mahabharata, seseorang yang disebut dengan Manu diselamatkan dari banjir bersama dengan Rishiz.&#160; &#160; &#160; Menurut legenda, seekor ikan yang ditangkap dan diselamatkan oleh Manu, tiba-tiba berubah menjad besar dan mengatakan kepadanya untuk membuat sebuah perahu dan mengikatkan perahu tersebut ke tanduknya. Ikan ini dilambangkan sebagai penjelmaan dari Dewa Wisnu. Lalu, ikan tersebut menuntun kapal mengarungi ombak yang besar dan membawanya ke utara ke Gunung Hismavat.<br />
Wales&#160; &#160; &#160; Menurut legenda Welsh dikatakan, Dwynwen dan Dwfach sekamat dari bencana yang besar dengan sebuah perahu. Ketika banjir yang amat mengerikan terjadi setelah meluapnya Llynllion, yang disebut dengan Danau Gelombang. Setelah selamat, keduanya kemudian kembali dan menghuni daratan Inggris.<br />
Cina&#160; &#160; &#160; &#160;Sumber di bangsa Cina menghubungkan cerita ini dengan seseorang yang dipanggil dengan nama Yao bersama dengan tujuh orang lain, atau Fa Li bersama dengan istri dan anak-anaknya. Mereka diselamatkan dari bencana banjir dan gempa bumi dalam sebuah perahu layar. Disni dikatakan, &#8220;Dunia semuanya berada dalam kehancuran. Air menyembur dan menutupi semua tempat&#8221;. Akhirnya, air surut.<br />
Lithuania&#160; &#160; &#160; &#160; Diceritakan bahwa beberapa pasang manusia dan binatang, diselmatkan dengan berlindung di puncak permukaan gunung yang tinggi. Ketika angin dan banjir yang berlangsung selama 12 hari 12 malam tersebut mulai mencapai ketinggian gunung, dan hampir akan menenggelamkan yang ada di atas puncak gunung tersebut, Sang Pencipta melemparkan sebuah kulit kacang raksasa kepada mereka. Sehingga, mereka yang berada di atas gunung tersebut diselamtkan dari bencana dengan berlayar didalam kulit kacang raksasa ini.<br />
Yunani&#160; &#160; &#160; &#160; Dewa Zeus memutuskan untuk menghancurkan orang-orang yang semakian berbuat kesesatan setiap saat memlalui sebuah banjir. Hanya Deucalion dan istrinya, Pyrrha, yang diselamatkan dari banjir karena ayah Deucalion sebe;umnya telah menyarankan anaknya untuk membuat sebuah bahtera. Pasangan ini turun ke Gunung Parnassis pada hari kesembilan setelah turun dari bahtera.<br />
Skandinavia&#160; &#160; &#160; &#160; &#160;Legenda Nordic Edda menyebutkan tentang Bergalmir dan istrinya, yang selamat dari banjir dengan sebuah kapal besar.<br />
&#160;Download versi pdf<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Posted in:  Tarikh Nabi<br />
<br />
<br />
<br />
   21  <br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Posting Lebih Baru<br />
<br />
<br />
Posting Lama<br />
<br />
Beranda<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
    Baca juga keterangan ini:<br />
<br />
    <br />
        <br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
    <br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
    Nabi Nuh AS<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
    <br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
    Wilayah Nabi dan Rasul<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
    <br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
    Nabi Saleh AS.<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
    <br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
    Bukti Peninggalan Nabi Daud AS.<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
    <br />
<br />
    <br />
        LinkWithin<br />
    <br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Popular<br />
Archives<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Popular Posts<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Bukti Peninggalan Nabi Daud AS.<br />
BUKTI PENINGGALAN NABI DAUD Baju dari besi dan perlengkapan perang abad ke-10 SM berhasil ditemukan sejumlah peneliti.      Pada zamannya, N...<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Haikal Sulaiman (Istana Nabi Sulaiman)<br />
Istana Nabi Sulaiman Haikal Sulaiman diduga berada di Masjid al-Aqsha.  Model Haikal Sulaiman      N    Abi Sulaiman Alaihisslam  (AS) adala...<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Lokasi Bahtera Nuh Setelah Banjir Besar<br />
GUNUNG ARARAT TURKI Penemuan Bangkai Kapal Nabi Nuh  Para ahli arkeologi menemukan sebuah tempat yang diperkirakan sebagai bangkai kapal Nab...<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Bertemunya Adam dan Hawa<br />
JABAL RAHMAH Tempat Bertemunya Adam dan Hawa  Mayoritas ulama sepakat, bahwa keduanya diturunkan secara terpisah (Adam di India sedangkan Ha...<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Waspadai Simbol Dajjal<br />
&quot;Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah Nasib yang pada diri mereka &quot;  ( Q...<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Tempat Adam AS diturunkan di bumi<br />
PUNCAK GUNUNG TERTINGGI Tempat Adam Diturunkan ke Bumi  Gunung Everest di Himalaya merupakan puncak gunung tertinggi di dunia. Puncaknya men...<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Nabi Idris<br />
NABI IDRIS Melacak Jejak Penulis Pertama Dengan Pena Pada masanya, manusia sudah berbicara dalam 72 bahasa. Ia suka menulis, menggambar pemb...<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Khadijah R.A.<br />
Biografi Khadijah Al Kubra ra  Siti Khadijah adalah istri pertama Nabi Muhammad SAW, wanita terbaik dari golongan Islam. Nabi Muhammad sanga...<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
UMAT NABI HUD<br />
 KAUM &#8216;AD &#8211; UMAT NABI HUD      Irama Dzaati al-Imaad           Reruntuhan yang berhasil digali oleh para peneliti arkeologi di kawasan Ubar....<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Sisa-sisa Kehancuran Kaum Tsamud<br />
    MADAIN SALEH   Sisa-sisa Kehancuran Kaum Tsamud     Kaum Tsamud dikenal sebagai arsitektur dan entrepreneur yang hebat pada masanya.    ...<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Visitors<br />
<br />
<br />
&quot;));<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Biografi<br />
(9)<br />
<br />
<br />
Dajjal<br />
(2)<br />
<br />
<br />
Islam basic<br />
(6)<br />
<br />
<br />
Isra Miraj<br />
(2)<br />
<br />
<br />
Kisah dalam AlQuran<br />
(8)<br />
<br />
<br />
Kisah Islam<br />
(2)<br />
<br />
<br />
Tarikh Nabi<br />
(14)<br />
<br />
<br />
Tempat-tempat Islam<br />
(2)<br />
<br />
<br />
Terminologi Alquran<br />
(1)<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Share<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
a.fjfcl74:visited {color: #FCC; font-size: 1px; font-family: Arial, sans-serif;} a.fjfcl74:link {color: #CCC; font-size: 1px; font-family: Arial, sans-serif;}&amp;amp;lt;a href=&quot;http://feedjit.com/&quot;&amp;amp;gt;Feedjit Live Blog Stats&amp;amp;lt;/a&amp;amp;gt;<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
IU Bloglist<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Berbagi Informasi<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Ramalan Zodiak Terbaru Hari Ini 22 - 28 Mei 2013<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
CreatiVoltz<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Ramalan Zodiak 14 - 21 Mei 2013<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Black Share<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Free Download KakaoTalk 3.6.9 apk<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Black Cheat<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Free Download Point Blank PB Offline 2013 Terbaru (Lengkap Tutorial Instal)<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
&#160;]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~hermadut.blogspot.com?copy=1w6mad8</guid>
</item>
<item>
<title>Lokasi Bahtera Nuh Setelah Banjir Besar ~ IslamUniversal</title>
<link>http://blogcopy.com/~hermadut.blogspot.com?copy=1fn8tbo</link>
<pubDate>Wed, 22 May 2013 04:52:34 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[Image copy: http://i.copygator.com/?cl=0356d]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~hermadut.blogspot.com?copy=1fn8tbo</guid>
</item>
</channel>
</rss>