Zat
psikotropika adalah zat atau bahan baik alami maupun sintetis yang dapat
mempengaruhi pikiran atau sistem saraf.
Ada
5 golongan zat psikotropika, yaitu:
Obat
Psikoaktif
Adalah
obat yang digunakan dalam ilmu kedokteran jiwa untuk mengobati penyakit mental
dan saraf. Jika ada orang yang ketagihan obat jenis ini, maka dia akan
menginginkan dosis yang semakin lama semakin besar. Konsumsi terus-menerus
dapat menyebabkan kerusakan permanen pada otak dan dapat menyebabkan kematian.
Depresan
Adalah
obat yang berfungsi untuk menenangkan orang yang sedang depresi. Obat-obat yang
termasuk depresan adalah opiat (yang termasuk alami), sementara itu yang
sintetis antara lain:
Heroin, memberikan sensasi, seperti menghilangkan rasa sakit, yang
menyebabkan pengguna mengalami rasa senang yang luar biasa.
Penggunaannya dengan cara disuntikkan. Pada pecandu, jika tidak
menggunakan heroin setiap 4-6 jam maka akan merasakan mual, muntah-muntah, nyeri di lambung,
keringat dingin, dan demam. Jika overdosis dapat menyebabkan
kematian.
Morfin, menyebabkan rasa lesu, ngantuk, kebingungan,
perasaan bahagia yang berlebihan, dan gangguan sistem pernapasan.
Metadon, merupakan obat kedua yang
paling banyak menyebabkan kecanduan setelah heroin. Diberikan kepada
pengguna heroin yang sedng diobati untuk mengurangi kerasnya gejala-gejala
pecandu heroin yang sedang diobati.
Barbiturat (pil tidur), memberikan efek menenangkan dan tidur lelap.
Orang yang ketagihan akan mengalami gejala seperti demam dan kejang-kejang. Konsumsi terus-menerus
dapat menyebabkan kematian.
Stimulan
Adalah
zat yang dapat meningkatkan fungsi
berbagai organ tubuh melalui efeknya terhadap sistem saraf pusat.
Dapat membuat orang lebih aktif, maksudnya mempercepat reaksi badan dan memberikan perasaan tersedianya tenaga yang
tidak terbatas, serta dapat juga meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah.
Contohnya adalah amfetamin,
dapat menghilangkan rasa kantuk,
jika dipakai berlebihan menimbulkan
efek psikotik. Jika dipakai saat kelelahan yang berlebihan dapat menimbulkan
halusinasi dan paranoia.
Halusinogen
Adalah
zat yang dapat menimbulkan
halusinasi bagi si pemakai. Contohnya LSD (Lisergic Acid Diethylamide), dapat menyebabkan paranoia yang mengarah pada perilaku agresif.
Contoh lain adalah STP, DMT, meskalin, dan psilosibin.
Euforia
Adalah
obat yang dapat menyebabkan perasaan
nyaman atau gembira. Contohnya adalah mariyuana dan ganja, menyebabkan orang mabuk dan kacau. Jika dikonsumsi saat tenang, terasa nikmat,
namun jika dalam kondisi gelisah, dapat menyebabkan panik yang berlebihan.
CIRI-CIRI PECANDU NAPZA
Ciri-ciri
fisik:
mata
merah
mulut
kering
bibir
berwarna kecoklatan
perilakunya
tidak wajar
bicaranya
kacau
daya
ingatnya menurun
Ciri-ciri
dini pada anak yang kecanduan:
anak
menjadi pemurung dan penyendiriwajah
anak pucat dan kuyuterdapat
bau aneh yang tidak biasa di dalam kamarmatanya
berair dan tangannya gemetarnapasnya
tersengal dan susah tidurbadannya
lesu dan selalu gelisahmudah
tersinggung, marah, dan suka menentang orang tuasuka
membolos dengan alasan tidak jelas
|