CATATAN UNTUK SAHABAT*sebuah kasih tiada henti*
di
12:33
Diposkan oleh
Qolamul Hasna
Sembilan tahun sudah cukup lama kawan untukku,
Cukup lelah namun menyenangkan
Selama itu ada suka dukaku yang terbagi bersama jutaan orang
Termasuk kalian, kawan
Sembilan belas tahun, hanya tiga tahun waktu yang kuhabiskan khusus dengan kalian
Tiga tahun terakhir ini semoga menjadi kenangan terindah
Yang tak akan kalian lupakan
Mengenang apa yang kita bersama lakukan
Marah kita, tawa kita, semua yang kita pernah jadi kenangan
Akankah nanti tiga tahun kita kalian ingat, kawan?
Sembilan belas tahun adalah waktuku hidup di dunia ini
Kita tak akan tau kapan ajal dating
Kita tak bias mengukur dengan angka apapun
Kita tak prnah mengerti rahasia Tuhan
Sama seperti aku yang tak pernah tau pasti apa yang ada dalam hatimu
Pikiranmu
Inginmu
Kawan, bahagiakah kau berbagi denganku?
Bahagiakah jika kita penh bertemu?
Lihatlah masa lalu di mana kita sering bertengkar, saat kita beradu mulut, saat kita makan bersama dengan riang setelah menang perlombaan, kenanglha
Lihatlah dan ingatlah saat kita bersama mencari makan karena sangat lapar
Saat kita kehujanan, sedih mendapat marah guru, atau kehilngan sesuatu yang sangat kita inginka,
Ingatlah saat kita belajar bersama,
Kau sering ajari ku hal yang tak kumengerti
Kau sering memberiku hal berarti
Ingatlah,
Saat tidur kita bersama di kelas karena kantuk harus bekerja malam hari untuk sebuah acara pesta di sekolah,
Ingatlah saat kau mengatakan keluhmu, dan aku mendengarkannya.
Ingatlah saat kubercerita tentang cinta, dan kau tertwa karenanya.
Ingatlah saat kita berfoto bersama
Ingatlah saat kau sakit tapi tetap keras dengan sikapku
Ingatlah saat kita bersama
Mengukir cerita
Mengukir cinta
Sejauh apapun kalian sekarang, seperti apapun keadaan nya. Cintaku padamu, kawan, hanyalah cinta dengan titik tanpa koma.
Aku mencintaimu, kawan
Sangat mencintaimu
Aku terlalu rindu untuk mengatakan semuanya
terlalu rindu dan ingin memelukmu
mengenang kembali masa-masa kita bersama
aku terlelu mencintaimu, sampai mungkin pernah kusakiti hatimu
aku sangat mencintaimu kawan.
Aku sangat menyayangimu
Andai kau belah dadaku,
Terlukis senyumanmu, terlukis semua memori tentang kita.
Sahabatku,
Teman seperjuangan,
Tulisan I ni kupersembahkan untuk kalian
Sebagai penghibur hatiku yang kelu
Kelu karena semua yang terjadi
Kelu karena rindu.
|