<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<rss version="2.0"
					xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
					xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
				  >
<channel>
<title>Blog Copy / penacantik.blogspot.com</title>
<link>http://blogcopy.com/~penacantik.blogspot.com</link>
<description><![CDATA[Copies from penacantik.blogspot.com]]></description>
<image><title>BlogCopy RSS Feed</title>
<link>http://blogcopy.com</link>
<url>http://blogcopy.com/int/fpix.php?bd=jtor</url>
</image>
<language>en-us</language>
<pubDate>Tue, 21 May 2013 11:01:41 +0000</pubDate>
<item>
<title>ANNISA RATU AQILAH: AKU INGIN KITA MENJADI API</title>
<link>http://blogcopy.com/~penacantik.blogspot.com?copy=1vv1kp8</link>
<pubDate>Tue, 19 Feb 2013 13:17:13 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[Image copy: http://3.bp.blogspot.com/-g20umdqHFSI/TpHftuMl8VI/AAAAAAAAASA/xa1IWtIssgM/s400/api-cinta.jpg]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~penacantik.blogspot.com?copy=1vv1kp8</guid>
</item>
<item>
<title>ANNISA RATU AQILAH: FOOLISH HEART (PUISI-PUISI PATAH HATI)</title>
<link>http://blogcopy.com/~penacantik.blogspot.com?copy=3q0gyby</link>
<pubDate>Tue, 19 Feb 2013 03:54:23 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[MENANTIsaat mentari terbenam, detik waktuku berhentitak kupunya caraa tuk kembaliaku pun tak ingin berjalanaku berhenti agar kau tahuaku menantisaat malam menghilang, detik waktuku berhentitak kupunya niat tuk kembaliaku pun tak ingin jalani hariaku berhenti agar kau mengertiaku masih di sininamun,jikaa mentari dan bulan tak datangaku akan temukan bintanghingga kulihat kembali siang dan malamdan waktukembali berputarQolamul Hasna&#039;s 11112-1458 ===================================================SEBENARNYAjika bintang bersembunyijika mentari terbenamjika malam tak datangakan kulari dan mencarikau kira aku tegarkau kira aku kuat menopangnamun kau tak kiraaku gersang tanpa cahayaaku resah tanpa malamaku rindu kerlip bintangjika kau menyangka aku baik-baik sajaakan kau buat itu benardan padamu bukan tempatku berlarikugenggam awan tebal dan bersembunyijika kau tak tahu aku di manakan kutampakkan diridalam derasnya hujan air mataagar gersang hilangwalau kau tak pernah sadarsesungguhnyaaku terkaparSebenarnyaaku lah yang gersangQolamul Hasna&#039;s 11112-1451======================================================JANGAN MENCARIKU LAGIhari di mana kuhabiskan waktu denganmuhari di mana yang kucinta hanya dirimuadalah alasan hidupku untukmutapi,jika harus meninggalkanmutak mampu melihatmutak mampu mendengar suaramuhidupku sakit dengan rasa itukusimpan air matakukunci kata-katadan kukata kau bukan siapa-siapanamun,aku tetap merindumuhingga kututup matakan kusesal haridi mana kaukutinggal pergijika telah kering air mata inidan telah mengeras hati inibantu aku agar tak kembali sakit hatijangan mencariku lagiQolamul Hasna&#039;s 11112-1330====================================================== RINTIHAN &quot;PULAU&quot; HATIkau kapal pesiaryang tertawa di sepanjang perjalananaku duyung terdampardiam melihatmu menghilangsuara tawamu masih terdengarnamun semakin samar-samarjika rasa ini terlarangjangann kembali dan berlabuhkarna kau hanya kayu yang berteduhdan aku nafas yang mengeluhkau meenjauh dan menghilangwalaupun masih tawamu berdengingrinduku dan cintakuterbawa anginQolamul Hasna&#039;s 11112-1502 ====================================================<br />
YAKINKU<br />
<br />
saat air mata ini mengeringsaat hati ini tak bergemingaku menautkan hati hanya padamuaku bukanlah bintang pada malammubukan pula awan pada siangmutak pula aku pelangi setelah hhujanaku angin yang hanya sebentarlewat dalam pandangansaat air mata ini mengeringada waktu kau akan tahuaku bukan siapa-siapa bagimunamun sebelum ituhati dan jiwaku telah tertanamsenym dan tangisku terlukis dalamdi setiap pikir dan ingatanYakinkukau akan mengenangkau pasti akan merndukan]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~penacantik.blogspot.com?copy=3q0gyby</guid>
</item>
<item>
<title>ANNISA RATU AQILAH: AKU INGIN KITA MENJADI API</title>
<link>http://blogcopy.com/~penacantik.blogspot.com?copy=2sxgzg3</link>
<pubDate>Sun, 17 Feb 2013 06:20:12 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[Aku ingin kita menjadi api. Ya, api. Dengan begitu kita saling mencairkan diri, bahkan mungkin akan kucairkan es bekumu, hingga kau menjadi salah satu dari bagian tubuhku (lagi). Aku tak ingin lagi mencari sebab maupun akibat. Cukup sudah es ini lama membeku. Aku ingin merasakan panas, merasakan keringat menetes di kulitku, merasakan hangat mentari,merasakan pelukanmu.]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~penacantik.blogspot.com?copy=2sxgzg3</guid>
</item>
<item>
<title>ANNISA RATU AQILAH: SAAT WANITA JATUH CINTA</title>
<link>http://blogcopy.com/~penacantik.blogspot.com?copy=1vuq108</link>
<pubDate>Sun, 17 Feb 2013 06:16:47 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[Image copy: http://3.bp.blogspot.com/-g20umdqHFSI/TpHftuMl8VI/AAAAAAAAASA/xa1IWtIssgM/s72-c/api-cinta.jpg]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~penacantik.blogspot.com?copy=1vuq108</guid>
</item>
<item>
<title>ANNISA RATU AQILAH: AKU INGIN KITA MENJADI API</title>
<link>http://blogcopy.com/~penacantik.blogspot.com?copy=1vu90uq</link>
<pubDate>Wed, 13 Feb 2013 15:53:39 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[Image copy: http://3.bp.blogspot.com/-g20umdqHFSI/TpHftuMl8VI/AAAAAAAAASA/xa1IWtIssgM/s400/api-cinta.jpg]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~penacantik.blogspot.com?copy=1vu90uq</guid>
</item>
<item>
<title>ANNISA RATU AQILAH: NOSTALGIA PERTEMUAN KITA</title>
<link>http://blogcopy.com/~penacantik.blogspot.com?copy=2swxynl</link>
<pubDate>Wed, 13 Feb 2013 07:40:15 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[NOSTALGIA PERTEMUAN KITA<br />
<br />
<br />
<br />
di<br />
10.12<br />
<br />
<br />
Diposkan oleh<br />
<br />
<br />
Qolamul Hasna<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
*Pertemuan adalah awal dari perpisahan, berawal dari malu lalu menjadi kawan, berbumbu pertengkaran juga tangisan. Pertemuan adalah kata kerja, ia tiada pernah berhenti hingga kita tak menyadari yang dimulai harus diakhiri, karena pertemuan adalah awal dari perpisahan, ia selalu membawa kenangan&quot;<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Sebuah kenangan yang tak pernah terlupakan yang kita ukir bersama, dalam setiap ukirannya, ada senyuman dan tawa kita, ada air mata dan amarah kita, ada aku dan kau, yang bersama merangkai hari-hari penuh mimpi.<br />
<br />
Masih bisa tergambar suasana awal pertemuan kita, wajah malu-malu dan kediaman yang membuat sepi di awal kita jumpa, masih terbayang dengan jelas, wajahmu, wajah asing di mataku saat itu. Kugambarkan wajah kita seperti pelangi, ada yang sangat menyeramkan sampai aku takut mendekatinya, ada  yang begitu mudah tersenyum sampai kuingin mendekatinya, ada yang hanya diam tanpa suara tanpa raut muka yang berate, membatku bertanya. Orang seperti apa dia?<br />
<br />
Saat kita mulai berbicara, saling mengenal nama, mengingat wajah dan <br />
berjabat, selangkah aku mengenalmu, mengetahui karaktermu, saat itu, ada rasa nyaman saat kita tertawa bersama, saat  kau duduk di sampingku, mengucapkan selamat ulang tahun untukku, walaupun baru empat hari kita saling bertemu.<br />
<br />
Hari berganti dan tak pernah berhenti, kita menjadi saling mengerti, kau mengerti sifatku, aku belajar memahami karaktermu, kita berbeda, tapi karena itu kita selalu dapat bersama. Dengan hati-hati, kujalin tali persaudaraan kita, berharap aku tak ernah akan melukaimu, demikian pula inginku, dan tiada har yang lebih baik daripada mencoba apa yang sebelumnya belum pernah kita lakukan. <br />
<br />
Pertengkaran.<br />
<br />
Seberapapun kucoba untuk menghalaing situasi ini datang, saat  itu kita hanya anak kecil yang belajar berjalan dengan dua kaki di dunia, bagaimanapun sekarang aku mengenang itu, tiada rasa kecewaku, tiada aku menyesal tentang itu karena tiada hal yang bisa dengan indah dikenang tanpa hari itu, saat kita saling membuang muka, saat kita kemudian saling berpelukan dengan air mata. Aku merindukannya.<br />
<br />
Semakin lama, semakin aku mengenalmu, semakin banyak pula orang-orang baru disekelilingku, dan kitapun beranjak dewasa, berganti tahun, kita harus dipisahkan dalam ruang bertembok, walaupun setiap hari bertemu, namun sekat itu tampak terlalu kuat untuk kita, kau mempunyai teman baru demikian pula aku. Namun, kenang saat kita berjumpa di koridor itu, kenang saat kita masih sempat bertukar senyum dengan sosok orang lain di masing-masing kita, saat itu, kuyakin, kita tetap selamanya saudara.<br />
<br />
Kisah kita baru saja dimulai, semakin dewasa kita, semakin banyak hal baru yang kita temui, dan kita mengukirnya di kelas itu, ruangan yang kadang seperti penjara yang ingin sekali kita hancurkan agar kita terbebas dari segala buku-buku kuno yang sebenarnya begitu berguna, namun kadang kelas itu seperti istana untuk kita, saat kita tertawa, saat kita berbagi cerita. <br />
Kini, saat aku telah melewati hari0hari itu, kawan.<br />
<br />
Saat aku kini telah pergi dengan bebas seperti mimpi kita dulu, aku merindukan waktu itu. Walaupun aku berusaha mengatakan bahwa tiada yang perlu dikhawatirkan dengan berpisahnya kita, namun kini betapa kusadar, sungguh beharga saat &#8211;saat itu. Walaupun saat itu pernah kutersinggung, pernah aku sangat ingin meninggalkanmu,  tapi kenangan yang kita ukir terlalu melekat dengan kuat di hati ini.<br />
<br />
Maka, saat ini, kawan, hanya ingin mengenang saat beharga itu, jika kau melihat ini, ingatlah saat kita dulu bersama, bagaimanapun kau dulu maupun sekarang, aku ingin kau tahu, namamu, wajahmu, bau tubuhmu, semuaa yang pernah kau sematkan di hatiku, selama nya masih tersimpan di sini.<br />
<br />
Karena kau adalah kenangan yang tak akan pernah terlupakan dalam keindahan naungan islam.<br />
<br />
<br />
&quot;Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang orang yang BERSAUDARA, dan kamau telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demukianlah, Allah menerangkan ayat-ayatNya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk&quot; (QS. Al Imran : 103]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~penacantik.blogspot.com?copy=2swxynl</guid>
</item>
<item>
<title>ANNISA RATU AQILAH: SAAT WANITA JATUH CINTA</title>
<link>http://blogcopy.com/~penacantik.blogspot.com?copy=2cdkhc1</link>
<pubDate>Wed, 13 Feb 2013 07:37:17 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[SAAT WANITA JATUH CINTA<br />
<br />
<br />
<br />
di<br />
15.31<br />
<br />
<br />
Diposkan oleh<br />
<br />
<br />
Qolamul Hasna<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
&quot;Karena cinta adalah kata kerja, maka dengan menulis aku melukiskannya&quot;<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
masa lalu baginya telah pergi, sedihnya air mata yang menetes ke bumi, ia relakan dengan senang hati.Tiada yang ia ungkit kembali, tiada yang ia takuti. Masa lalunya adalah mimpi, yang datang karena ia lupa doa, dan sekarang mimpi itu tlah pergi, bersama dengan mata yang terjaga.<br />
<br />
masa depan baginya masih panjang, terlalu panjang sampai ia ingin memutarnya dengan segera, jikalau ada mesin waktu, ia kan pergi ke saat di mana waktu itu tiba, saat yang sangat ia nanti, saat di mana cintanya mulai bersei.<br />
<br />
Sekarang baginya seperti penjara, penjara yang penuh dengan bunga, di dalamnya ada banyak cerita, di dalamnya ada banyak cinta.<br />
<br />
dialah sang wanita yang seang jatuh cinta. Tiada daya ia rengkuh sang pria, tiada daya ia oandang dengan tanpa ketakutan pada wajah teduh di hatinya. Ia lah wanita yang edang terpenjara, menunggu, menunggu, menunggu, dalam cemas dan gembira, karena tulisan Tuhan telah tergores, tulisan emas yang tak ia ketahui apa dan bagaimana, tulisan emas yang suatu saat nanti harus ia terima. Bagaimana jika itu di luar harapa? bagaimana jika cinta sekarang ini akan berbeda?<br />
<br />
dia lah wanita yang sedang jatu cinta, baginya seribu kata tak cukup menggambarkan perasaan yang terbang inggi ke langit saat ini, senyumnya terus berkembang, tanpa pernah merasa layu, tanpa pula seperti mengenal layu. Dialah wanita yang sedang mekar, mekar sendiri tanpa serbuk sari, lalu kemudian menutup lagi.<br />
<br />
dialh wanita yang sedang jatuh hati, yang sangat berani menulis puisi, karena tak tega ia membuang rasa ini dalam &#039;sampah&#039; sepi, karena sahabat wanitanya pun tak akan mampu untuk membuat ia kembali dengan tanpa merasa pernah memiliki rasa ini.<br />
<br />
Ia, wanita yang sedang jatuh hati, takut ia pada Tuhan, takut ia pada siksaan tapi tak kuasa pula ia menahan jari tuk mengungkapkan karena cinta ini suci, karena cinta tak pernah mengenal kata salah, karena cinta itu kebaikan, dan selamanya akan demikian.<br />
<br />
ia, wanita yang sedang jatuh hati itu, hanya mampu merangkai kata ini, tanpa harapan akan dibaca olehnya, tanpa pernah mengira ia akan tahu rasa ini, ia, wanita yang sedang jatuh hati ini, hanya sedang tak mampu meluapkan hati, yang sedang terbang tingg tanpa ada satu manusia lain yang mengetahui.<br />
<br />
<br />
wanita yang sedang jatuh cinta ini, pada akkhirnya meluapkan rasanya, dalam puisi.]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~penacantik.blogspot.com?copy=2cdkhc1</guid>
</item>
<item>
<title>ANNISA RATU AQILAH: CERITA DI WARUNG BURJO</title>
<link>http://blogcopy.com/~penacantik.blogspot.com?copy=3pzjxxg</link>
<pubDate>Tue, 12 Feb 2013 07:05:56 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[CERITA DI WARUNG BURJO<br />
<br />
<br />
<br />
di<br />
01.11<br />
<br />
<br />
Diposkan oleh<br />
<br />
<br />
Qolamul Hasna<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
&quot;Omelet adalah &#039;sesuatu&#039; yang terbuat dari mie dan dicampur telur serta bumbu lalu digoreng di sebuah wajan bundar. Omelett itu seperti pizza berbahan dasar mie. Omelett itu kayaknya nama grup band deh? Omelet itu makanan rakyat tauk, tapi... kenapa kau nggak tauk? Tauk deh...&quot;<br />
<br />
<br />
<br />
Siapa yang tak mengenal burjo? bahkan orang yang tak pernah ke sana pun tahu apa itu burjo. Mulai dari anak-anak sampai kakek nenek, semua kenal burjo, semua suka burjo.<br />
<br />
<br />
Warung bubur kacang ijo, itu aslinya, namun seiring waktu, justru jarang ada warung burjo yang menjual burjo. Lalu kenapa namanya tetap warung burjo? mungkin karena nama warung burjo sudah sangat merakyat, sama seperti makanan yang disediakan di sana, makanan rakyat.<br />
<br />
Apa itu makanan rakyat? makanan yang murah meriah tapi tak berhadiah, yang mengenyangkan tapi nggak menguras uang. Mulai dari mie instant, nasi sarden, nasi telur, mie dog-dog, sampai nasi sayur. Semua murah dan menjamur, di mana-mana sudah tak terhitung, ada berapa warung burjo yang dapat kau temui, dua puluh empat jam full time, mengalahkan jam terbang angkringan yang terkenal juga akan makanan rakyatnya.<br />
<br />
Itulah warung burjo, tempat bersejarah untukku, &#160;mengingatkan pada masa lalu saat lapar dulu menjajah perut dan haus mencekik leherku. Itulah warung burjo yang menghadrikan banyak cerita pribadi, cerita yang hanya lewat dan terlupakan, hingga cerita yang selalu dikenang.<br />
<br />
Salah satunya adalah ini, sebuah cerita yang terkenang karena saat itu &#039;terjadi&#039; adalah &#039;angin cinta&#039; yang membisikkan ke telinga. &#039;Angin cinta&#039; yang tak akan pernah terlupakan. &#039;Angin cinta&#039; di sebuah senja.<br />
<br />
Berawal dari omelet, sesuai dengan apa yang tertulis di atas. Pastilah kalian tahu apa itu omelet, siapa pula yang tak menyukainya?<br />
<br />
Sama seperti hari-hari sebelumnya, &#039;angin cinta&#039; kelaparan dan meminta sepiring omelet pada sebuah warung burjo di pinggir jalan. Seorang berdiri dan mendengarkan rintihan lapar dari &#039;angin cinta&#039;, ia diam dan berpikir, sedetik kemudian ia berpaling.<br />
<br />
&quot;Apa itu omelet?&quot;<br />
Sebuah suara terdengar.<br />
<br />
&quot;Nggak tahu&quot;<br />
Suara lain menimpali.<br />
<br />
&quot;Apa itu omelet?&quot;<br />
Suara itu kembali terdengar, kali ini ia bertanya pada lain manusia.<br />
<br />
&quot;Omelet itu mie sama telur&quot;, jawabku dalam hati. (Kenapa tak ku beritahu saja mereka? mungkin mereka amnesia dan hilang ingatan tentang omelet)<br />
<br />
&quot;Omelet nggak ada, nggak jual&quot;<br />
Sebuah suara lain menjawab, dan saat itu pula, hancur sudah harapan untuk makan omelet. Remuk redam semua bayangan tentang kelezatan omelet yang akan masuk ke perut lapar itu.<br />
<br />
Sungguh! Omelet itu hanya mie instant dengan telur yang digoreng dalam satu wajan. Mengapa hal mudah seperti itu dilupakan? atau ... bukan lupa, tapi memang mereka tak mengetahuinya?<br />
<br />
Tapi, tapi, mereka mempunyai semua bahannya, bukankah itu yang dikatakan oleh menu mereka?<br />
<br />
MENU :<br />
Mie rebus telor<br />
Mie rebus tante<br />
Mie goreng telor<br />
Mie goreng tante<br />
<br />
Bukankah &#160;kalian mempunyai itu? kenapa? kenapa?! kenapa?!!!&lt;a<br />
<br />
Oh, malangnya perutku, tapi lebih malang warung burjo itu, &#039;dia&#039; belum punya ilmu.<br />
Ilmu membuat omelet. Ilmu tentang omelet.<br />
<br />
------------------------------------------------------------------------------<br />
<br />
&quot;Sungguh ilmu itu hebat, tanpa ia, &#039;bumbu&#039; yang tersedia menjadi tak berguna. Sungguh ilmu itu dahsyat, tanpa ia, resep lezat tak jadi nikmat.&quot;<br />
<br />
&quot;Ilmu memasak omelet itu abstrak, nggak bisa dimakan, nggak bisa dirasakan, tapi mie sama telor itu nyata, kalau yang abstrak dan nyata itu berjumpa, ohh, lezatnya.&quot;]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~penacantik.blogspot.com?copy=3pzjxxg</guid>
</item>
<item>
<title>ANNISA RATU AQILAH: TOTALITAS CITA-CITA</title>
<link>http://blogcopy.com/~penacantik.blogspot.com?copy=2swpxz3</link>
<pubDate>Mon, 11 Feb 2013 13:56:53 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[Image copy: http://2.bp.blogspot.com/-zGolAmuDqYA/TsMJZgbmx_I/AAAAAAAAAbI/afOIA3sObc0/s400/ini+cita-citaku.+Bilang+amiiin...+%5EAMIIN%5E.jpg]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~penacantik.blogspot.com?copy=2swpxz3</guid>
</item>
<item>
<title>ANNISA RATU AQILAH: NOSTALGIA PERTEMUAN KITA</title>
<link>http://blogcopy.com/~penacantik.blogspot.com?copy=i7rf9t</link>
<pubDate>Sun, 10 Feb 2013 20:16:05 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[Sebuah kenangan yang tak pernah terlupakan yang kita ukir bersama, dalam setiap ukirannya, ada senyuman dan tawa kita]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~penacantik.blogspot.com?copy=i7rf9t</guid>
</item>
<item>
<title>ANNISA RATU AQILAH: NOSTALGIA PERTEMUAN KITA</title>
<link>http://blogcopy.com/~penacantik.blogspot.com?copy=3pz8n4g</link>
<pubDate>Sat, 09 Feb 2013 17:07:01 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[Image copy: http://3.bp.blogspot.com/-g20umdqHFSI/TpHftuMl8VI/AAAAAAAAASA/xa1IWtIssgM/s72-c/api-cinta.jpg]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~penacantik.blogspot.com?copy=3pz8n4g</guid>
</item>
<item>
<title>ANNISA RATU AQILAH: PERBEDAAN YANG MENYATUKAN</title>
<link>http://blogcopy.com/~penacantik.blogspot.com?copy=46im419</link>
<pubDate>Sat, 09 Feb 2013 17:06:42 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[Image copy: http://3.bp.blogspot.com/-xnl7UiwW0Oc/Tj-ezQ-wbdI/AAAAAAAAACI/yFFWWtbsEP4/s72-c/lb077f7a75cd7cecd1f31c6jd1.jpg]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~penacantik.blogspot.com?copy=46im419</guid>
</item>
<item>
<title>ANNISA RATU AQILAH: PERBEDAAN YANG MENYATUKAN</title>
<link>http://blogcopy.com/~penacantik.blogspot.com?copy=1fadab6</link>
<pubDate>Sat, 09 Feb 2013 17:05:57 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[Image copy: http://2.bp.blogspot.com/-zGolAmuDqYA/TsMJZgbmx_I/AAAAAAAAAbI/afOIA3sObc0/s72-c/ini+cita-citaku.+Bilang+amiiin...+%5EAMIIN%5E.jpg]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~penacantik.blogspot.com?copy=1fadab6</guid>
</item>
<item>
<title>ANNISA RATU AQILAH: PERBEDAAN YANG MENYATUKAN</title>
<link>http://blogcopy.com/~penacantik.blogspot.com?copy=i7mcfb</link>
<pubDate>Sat, 09 Feb 2013 17:05:51 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[Image copy: http://1.bp.blogspot.com/-CkVG3Ed3Cfo/TrVpl2OqVSI/AAAAAAAAAZg/TcRRFTF4P3Y/s72-c/rain_2.jpg]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~penacantik.blogspot.com?copy=i7mcfb</guid>
</item>
<item>
<title>ANNISA RATU AQILAH: PERBEDAAN YANG MENYATUKAN</title>
<link>http://blogcopy.com/~penacantik.blogspot.com?copy=1vtqr7q</link>
<pubDate>Sat, 09 Feb 2013 17:05:41 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[Image copy: http://1.bp.blogspot.com/-eN3i-IMpvAM/Toy2QSTJlwI/AAAAAAAAARw/jvm5RofIGsE/s72-c/angry_rgb1.jpg]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~penacantik.blogspot.com?copy=1vtqr7q</guid>
</item>
<item>
<title>ANNISA RATU AQILAH: NOSTALGIA PERTEMUAN KITA</title>
<link>http://blogcopy.com/~penacantik.blogspot.com?copy=1vtqr58</link>
<pubDate>Sat, 09 Feb 2013 17:05:11 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[Image copy: http://4.bp.blogspot.com/-beWeg1Kys3g/Tknf46IhUgI/AAAAAAAAADc/9YvD6kjBIy8/s400/17-sahabat.png]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~penacantik.blogspot.com?copy=1vtqr58</guid>
</item>
<item>
<title>ANNISA RATU AQILAH: SEKUNTUM MAWAR DAN KAMBOJA</title>
<link>http://blogcopy.com/~penacantik.blogspot.com?copy=39fjgew</link>
<pubDate>Thu, 07 Feb 2013 09:45:43 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[Bagaimana bisa sekuntum mawar dan kamboja bersatu]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~penacantik.blogspot.com?copy=39fjgew</guid>
</item>
<item>
<title>ANNISA RATU AQILAH: KAU SEKOLAH ITU UNTUK APA?</title>
<link>http://blogcopy.com/~penacantik.blogspot.com?copy=3pywvuy</link>
<pubDate>Thu, 07 Feb 2013 09:36:45 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[mengapa kita seklah?]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~penacantik.blogspot.com?copy=3pywvuy</guid>
</item>
<item>
<title>ANNISA RATU AQILAH: KARENA IRI, AKU BERLARI (1)</title>
<link>http://blogcopy.com/~penacantik.blogspot.com?copy=yqd1jd</link>
<pubDate>Tue, 05 Feb 2013 08:38:32 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[karena iri, aku berlari<br />
biar setan tak mengejar<br />
lari maju, berbeda jalan<br />
kau dan aku saling belajar]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~penacantik.blogspot.com?copy=yqd1jd</guid>
</item>
<item>
<title>ANNISA RATU AQILAH</title>
<link>http://blogcopy.com/~penacantik.blogspot.com?copy=4yjnsd</link>
<pubDate>Mon, 04 Feb 2013 09:29:37 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[Sadarlah.Kau tak perlu lagi berkelana.Cukupi saja jejak kaki.Berhentilah dan sadari.]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~penacantik.blogspot.com?copy=4yjnsd</guid>
</item>
<item>
<title>ANNISA RATU AQILAH: KUMPULAN PUISI CINTA, QOLAMUL HASNA (bag.1)</title>
<link>http://blogcopy.com/~penacantik.blogspot.com?copy=4ygcrd</link>
<pubDate>Sun, 03 Feb 2013 15:07:08 +0000</pubDate>
<description><![CDATA[TULANG RUSUK<br />
<br />
<br />
kalau saja aku tahu siapa dia, pemilik tulang rusukku<br />
aku tak perlu susah dan galau melihat wajah-wajah tak tentu<br />
sebab aku juga tak mau <br />
tulang ini hanya milik dia, tambatanku<br />
<br />
kalau saja sekarang tulang inii bisa kuberikan<br />
tak ada lagi khawatrku akan sesuatu<br />
dengan begitu jelas tujuanku<br />
tak perlu ragu melangkah untuk dia dan Tuhanku<br />
<br />
jika saja skrng harus kutahan tulang ini<br />
semoga segera datang yg kunanti<br />
aku ingin merasa aman<br />
dari semua bayang-bayang]]></description>
<guid isPermaLink="true" >http://blogcopy.com/~penacantik.blogspot.com?copy=4ygcrd</guid>
</item>
</channel>
</rss>